Gambaran Perilaku Pemilik Anjing Terhadap Pencegahan Penyakit Rabies di Kota Binjai Tahun 2016

Admin Add Comment
Penyakit rabies atau dikenal juga dengan penyakit Anjing gila merupakan penyakit zoonosa (penyakit hewan yang dapat menular ke manusia) dan penyakit hewan yang menular akut dari susunan sayraf yang dapat menyerang hewan berdarah panas serta manusia yang disebabkan oleh virus rabies. Bahaya rabies berupa kematian dan gangguan ketentraman hudup masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Gambaran Perilaku Masyarakat pemilik Anjing Terhadap Pencegahan Penyakit Rabies di Kota Binjai Tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah deskriftif dengan metode kuantitatif. Populasi adalah masyarakat Kota Binjai yang memiliki anjing yang berjumlah 600 KK dari 5 Kecamatan Kota Binjai. Pengambilan saampel sebanyak 100 responden hasil dari rumus Lemeshow kemudian menggunakan Cluster Random sampling dan Untuk pengambilan Sampel perkecamatan dengan cara Proportional Stratified Random Sampling.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari segi umur responden mayoritas berumur 41-50 tahun. Pendidikan akhir responden mayoritaas SMA dan pendapatan berkisar Rp 2.000.00 s/d 5.000.000 se. 
Gambaran pengetahuan responden hanya 5 responden yang memiliki pengetahuan baik. Untuk katagori sikap positif responden memiliki gambaran yang baik sedangkan untuk sikap negatif ataupun yang melakukan penolakan terhadap pernyataan yang benar adalah sebanyak 81 responden. Dan hanya ada 6 responden yang memiliki katagori tindakan baik dalam pencegahan penyakit rabies. Dukungan keluarga,dan dukungan petugas kesehatan dalam pelaksanaan pencegahan penyakit rabies sangat penting. Karena dengan dilaksananakannya peran pelayanan kesehatan maka informasi dan tindakan masyarakat dalam pencegahan penyakit rabies semakin tinggi. Dan dari hasil penelitian hamper 100 persen responden didukung oleh keluarga dan petugas kesehatan untuk mencegah penyakit rabies. Disarankan kepada Dinas Pertanian dan perikanan Kota Binjai dan seluruh Puskesmas Kota Binjai agar dapat melakukan penyuluhan mengenai bahaya penyakit rabies dan partisipasi masyarakat pemilik anjing untuk mewujudkan Kota Binjai Bebas Rabies. Untuk masyarakat pemilik anjing mendaftarkan jumlah anjing dan memvaksinnya.
KLIK INI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA

Pengaruh Penilaian Prestasi Kerja terhadap Promosi Jabatan pada Karyawan Kantor Direksi PT. Perkebunan Nusantara III (Persero)

Admin Add Comment
Pengaruh Penilaian Prestasi Kerja terhadap Promosi Jabatan pada Karyawan Kantor Direksi PT. Perkebunan Nusantara III (Persero)
 (Lengkap Sampai Daftar Pustaka)
Abstrak 
 
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penilaian Prestasi Kerja terhadap Promosi Jabatan pada Karyawan Kantor Direksi PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) Medan. Penelitian dilakukan di Kantor Direksi PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) Medan. Metode yang digunakan untuk melihat pengaruh penilaian prestasi kerja terhadap promosi jabatan, yaitu analisis deskriptif dengan jumlahl sampel 82 orang. Untuk menguji hipotesis digunakan analisis regresi sederhana. Penganalisisan data menggunakan program SPSS versi 16,00 for windows. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh antara variabel Penilaian Prestasi Kerja terhadap Promosi Jabatan sebesar 54.2 % dengan R Square sebesar 30.2 % dan sisanya 60.8 % dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kesimpulan yang diambil, yaitu penilaian prestasi kerja berpengaruh terhadap promosi jabatan pada karyawan Kantor Direksi PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) Medan dengan taraf signifikan α = 5%.


KLIK INI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA

Pengaruh Penilaian Prestasi Kerja Terhadap Promosi Jabatan pada Karyawan PT. Kharisma Pemasaran Bersama

Admin Add Comment
 Pengaruh Penilaian Prestasi Kerja Terhadap Promosi Jabatan pada Karyawan PT. Kharisma Pemasaran Bersama
 (Lengkap Sampai Daftar Pustaka)
Abstrak

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Penilaian Prestasi Kerja Terhadap Promosi Jabatan pada Karyawan PT. Kharisma Pemasaran Bersama Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Analisis Deskriptif dan Metode Analisis Regresi Linear Sederhana. Data yang digunakan adalah Data Primer dan Sekunder. Populasi penelitian ini berjumlah 70 orang dengan teknik pengambilan sampel jenuh dimana semua anggota Populasi dijadikan menjadi sampel. Data dioleh secara statistic dengan menggunakan alat bantu Program SPSS versi 15.00 for windows. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Penilaian Prestasi Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Promosi Jabatan pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Medan sebesar 0.220 pada tingkat signifikan 0.033(33%). Artinya Prestasi Kerja Karyawan dipengaruhi oleh promosi jabatan sebesar 74.5% sedangkan sisanya sebesar 25.5% dipengaruhi oleh faktor lain.
Keywords: Penilaian Prestasi Kerja


KLIK INI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA


Pengaruh Penilaian Prestasi Kerja dan Kompetensi Karyawan Terhadap Promosi Jabatan