.

STRATEGI PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN GAS ELPIJI 3 KG

Admin Add Comment
SKRIPSI STRATEGI PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN GAS ELPIJI 3 KG

Dunia bisnis menuntut peranan pemasaran yang dapat menunjang kemajuan usaha bisnis. Maju atau mundurnya suatu bisnis akan sangat ditentukan oleh keberhasilan kegiatan pemasaran bisnis tersebut, karena kegiatan pemasaran merupakan kegiatan bisnis yang berhubungan langsung dengan masyarakat luas (pelanggan). Pentingnya peranan pemasaran yang dimaksud bukan berarti mengenyampingkan peranan bagian lain dalam bisnis, karena seluruh kegiatan merupakan satu kesatuan yang utuh dalam bisnis. Kegiatan pemasaran selalu ada dalam setiap usaha, baik usaha yang berorientasi profit maupun usaha-usaha sosial. Hanya saja sebagian pelaku pemasaran tidak atau belum mengerti ilmu pemasaran, tetapi sebenarnya mereka telah melakukan usaha-usaha pemasaran. Hal in terjadi karena pelaku pemasaran belum pernah belajar atau bahkan belum pernah mendengarkan kata-kata pemasaran.

Dalam melakukan kegiatan pemasaran suatu perusahaan memiliki beberapa tujuan yang hendak dicapai, baik tujuan jangka pendek maupun tujuan jangka panjang. Dalam jangka pendek biasanya untuk merebut hati konsumen terutama untuk produk yang baru diluncurkan. Sedangkan dalam jangka panjang dilakukan untuk mempertahankan produk-produk yang suda hada agar tetap eksis. Secara umum, memahami konsep strategi pemasaran dalam, maka perlu diperkenalkan suatu pemahaman mengenai konsep strategi pemasaran.Menghadapi persaingan di dalam mendapatkan pelanggan, 

PT. Putra Sinbar Gas di Kabupaten Sinjai menyadari tidaklah mudah tanpa ada sebuah tindakan nyata berupa bekerja keras dengan menggunakan strategi yang tepat untuk meningkatkan jumlah pelanggan. Strategi merupakan kunci penting terhadap keberhasilan sebuah perusahaan dalam meraih pelanggan. Chandler (2009:39) menyatakan bahwa keberhasilan suatu organisasi dalam memenangkan persaingan ditentukan oleh strategi. Strategi adalah upaya yang dimiliki individu dan unsur-unsur yang ada dalam organisasi untuk memiliki keterampilan dan memanfaatkan sumber daya sesuai dengan kondisi lingkungan kerja untuk mendapatkan keuntungan yang optimal.Pihak PT. Putra Sinbar Gas menyadari pentingnya strategi untuk mendapatkan pelanggan yang aktif dalam mendukung peningkatan. Pihak PT. Putra Sinbar Gas mengambil keputusan untuk menerapkan strategi pemasaran. 

Kotler (2009:24) menyatakan bahwa strategi bauran pemasaran merupakan solusi untuk menangani aktivitas yang berkaitan dengan produk dan jasa untuk memperoleh keuntungan. Strategi pemasaran ini penting dilakukan oleh PT. Putra Sinbar Gas untuk memberikan solusi atas kemungkinan permasalahan yang dihadapi.Melalui strategi pemasaran dengan menggunakan konsep strategi bauran pemasaran, PT. Putra Sinbar Gas mampu mengemban visi, misi dan tujuannya dalam rangka menumbuhkan kepercayaan, imej dan loyalitas pelanggan yang ditawarkan kepada pelanggan. Pihak pimpinan manajemen bersama dengan karyawannya berupaya menerapkan strategi bauran pemasaran sebagai strategi inti atau strategi kunci untuk meningkatkan volume penjualan gas elpiji 3 kg.


Fenomena yang dihadapi saat ini oleh PT. Putra Sinbar Gas bahwa salah satu upaya untuk menggairahkan dan mengikat pelanggan menjadi pelanggan aktif yaitu dengan menyediakan fasilitas delivery, artinya pelanggan dapat menghubungi perusahaan untuk memesan gas elpiji 3 kg, dan pihak perusahaan akan mengantarkan langsung kepada pelanggan. Memahami fenomena tersebut PT. Putra Sinbar Gas menerapkan strategi segmentasi yaitu strategi di dalam menentukan pangsa pasar yang potensial untuk dijadikan pelanggan yang menggunakan gas elpiji 3 kg. Strategi segmentasi pelanggan yang representatif adalah semua pelanggan dalam hal ini warung, toko, mini market yang memiliki pangsa pasar menengah ke bawah. 

PT. Putra Sinbar Gas juga berupaya menerapkan strategi targeting yaitu sebuah strategi yang digunakan dengan segala potensi dan kemampuan untuk mencari pelanggan sebanyak-banyaknya sesuai dengan pencapaian target yang ditetapkan. Untuk mengetahui keberhasilan pencapaian tet argyang telah ditetapkan, PT. Putra Sinbar Gas senantiasa melakukan penilaian dan pengevaluasian pelanggan yang menggunakan gas elpiji 3 kg sesuai skala prioritas target yang telah ditetapkan.Termasuk PT. Putra Sinbar Gas berupaya semaksimal mungkin menerapkan strategi positioning yaitu sebuah strategi yang digunakan dengan memperbanyak armada sales dan tempat-tempat strategis untuk menawarkan gas elpiji 3 kg kepada masyarakat. Biasanya strategi positioning sebagai kegiatan penawaran gas elpiji 3 kg pada masyarakat ekonomi menengah ke bawah.

Implementasi Strategi Marketing Kspps Bmt Bif Cabang Rejowinangun Dalam Meningkatkan Jumlah Nasabah Tabungan Siarif ( Lengkap Sampai Daftar Pustakanya)

Admin Add Comment
SKRIPSI IMPLEMENTASI STRATEGI MARKETING KSPPS BMT BIF CABANG REJOWINANGUN DALAM MENINGKATKAN JUMLAH NASABAH TABUNGAN SIARIF


BAB I 

PENDAHULUAN 

A. Latar belakang Masalah 

Lembaga keuangan syariah merupakan sebuah lembaga yang tidak asing lagi didengar ditelinga masyarakat. Lembaga keuangan syariah awalnya hanya dikenal di bidang perbankan saja namun seiring dengan perkembangannya, le mbaga keuangan syariah ju ga bergerak di bidang non bank . Salah satunya adalah Bait Al Maal Wat Tamwil atau yang dikenal dengan BMT 1 . Sebagai L embaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) atau micro finance syariah yang berbentuk bad an hukum koperasi, perkembang an BMT di Indonesia cukup pesat dan menggembirakan, jika dilihat dari segi kuantitas dan pertumbuhan tahunan. 

Pada tahun 2017 secara Nasional menyebutkan bahwa jumlah BMT sebanyak 5400 unit mencapai aset sebesar 4,7 Triliun dengan jumlah pembiayaan sebesar 3,6 Triliun dan jumlah simpanan sebanyak 2,1 Triliun 2 . P ertumbuhan yang sangat pesat ini tentunya menjadi prestasi terlebih sebagai lembaga keuangan mikro swasta yang bahkan tidak mendapatkan subsidi sedikitpun dari pemeritah 3 . Pencapaian ini erat kaitann ya dengan kemampuan BMT dalam menghimpun dana masyarakat, baik berskala kecil maupun besar. Sebagai lembaga keuangan, maka dana merupakan masala hyang palin g utama untuk keberlanjutan sebuah lembaga seperti BMT 4 . Sehingga t anpa dana yang memadai , sebuah l embaga keuangan seperti BMT tidak dapat berbuat apa - apa, atau dengan kata lain BMT tidak dapat menjalankan operasionalnya . 

Dalam menghimpun dana ( funding) dari masyarakat , yang dilakukan oleh BMT di bagi menjadi dua produk yang terd iri dari simpanan dan inv estasi (deposito). Jika deposito memiliki jumlah minimum yang cukup besar, mak a tabungan tidak menggunakan nominal yan g besar untuk membuka rekening. S elain itu nasabah pun dilengkapi dengan buku tabungan yang memudahkan untuk mengetahui jumlah saldo yang tersimpan dalam tabungannya . Ditambah lagi dengan reward yang disediakan bagi nasabah serta cenderung bersifat fleksibel dalam pengambilan atau penarikan uang tabungan saat dibutuhkan. Oleh karenanya, produk tabungan memiliki konsumen yang cukup besar di t engah tengah masyarakat kita yang heterogen. Kemudahan yang ditawarkan menjadi fa k tor utama tabungan menjadi produk yang disukai.

Banyaknya persaingan yang terjadi an tar BMT untuk menghimpun dana pihak k etiga khususnya produk tabungan, menyebabkan seluruh BMT yang beroperasi tersebut akan berusaha den gan maksimal untuk meningkatkan kinerjanya. Hal ini didasari adanya peran serta potensi dana masyarakat yang begitu b esar untuk dihimpun 7 . Persaingan juga akan menjadi fak tor yang berpengaruh signifikan terhada p peningkatan kinerja dari BMT . Semakin tumbu h dan berkembangnya BMT di kota Yogyakarta dengan beragam produk tabungan yang ditawarkan beserta keunggulan dan inovasi yang dimilikinya, membuat masyarakat memiliki alternatif pembanding BMT mana yang akan dipilih . 

 Penerapan strategi menjadi sangat pent ing dan berguna untuk meningkatkan kegiatan penjualan serta mengenalkan barang atau jasa yang akan ditawarkan kepada masyarakat. Bagaimanapun juga keputusan masyarakat menjatuhkan pilihan untuk menabung, tentunya juga dipengaruhi oleh strategi dengan pener apan yang baik . Oleh karenanya, peranan dan penerapan strategi pemasaran yang tepat dan terbaiklah yang mempun yai kekuatan besar dalam menentukan keput usan masyarakat untuk meraup pangsa pasar yang semakin besar  . Dalam konsep pemasaran, telah dikenal str ategi yang umum digunakan yang dikenal dengan bauran pemasaran ( marketing mix strategy ). Bauran pemasaran merupakan seperangkat alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk terus - menerus mencapai tujuan pemasarannya di pasar sasaran

Bauran pemasaran m erupakan suatu perangkat yang didalamnya akan menentukan tingkat keberhasilan pemasaran dan semua itu ditujukan untuk mendapatkan respon yang diinginkan dari pasar sasaran. Sehingga bauran pemasaran penting untuk diterapkan karena merupakan strategi ya ng  lengkap dengan melihat dari semua sudut pandang, suatu perangkat yang terintegrasi, merupakan proses di mana perusahaan menciptakan nilai bagi pelanggan dan membangun hubungan pelanggan yang kuat untuk menangkap kembali nilai dari pelanggan 

Konsep bau ran pemasaran umumnya terdiri atas 4P ( product, price, place, promotion ). Sedangkan untuk jasa seperti lembaga keuangan, keempat hal tersebut masih dirasa kurang mencukupi. Oleh karenanya b auran pemasaran dalam produk jasa perlu ditambahkan dengan tiga ele men lainnya , sehingga bauran pemasaran jasa menjadi 7P ( product, price, place, promotion, people, physical evidence dan process ), y aitu : produk, harga, tempat, promosi, orang, bukti fisik dan proses 

Strategi pemasaran juga diterapkan di KSPPS BMT Bina I hsanul Fikri yang dibuktikan dari jumlah aset yang terus mengalami peningkatan dari tahun - tahun sebelumnya 13 . Pada tahun 2014 aset yang dimiliki oleh KSP P S BMT B IF sebesar Rp. 60.024.724.110, - dan meningkat pada tahun 201 5 sebesar Rp. 69.597.242.345, - kemud ian mengalami peningkatan yang signifikan pada tahun 2016 sebesar Rp. 78.573.907.018 , - Atas hasil kerja kerasnya BMT BIF mendapatkan Award keuangan tersehat se - Indonesia dari Menteri Koperasi pada tahun 2014 yang diselenggarakan di Jakarta

Ibu Fitri selaku bagian IT BMT BIF Cabang Rejowinangun 6 Strategi baur an pemasaran yang diterapkan di KSPPS BMT BIF juga telah diterapkan diberbagai produk yang dimiliki, salah satunya yaitu penerapan bauran pemasaran pada tabungan SiArif. . Hal ini dibuktikan dengan peningkatan saldo tabungan dan jumlah nasabah . Penjelasan ini diperkuat dengan hasil interview bersama Bapak Manager tentang terbentuknya loyalitas nasabah lama

Skripsi Strategi Komunikasi Pemasaran "Telkom Speedy" Dalam Membangun Loyalitas Konsumen( Lengkap Sampai Daftar Pustakanya)

Admin Add Comment
SKRIPSI STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN "TELKOM SPEEDY" DALAM MEMBANGUN LOYALITAS KONSUMEN( Lengkap Sampai Daftar Pustakanya)


BAB I 

 PENDAHULUAN 

1.1. Latar Belakang Masalah Kegiatan utama setiap perusahaan adalah berupaya untuk menjual produk atau jasa yang dihasilkannya agar dapat dinikmati dan diterima oleh para pelanggannya. Kegiatan ini merupakan tonggak utama agar setiap perusahaan dapat bertahan dan eksis di tengah-tengah masyarakat dan dapat bersaing dengan perusahaan-perusahaan lain. Kegiatan ini terkait erat dengan penjualan. Setiap perusahaan, jika tidak memiliki ide-ide cemerlang untuk mendapatkan kepercayaan pasar melalui kegiatan-kegiatan penjualan maupun pemasaran yang sesuai dengan tuntutan pasar, maka produk atau jasa yang dihasilkannya akan sia- sia, karena tidak akan menghasilkan apa-apa bagi kemajuan perusahaan. 

Pada era globalisasi seperti yang kita lihat sekarang ini banyak perusahaan berlomba-lomba mencoba untuk melayani dan memperhatikan konsumen mereka lebih baik dari competitor (pesaing) mereka. Untuk mendapatkan konsumen, akan lebih baik jika pihak perusahaan tahu apa yang dibutuhkan dan diinginkan komsumen. Hal yang penting yang harus dilakukan adalah menggali informasi tentang perilaku konsumen sebanyak-banyaknya. Semakin tinggi tingkat persaingan di bisnis lokal maupun global dan kondisi ketidakpastian memaksa perusahaan untuk mencapai keunggulan yang kompetitif ( competive advantage ) tidak mudah. Untuk mencapai hal itu perusahaan harus menerapkan konsep Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim : Dilarang mengutip sebagian atau seluruh karya tulis ini tanpa mencantumkan dan menyebutkan sumber. 2 pemasaran modern yang berorientasi pasar atau konsumen, karena mereka merupakan ujung tombak keberhasilan perusahaan (Kotler, 1994). 

 Menurut Lovelock (1991) dalam Hartanto (2010) di dalam pemasaran, kualitas pelayanan yang sangat baik dan efektif akan meningkatkan kepuasan dan loyalitas konsumen. Zeithmal (1990) dalam Paramarta (2008) menyatakan bahwa kualitas layanan merupakan persepsi dari para pelanggan dimana pelanggan terhadap pelayanan yang diterima. Pelanggan dapat mempersepsikan kualitas pelayanan tersebut sesuai dengan harapan atau tidak sesuai dengan harapan. Dengan demikian kualitas pelayanan harus benar-benar dikelola secara profesional, karena perusahaan yang bergerak dibidang jasa yaitu memberikan pelayanan pada konsumennya. Adapun tujuan dari manajemen jasa pelayanan adalah untuk mencapai kualitas pelayanan tertentu dimana erat kaitannya bila dihubungkan dengan kepuasan konsumen (Hartanto, 2010). 

Perusahaan harus memulai memikirkan pentingnya pelayanan pelanggan secara lebih matang melalui kualitas pelayanan, karena kini semakin disadari bahwa pelayanan dan kepuasan pelanggan merupakan aspek vital dalam rangka bertahan dalam bisnis dan memenangkan persaingan (Tjiptono, 2004). Dalam rangka membangun kepuasan, kualitas pelayanan merupakan salah satu faktor kunci keberhasilan perusahaan dan tidak dapat dipungkiri dalam dunia bisnis saat ini, karena tidak ada yang lebih penting lagi bagi suatu perusahaan menempatkan masalah kepuasan pelanggan melalui pelayanan sebagai salah satu komitmen bisnis. Kepuasan pelanggan sebelumnya akan dipengaruhi oleh kualitas pelayanan yang diberikan oleh penyedia jasa. 

Kepuasan akan timbul setelah seseorang telah Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim : Dilarang mengutip sebagian atau seluruh karya tulis ini tanpa mencantumkan dan menyebutkan sumber. 3 mengalami pengalaman dengan kualitas jasa yang diberikan oleh penyedia jasa tersebut (Bloemer dalam Hartanto, 2010). Menurut Schnoor dalam Tjiptono, (2004), pelayanan yang berkualitas akan memberikan kepuasan kepada pelanggan yang akan memberikan dasar yang baik bagi pembelian ulang dan terciptanya loyalitas pelanggan serta adanya rekomendasi kepada orang lain dari mulut ke mulut, sehingga akan tercipta pelanggan baru. Cronin (1992) dalam Hartanto (2010) mengemukakan adanya hubungan yang signifikan positif antara kualitas pelayanan (service quality) terhadap kepuasan pelanggan . 

Kepuasan pelanggan sendiri menurut Wilkie dalam Tjiptono (2004:89) sebagai tanggapan emosional pada evaluasi terhadap pengalaman konsumsi suatu produk atau jasa. Pelanggan yang merasa puas dapat berdampak pada loyalitas pelanggan dimana menurut Menon (1999) dalam Japutra (2009) mengemukakan kepuasan mempunyai pengaruh yang kuat pada pengambilan keputusan untuk melakukan pembelian kembali dari sebuah penjual dan mengembangkan hubungan antara penjual dan pembeli. Assael (1995) dalam Wijayanti (2008) mengemukakan bahwa kepuasan yang dirasakan oleh pelanggan dapat meningkatkan intensitas membeli dari pelanggan tersebut. 

Dengan terciptanya tingkat kepuasan pelanggan yang optimal maka mendorong terciptanya loyalitas di benak pelanggan yang merasa puas tadi. Loyalitas pelanggan dipandang sebagai kekuatan hubungan antara sikap relatif seseorang dan bisnis berulang. Hubungan ini dipandang karena dihubungkan oleh norma-norma sosial dan faktor-faktor situasional Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim : Dilarang mengutip sebagian atau seluruh karya tulis ini tanpa mencantumkan dan menyebutkan sumber. 4 Peneliti dalam penelitian ini mengambil objek PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk memiliki visi " To Become a Leading InfoCom Player in the Region " senantiasa berusaha untuk memberikan layanan dan jasa terbaik bagi masyarakat Indonesia. 

Salah satu layanan unggulan Telkom Speedy menggunakan teknologi ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line), yang menghantarkan sinyal digital berkecepatan tinggi melalui jaringan telepon secara optimal bagi keperluan konsumsi konten internet, dengan kecepatan data dari 384 kbps hingga 10 Mbps. yang dijaminkan dari Modem sampai BRAS (Broadband Remote Access Server) di sisi perangkat TELKOM. Dengan slogan "Broadband Internet Access for Home and Small Office" maka Telkom Speedy menjadi solusi utama bagi akses broadband koneksi Internet tidak hanya di kalangan bisnis namun meluas sampai ke rumah-rumah. KLIK INI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA

Pengaruh Strategi Promosi Melalui Social Media Terhadap Keputusan Pembelian Garskin ( Lengkap Sampai Daftar Pustakanya)

Admin Add Comment
SKRIPSI PENGARUH STRATEGI PROMOSI MELALUI SOCIAL MEDIA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN GARSKIN


BAB I 

PENDAHULUAN 

A. Latar Belakang Masalah 

Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, saat ini penggunaan internet sudah tidak asing lagi untuk memasarkan suatu produk. Suatu usaha yang dilakukan untuk melakukan pemasaran produk atau jasa dengan menggunakan media internet dapat disebut juga e - marketing . E - marketing adalah sisi pemasaran dari e - commerce, yang terdiri dari kerja dari perusahaan untuk mengkomunikasikan sesu atu, mempromosikan, dan menjual barang dan jasa melalui internet. E - commerce adalah sistem penjualan yang berkembang setelah ditemukan Internet. 

Sistem pemasaran atau penjualan seperti ini bisa menjangkau seluruh dunia pada saat yang bersamaan tanpa harus mendirikan kantor cabang di semua negara. Selain itu juga bisa dilakukan 24 jam tanpa berhenti. Dengan hanya melalui unit komputer yang terhubung ke Internet, perusahaan dapat memasarkan produk - produknya. (Arifin, 2003: 101). Pemasaran dengan strategi prom osi melalui internet khususnya dengan social media (jejaring sosial) dapat meningkatkan penjualan secara luas dan tidak memerlukan biaya pemasaran yang mahal. 

Konsumen juga akan lebih mudah untuk mencari informasi mengenai produk yang ingin mereka beli kar ena tidak perlu tatap muka secara langsung. 2 Data yang dilan sir situs www.sigmanews.us, menunjukkan 7 situs social media terpopuler di tahun 2013, Facebook menduduki posisi pertama, disusul Twitter, Google +, MySpace, LinkedIn, Friendster, dan terakhir Pin terest. Selain itu, jumlah pengguna internet Indonesia setiap tahunnya terus mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini bisa dilihat dari grafik yang terus meningkat dari data tahun 1998 - 2012 versi APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia)Sedangkan dari data yang di tulis dalam situs http://www.ihubmedia.com, 

 Asia masih terus berlanjut untuk mendominasi Facebook di tahun 2013. Sementara Indonesia sendiri menjadi negara kedua terbanyak pengguna Facebook setelah India. Menurut data http://the - marketeers.com pengakses internet lewat smartphones kini berjumlah 58 juta jiwa. Riset MarkPlus Insight ini, sekitar 58 juta pengguna internet di Indonesia mengakses internet lewat alat bergerak seperti perangkat mobile atau smartphones , personal notebook, netbook, dan tablet PC . Tiga dari sepuluh netizen mengaku mengganti handphone m ereka dalam setahun belakangan, dan satu dari 4 sepuluh netizen mengaku mengganti laptop atau netbook mereka dalam setahun belakangan. Melihat banyaknya pengakses social media di Indonesia melalui smartphones , bisa menjadi peluang bisnis yang baik, salah sa tunya di bidang industri digital printing, yang salah satu produknya berupa garskin. Garskin berfungsi untuk menutupi casing HP, melindungi casing HP dari goresan yang biasanya terjadi karena faktor ketidaksengajaan manusia. 

Sebagai tambahannya, garskin d igunakan untuk mempercantik tampilan smartphones agar lebih menarik. Salah satu perusahaan yang membuat garskin adalah SayHello. SayHello menjual produknya tanpa toko atau kios tetap, SayHello lebih memilih menjual produknya melalui akun Facebook dan akun Twitternya. Para pembeli umumnya tahu produk garskin melalui info di akun Twitter atau dari tag foto - foto produknya di Facebook. Walaupun produknya hanya dipasarkan lewat social media tetapi para konsumennya sudah menyebar, tidak hanya lokal di Jawa, teta pi sudah mencapai di seluruh Indonesia . KLIK INI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA

Analisis Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Penjualan Pupuk Organik Cair ( Lengkap Sampai Daftar Pustakanya)

Admin Add Comment
SKRIPSI ANALISIS STRATEGI PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN PUPUK ORGANIK CAIR


ABSTRAK 

Syaiful Syam. I 311 08 271. 

Analisis Strategi Pemasaran untuk Meningkatkan Penjualan Pupuk Organik Cair pada GAPOKTAN Sipakainge. Dibawah Bimbingan : Dr. Ir. Syahriadi Kadir, M.Si sebagai pembimbing Utama dan Ir. H. Ilham Rasyid, M.Si sebagai Pembimbing Anggota. Penelitian mengenai Analisis Strategi Pemasaran untuk Meningkatkan Penjualan Pupuk Organik Cair pada GAPOKTAN Sipakainge ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2013 bertempat di Desa Patalassang, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai. Jenis Penelitian adalah penelitian deskriptif. Populasi penelitian adalah pakar baik produsen, konsumen maupun pihak pemerintah yang mempunyai wawasan tentang pemasaran pupuk organik cair, pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive dalam menentukan Responden Pakar yang totalnya terdiri dari 5 orang. Data yang diperoleh adalah data kualitatif dan kuantitatif hasil wawancara Responden Pakar yang kemudian dianalisis dengan menggunakan metode analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alternatif strategi pemasaran yang tepat untuk meningkatkan penjualan Pupuk Organik Cair pada GAPOKTAN Sipakainge adalah strategi WO (strategi meminimalkan kelemahan organisasi sehingga dapat merebut peluang). Strategi yang harus diterapkan dalam kondisi ini adalah strategi turn around. Dalam hal ini kelemahan organisasi perlu diperbaiki untuk memperoleh peluang yang besar. Kata Kunci : Strategi Pemasaran, Analisis SWOT, GAPOKTAN Sipakainge KLIK INI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA

Peranan Strategi Pemasaran Dalam Upaya Meningkatkan Penjualan Produk Jasa Asuransi Bumi ( Lengkap Sampai Daftar Pustakanya)

Admin Add Comment
SKRIPSI PERANAN STRATEGI PEMASARAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENJUALAN PRODUK JASA ASURANSI BUMI ( Lengkap Sampai Daftar Pustakanya)


BAB I 
PENDAHULUAN 
A. Latar Belakang Permasalahan 

Penelitian Di dalam suatu perusahaan diperlukan manajemen yang baik demi kelangsungan hidup perusahaan. Manajemen mencakup fungsi - fungsi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan penyusunan personalia. Didalam suatu perusahaan terdiri dari beberapa manajemen - manajemen yang terintegrasi, seperti manajemen keuangan, manajemen produksi, manajemen pemasaran, dan sebagainya. Dan manajemen - manajemen tersebut merupakan satu kesatuan dalam perusahaan . Setiap manajemen mempunyai tugas masing - masing sesuai dengan bidangnya., dan harus saling berhubungan dengan manajemen yang lainnya. Seorang manajer pemasaran mempunyai tugas dalam menyusun strategi pemasaran . 

Strategi pemasaran merupakan rencana yang me njabarkan ekspektasi perusahaan akan dampak dari berbagai aktivitas atau program pemasaran terhadap permintaan produk atau lini produknya di pasar sasaran tertentu. Dalam penerapannya, kerap kali berbagai program pemasaran dipadukan atau dilaksanakan secar a bersama - sama. Namun kadangkala ada juga situasi di mana manajer pemasaran harus memilih program pemasaran yang terbaik dikarenakan keterbatasan anggaran.Dalam menentukan pilihan program pemasaran terbaik, manajer pemasaran harus terlebih dulu menyusun d an mengkomunikasikan strategi pemasaran yang jelas.  commit to user 2 Selama ini terlihat gejala semakin banyak perusahaan memilih pasar sasaran yang akan dituju, keadaan ini dikarenakan mereka menyadari bahwa pada dasarnya mereka tidak dapat melayani seluruh pelanggan dal am pasar tersebut. 

Terlalu banyaknya pelanggan, sangat berpencar dan tersebar serta bervariatif dalam tuntutan kebutuhan dan keinginannya. Jadi a rti dari pasar sasaran adalah sekelompok pembeli yang berbagi kebutuhan atau karateristik yang sama yang akan d ilayani perusahaan. (Kotler dan Armstrong , 2008 ) Karena konsumen yang terlalu heterogen itulah maka perusahaan perlu mengkelompokkan pasar menjadi segmen - segmen pasar, lalu memilih dan menetapkan segmen pasar tertentu sebagai sasaran. 

Dengan adanya hal ini , maka perusahaan terbantu untuk mengidentifikasi peluang pasar dengan lebih baik, dengan demikian perusahaan dapat mengembangkan produk yang tepat, dapat menentuan saluran distribusi dan periklanan yang sesuai dan efisien serta pasar target ( target market ) . Dalam menerapkan pasar sasaran, terdapat tiga langkah pokok yang harus diperhatikan, yaitu segmentasi pasar, penetapan pasar sasaran, penempatan produk. Salah satu unsur dalam strategi pemasaran terpadu adalah Bauran Pemasaran, yang merupakan strategi yang dijalankan perusahaan, yang berkaitan dengan penentuan, bagaimana perusahaan menyajikan penawaran produk pada satu segmen pasar tertentu, yang merupakan sasaran pasarannya. 

Marketing mix merupakan kombinasi variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran, variabel mana dapat dikendalikan oleh perusahaan untuk mempengaruhi tanggapan konsumen dalam pasar sasarannya. Variabel atau  commit to user 3 kegiatan tersebut perlu dikombinasikan dan dikoordinasikan oleh perusahaan seefektif mungkin, dalam melakuka n kegiatan pemasarannya. Dengan demikian perusahaan tidak hanya sekedar memiliki kombinasi kegiatan yang terbaik saja, akan tetapi dapat mengkoordinasikan berbagai variabel marketing mix tersebut, untuk melaksanakan program pemasaran secara efektif. 

Bauran pemasaran adalah kumpulan alat pemasaran taktis terkendali yang dipadukan perusahaan untuk menghasilkan respons yang diinginkannya di pasar sasaran. (Kotler dan Armstrong, 2008) Unsur atau variabel bauran pemasaran ( Marketing mix ) adalah sebagai berikut strategi produk, strategi price/ harga, distribusi , strategi promosi. Marketing mix yang dijalankan harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi perusahaan. Strategi pemasaran yang dibuat hendaknya haruslah mempertimbangkan situasi dan keadaan perusahaan ba ik keadaan intern perusahaan itu sendiri atau lingkungan mikro perusahaan, maupun keadaan ekstern perusahaan atau yang dikenal dengan lingkungan makro perusahaan. Perusahaan yang berjaya dan mampu mempertahankan serta meningkatkan lagi penjulannya ditengah - tengah pesaingnya adalah perusahaan yang telah berhasil menetapkan strategi pemasarannya serta strategi bersaingnya dengan tepat. 

Adapun penentuan strategi bersaing hendaknya dilakukan dengan mempertimbangkan posisi masing - masing perusahaan dalam pasar. Karena perusahaan yang bes ar mungkin dapat menerapkan stra tegi tertentu yang jelas dan tidak bisa dilakukan oleh perusahaan kecil. Demikian pula sebaliknya, bukanlah menjadi sesuatu hal yang jarang terjadi bahwa  perusahaan kecil dengan strateginya sendiri mampu menghasilkan tingkat k euntungan yang sama atau bahkan lebih baik daripada perusahaan besar. Dengan memperhatikan dan mempertimbangkan semua hal diatas, maka dapat dipastikan perusahaan akan dapat menentukan dengan baik strategi pemasarannya serta str ategi bersaingnya, untuk tetap maju dan berkembang di tengah - tengah persaingannya. Bumiputera sebagai salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa, yaitu asuransi jiwa juga harus menghadapi persaingan yang cukup ketat dengan perusahaan asuransi l ainnya. 

Agar Bumiputera dapat bertahan dan berkembang dengan baik maka Bumiputera harus dapat menciptakan kemampuan bersaing baik dalam hal jenis produk, harga maupun segmen yang dituju sehingga dapat menghasilkan produk yang mampu bersaing dan memenangka n persaingan. Dari uraian di atas, penulis tertarik untuk mengetahui bagaimanakah strategi pemasaran yang dijalankan oleh Bumiputera dalam menghadapi persaingan di dunia asuransi. Oleh karena itu penulis memilih judul Tugas Akhir , ”PERANAN STRATEGI PEMASA RAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENJUALAN PRODUK JASA ASURANSI BUMI PUTERA” . 

B. Rumusan Masalah 

Berdasarkan latar belakang di atas, perumusan masalah ini adalah, Bagaimana strategi pemasaran yang dilakukan BUMI PUTERA untuk meningkatkan penjualan?  commit to user 5 

C. Tujuan Peneli tian 

Tujuan penulisan penelitian dengan judul di atas adalah untuk mengetahui bagaimana strategi pemasaran yang dilakukan BUMI PUTERA dalam upaya meningkatkan penjualan. 

D. Manfaat Penelitian 
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diharapkan akan mempe roleh manfaat sebagai berikut : 
1. Bagi Penulis 
a. Dapat menambah pengetahuan, wawasan dan pengalaman dibidang pemasaran dan untuk menerapkan ilmu yang diperoleh dari mata kuliah yang sudah diberikan sebelumnya. 
b. Sebagai tambahan pengalaman dan sarana berlatih u ntuk memberi gambaran yang akan datang dalam memasuki dunia kerja. 

2. Bagi Perusahaan Penelitian ini diharapkan sebagai bahan pertimbang an dalam pengambilan keputusan terutama tentang penerapan strategi pemasaran. 

3. Bagi Pihak Lain Dari hasil penelitian ini dih arapkan dapat digunakan sebagai bahan referensi atau kajian bagi penelitian - penelitian berikutnya. 

E. Metodologi Penelitian 

1. Ruang Lingkup Penelitian  
Lokasi penelitian dilakukan di BUMI PUTERA ya ng terletak di JL Slamet Riyadi No. 12, Surakarta. 

2. Sumber Data 
a.  ata Primer Merupakan keterangan atau fakta yang diperoleh langsung dari objek penelitian, dengan melakukan wawancara ke tempat penelitian mengenai strategi pemasaran yang diterapkan oleh Bumi Putera. 
b. Data Sekunder Adalah d ata yang diperoleh dalam bentuk s udah jadi, berupa data - data yang sudah dikumpulkan oleh pihak lain, dan dari literatur buku - buku yang berkaitan dengan topik penelitian, dalam hal ini diambil dari dokumen perusahaan . Data tersebut yaitu: gambaran umum perusahaan, dan struktur organisasi. 

3. Teknik Pengumpulan Data 
a. Observasi
Melaksanakan pengamatan langsung obyek yang diteliti. Dengan cara datang langsung ke lokasi penelitian, yaitu di Bumi Putera. 

b. Wawancara 
Metode pengumpulan data dengan jalan t anya jawab langsung kepada karyawan Bumi Putera . Misalnya bertanya tentang :
1) Bagaimana strategi pemasaran yang d iterapkan oleh Bumi Putera ? 
2) Apakah dampak dari strategi pemasar a n yang telah ditetapkan ?   

c. Studi pustaka
M engumpulkan data dengan membaca buku - buku yang berhubungan dengan masalah yang dibaha s sebagai bahan reverensi yang relevan. 

d. Melihat dokumen perusahaan 
 Yaitu dengan melihat dokumen Bumi Putera , misalnya mengenai strategi pemasaran yang diterapkan perusahaan, sejarah berdirinya Bumi Putera, dan struktur organisasinya. Serta melihat tugas ak hir peneliti - peneliti lainnya. 

4. Teknik Pembahasan 
Penelitian ini menggunakan teknik analisis diskriptif, yaitu dengan mendiskripsikan dan menjelaskan ten tang strategi pemasaran yang diterapkan oleh Bumi Putera 

Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Volume Penjualan Gas Elpiji 3 Kg Pada Pt. Putra Sinbar Gas ( Lengkap Sampai Daftar Pustakanya)

Admin Add Comment
Skripsi Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Volume Penjualan Gas Elpiji 3 Kg

BAB I 

PENDAHULUAN 

1.1 Latar Belakang 

Dunia bisnis menuntut peranan pemasaran yang dapat menunjang kemajuan usaha bisnis. Maju atau mundurnya suatu bisnis akan sangat ditentukan oleh keberhasilan kegiatan pemasaran bisnis tersebut, karena kegiatan pemasaran merupakan kegiatan bisnis yang berhubungan langsung dengan masyarakat luas (pelanggan). Pentingnya peranan pemasaran yang dimaksud bukan berarti mengenyampingkan peranan bagian lain dalam bisnis, karena seluruh kegiatan merupakan satu kesatuan yang utuh da lam bisnis. Kegiatan pemasaran selalu ada dalam setiap usaha, baik usaha yang berorientasi profit maupun usaha - usaha sosial. Hanya saja sebagian pelaku pemasaran tidak atau belum mengerti ilmu pemasaran, tetapi sebenarnya mereka telah melakukan usaha - usah a pemasaran. Hal ini terjadi karena pelaku pemasaran belum pernah belajar atau bahkan belum pernah mendengarkan kata - kata pemasaran. 

Dalam melakukan kegiatan pemasaran suatu perusahaan memiliki beberapa tujuan yang hendak dicapai, baik tujuan jangka pende k maupun tujuan jangka panjang. Dalam jangka pendek biasanya untuk merebut hati konsumen terutama untuk produk yang baru diluncurkan. Sedangkan dalam jangka panjang dilakukan untuk mempertahankan produk - produk yang suda hada agar tetap eksis. Secara umum, memahami konsep strategi pemasaran dalam, maka perlu diperkenalkan suatu pemahaman mengenai konsep strategi pemasaran . 

Menghadapi persaingan di dalam mendapatkan pelanggan, PT. Putra Sinbar Gas di Kabupaten Sinjai menyadari tidaklah mudah tanpa ada sebuah tindakan nyata berupa bekerja keras dengan menggunakan strategi yang tepat untuk meningkatkan jumlah pelanggan. Strategi merupakan kunci penting terhadap keberhasilan sebuah perusahaan dalam meraih pelanggan. Chandler (2009:39) menyatakan bahwa keberhasil an suatu organisasi dalam memenangkan persaingan ditentukan oleh strategi. Strategi adalah upaya yang dimiliki individu dan unsur - unsur yang ada dalam organisasi untuk memiliki keterampilan dan memanfaatkan sumber daya sesuai dengan kondisi lingkungan kerj a untuk mendapatkan keuntungan yang optimal. 
Pihak PT. Putra Sinbar Gas menyadari pentingnya strategi untuk mendapatkan pelanggan yang aktif dalam mendukung peningkatan . Pihak PT. Putra Sinbar Gas mengambil keputusan untuk menerapkan strategi pemasaran. K otler (2009:24) menyatakan bahwa strategi bauran pemasaran merupakan solusi untuk menangani aktivitas yang berkaitan dengan produk dan jasa untuk memperoleh keuntungan. Strategi pemasaran ini penting dilakukan oleh PT. Putra Sinbar Gas untuk memberikan so lusi atas kemungkinan permasalahan yang dihadapi. Melalui strategi pemasaran dengan menggunakan konsep strategi bauran pemasaran , PT. Putra Sinbar Gas mampu mengemban visi, misi dan tujuannya dalam rangka menumbuhkan kepercayaan, imej dan loyalitas pelang gan yang ditawarkan kepada pelanggan. 

Pihak pimpinan manajemen bersama dengan karyawannya berupaya menerapkan strategi bauran pemasaran sebagai strategi inti atau strategi kunci untuk meningkatkan volume penjualan gas elpiji 3 kg. 3 Fenomena yang dihadapi s aat ini oleh PT. Putra Sinbar Gas bahwa salah satu upaya untuk menggairahkan dan mengikat pelanggan menjadi pelanggan aktif yaitu dengan menyediakan fasilitas delivery , artinya pelanggan dapat menghubungi perusahaan untuk memesan gas elpiji 3 kg, dan pihak perusahaan akan mengantarkan langsung kepada pelanggan. . Memahami fenomena tersebut PT. Putra Sinbar Gas menerapkan strategi segmentasi yaitu strategi di dalam menentukan pangsa pasar yang potensial untuk dijadikan pelanggan yang menggunakan gas elpiji 3 kg . Strategi segmentasi pelanggan yang representatif adalah semua pelanggan dalam hal ini warung, toko, mini market yang memiliki pangsa pasar menengah ke bawah. 

PT. Putra Sinbar Gas juga berupaya menerapkan strategi targeting yaitu sebuah strategi yan g digunakan dengan segala potensi dan kemampuan untuk mencari pelanggan sebanyak - banyaknya sesuai dengan pencapaian target yang ditetapkan. Untuk mengetahui keberhasilan pencapaian target yang telah ditetapkan, PT. Putra Sinbar Gas senantiasa melakukan pen ilaian dan pengevaluasian pelanggan yang menggunakan gas elpiji 3 kg sesuai skala prioritas target yang telah ditetapkan. Termasuk PT. Putra Sinbar Gas berupaya semaksimal mungkin menerapkan strategi positioning yaitu sebuah strategi yang digunakan dengan memperbanyak armada sales dan tempat - tempat strategis untuk menawarkan gas elpiji 3 kg kepada masyarakat. 

Biasanya strategi positioning sebagai kegiatan penawaran gas elpiji 3 kg pada masyarakat ekonomi menengah ke bawah . Sampai saat ini PT. Putra Sinbar Gas berupaya untuk meningkatkan volume penjualan gas elpiji 3 kg dengan menambah jumlah pelanggan dengan memberikan sebuah pencerahan atau berbagai pilihan alternatif kepada pelanggan dalam mengambil keputusan untuk menggunakan gas elpiji 3 kg . Biasanya m asih banyak pelanggan yang masih menggunakan gas elpiji 12 kg, namun karena kebijakan pemerintah yang menaikkan harga gas elpiji, banyak pelanggan yang beralih ke gas elpiji 3 kg karena harga yang diterapkan masih terjangkau yaitu antara Rp. 1 2 .000 sampai Rp. 1 3 .000 . Lebih jelasnya ditunjukkan pada Tabel 1 di bawah ini: KLIK INI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA

Strategi Pemasaran Islami Dalam Meningkatkan Penjualan Pada Butik Calista( Lengkap Sampai Daftar Pustakanya)

Admin Add Comment
STRATEGI PEMASARAN ISLAMI DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN PADA BUTIK CALISTA( Lengkap Sampai Daftar Pustakanya)


BAB I 

PENDAHULUAN 

A. Latar Belakang Masalah 

Sejalan dengan kemajuan teknologi yang pesat membuat banyak dampak pada kehidupan masyarakat. Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melahirkan berbagai dampak baik dan dampak buruk. Salah satunya pada mode busana khususnya mode busana muslimah. Dalam memenuhi kebutuhan sehari - hari manusia memerlukan kebutuhan Sandang, Pangan, Papan. Seperti kita ketahui bahwa kebutuhan sandan g yang juga bearti pakaian adalah salah satu yang sangat dibutuhkan manusia. Dimana pada saat ini telah terdapat banyak sekali pedagang pakaian yang membuka butik busana muslim. 

Tidak hanya butik pakaian biasa sekarang ini juga telah banyak terdapat Butik untuk kaum muslimah yang tersedia dengan berbagai mode. Salah satu fenomena yang cukup menarik perhatian peniliti dan mungkin pula menarik perhatian banyak orang yaitu tren berpakaian saat ini. Dengan adanya beragam kreatif membuat pakaian untuk muslimah semakin cantik dan semakin banyak diminati oleh konsumen khususnya kaum hawa . Namun terlepas dari alasan dibalik fenomenanya, semakin banyak muslimah yang semakin anggun dan cantik memakain baju muslimah modern. Hal ini juga bisa dilihat dari semakin maraknya usaha butik - butik pakaian muslimah modern baik itu perusahaan yang sejenis maupun pedagang - pedagang di  pasar tradisional. 

Dengan keadaan seperti ini, tentu saja tidak menutup kemungkinan butik – butik tersebut akan bersaing ketat dengan butik lainny a yang mengeluarkan produk yang bisa saja sejenis. Oleh karena itu, sudah menjadi keharusan bagi suatu perusahaan untuk melaksanakan promosi dengan strategi yang tepat agar dapat memenuhi sasaran yang efektif. Keadaan pasar yang semakin komplek ini, menuntut para produsen atau pengusaha untuk memiliki strategi pemasaran yang baik dan handal, sehingga produk - produknya tidak hanya laku dijual dipasaran, akan tetapi juga mampu bersaing dan bertahan dalam persaingan yang ada. 

Dengan menggunakan strategi pemasaran p ara pengusaha butik juga diharapkan benar - benar mampu mengetahui segala bentuk kekuatan ataupun kelema han produk dan kondisi internal toko , sehingga mampu melakukan manajemen kontrol yang baik dalam segi produksi. Sementara itu para pengusaha j uga harus jeli dalam melihat segala bentuk kesempatan ataupun ancaman yang dapat atau akan dihadapi oleh produknya di pasaran. Terjaganya eksistensi suatu perusahaan diantaranya tergantung pada kemampuan perusahaan tersebut untuk melihat peluan g - peluang pa sar yang ada, serta mengantisipasi kemungkinan adanya ancaman pasar dari produk lain yang sejenis. Kegiatan promosi suatu perusahaan dilakukan sebaik mungkin yaitu dengan direncanakan, diarahkan, dikendalikan dan dianggarkan sesuai dengan kondisi keuangan di suatu perusahaan tersebut. Dengan adanya upaya kegiatan promosi itu berarti bahwa ada upaya peningkatan penjualan pada suatu perusahaan. 

Meningkatnya penjualan itu juga bisa disebut meningkatnya kegiatan Jual – Beli. Kegiatan jual beli ini konsumen ata upun pelanggan dapat saling melengkapi satu sama lain dengan cara tukar menukar barang atau jasa sesuai kesepakatan. 1 Secara umum, pemasaran adalah suatu proses sosial dimana individu dan kelompok mendapatkan apa yang mere ka butuhkan dan inginkan dengan m enciptakan dan mempertukarkan produk dan nilai dengan individu dan kelompok lainnya . Kegiatan pemasaran selama ini tidak terlepas dari unsur pe rsaingan. Tidak ada satu bisnis pun, yang leluasa bisa santai menikmati penjualan dan keuntungan, karena akan a da persaingan yang ingin turut menikmatinya. Oleh karena itu, masalah persaingan mendapatkan perhatian dalam pemasaran

Tujuan utama dari sebuah perusahaan ialah pencapaian profit (laba) dan hal ini dapat juga sebagai tolak ukur dalam sukses atau tidaknya sebuah perusahaan dalam pencapaian tujuannya. Selain itu efektifitas dan efisiensi dalam menjalankan operasional perusahaan juga memegang peranan penting. Efesiensi yang dimaksud a dalah strategi pemasaran yang dilakukan dengan perhitungan dan pertimbangan yang tepat sehingga tidak ada pemborosan biaya baik itu dalam operaional maupun dalam biaya promosi maupun iklan dan efektifitas yang dimaksud ialah pemilihan  Tinjauan fiqh muamalah terhadap pelaksanaan jual beli toko di pasar desa catur tunggal kecamatan mesuji makmur kabupaten ogan komering ilir ”.

Demikian juga dalam pemasaran dibutuhkan suatu strategi, terlebih lagi dalam dunia bisnis yang penuh persaingan, maka strategi sangat penting ya ng kemudian disebut strategi pemasaran. Tingkat persaingan dalam dunia bisnis menuntut setiap pemasar untuk mampu melaksanakan kegiatan pemasarannya de ngan lebih efektif dan efisien. Kegiatan pemasaran tersebut membutuhk an sebuah konsep pemasaran yang men dasar sesuai dengan kepentingan pemasa r dan kebutuhan serta keinginan pelanggan/konsumen. Dalam hal ini, pemasaran islami memiliki posisi yang sangat strategis, karena pemasaran islami merupakan salah satu str ategi pemasaran yang didasarkan pada Al - Qur'an dan Sunah Rasulullah SAW. 

Pemasaran islami merupakan sebuah disiplin bisnis strategis yang mengarahkan pr oses penciptaan, penawaran, dan perubahan nilai d ari satu pemrakarsa kepada stakeholders - nya, yang dalam keseluruhan prosesnya sesuai dengan a kad serta prinsip - prinsip Islam dan muamalah dalam Islam  Butik “Calista ” merup akan salah satu perusahaan busana muslimah yang ada di kota Palembang. Dimana biasanya suatu perusahaan itu memilik satu persepsi gerak langkah dari semua komponen perusahaan dala m rangka implementasi strategi induk dan strategi operasional, tujuan dan berbagai sasaran yang telah ditetapkan untuk dicapai

Butik Calista ini menarik untuk diteliti. Strategi pemasaran i slami disini yang terdiri dari beberapa karakteristik. Untuk Men genali karakteristik pasar dan struktur pasar sangatlah menguntungkan bagi perusahaan untuk dapat tetap bersaing dan survive . Kelemahan dan keunggulan perusahaan hendaknya dianalisis sehingga menjadi sebuah titik tolak yang kuat buat perusahaan dalam mengambil keputusan yang efektif dan efisien serta untuk memperkuat posis inya dari para pesaing yang ada

Dalam laporan keuangannya pun di butik Calista ini mengalami peningkatan penurunan penjualan. Dari karakteristik pemasaran islami inilah terdapat be berapa pertanyaan oleh karena itu yang menjadi m asalah yaitu strategi pemasaran i slami yang bagaimana yang diterapkan di Butik Calista dalam meningkatkan penjualan . Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan , m aka penulis tertarik dan bermaksud mela kukan penelitian guna mengetahui strategi pemas aran yang dapat digunakan untuk men ingkatkan penjualan pr oduk busana muslim di Butik Calista dengan mengambil judul “ STRATEGI PEMASARAN ISLAM DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN PADA BUTIK CALISTA PALEMBANG ”  

Analisis Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Penjualan Pada Pt. Bhirawa Steel (Lengkap Sampai Daftar Pustakanya)

Admin Add Comment
SKRIPSI ANALISIS STRATEGI PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN PADA PT. BHIRAWA STEEL (lengkap sampai daftar pustakanya)

PENDAHULUAN 

Latar Belakang Masalah 

Perkembangan dunia industri besi baja saat ini sangat pesat, sehingga membutuhkan strategi pemasaran untuk mengenalkan produk besi baja pada konsumen, yang berkaitan dengan keuntungan yang akan diperoleh bagi perusahaan yang bergerak di bidang produk besi baja. Hal ini dapat dilakuk an, jika perusahaan dapat mempertahankan dan meningkatkan penjualan produk yang diproduksi. Dengan melakukan penerapan strategi pemasaran dan inovasi melalui pemanfaatan peluang dalam meningkatkan penjualan, sehingga posisi atau kedudukan perusahaan di pa sar dapat ditingkatkan atau dipertahankan. 

Perusahaan dapat meminimalisasi kelemahannya dan memaksimalkan kekuatan yang dimilikinya. Dengan demikian perusahaan dituntut untuk mampu memilih dan menetapkan strategi yang dapat digunakan untuk menghadapi persa ingan. Pelaksanaan strategi pemasaran mempunyai peranan yang sangat besar sebagai penunjang terhadap peningkatan laba dan persaingan perusahaan, perusahaan perlu mengenali kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dengan menggunakan analisis SWOT. Sehingga perusahaan dalam persaingannya dapat membantu mengenali diri, serta memanfaatkan setiap peluang yang ada dan menghindari atau meminimalkan kekurangan, dimana peran strategi pemasaran merupakan upaya mencari posisi pemasaran yang menguntungkan dalam suatu industri. 

Dalam memasarkan produk yang dihasilkan oleh perusahaan perlu mengenal marketing mix ( bauran pemasaran ) yang berisi empat kegiatan utama dalam pemasaran. Empat kegiatan itu adalah produk, harga, promosi, distribusi . Ke empat unsur tersebut saling berhubungan erat satu sama lain. PT. Bhirawa Steel adalah perusahan yang bergerak dibidang industri besi baja yang cukup mempunyai andil dalam memainkan peranan penting dalam perkembangan industri besi baja serta pembangunan di negara ini. 2 Perusaha an ini mempunyai beberapa customer antara lain BUMN, Kontraktor, dan customer retail . 

Kategori Customer retail adalah konsumen yang melakukan transaksi pembelian atas nama sendiri tanpa melalui kontraktor, dan pengambilan produk pertransaksi sebesar 2 to ns sampai 20 tons. Hal ini bisa dilihat dari pengambilan per hari, perbulan dan pertahun. Konsumen tersebut menjual produk besi secara eceran dengan berbagai ukuran yang dibutuhkan kepada perorangan atau konsumen akhir untuk digunakan sendiri, sehingga ko nsumen akhir bisa mendapatkan produk secara langsung. Dalam 4 tahun terakhir ini penjualan customer retail cenderung mengalami ketidak stabilan 

KLIK INI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA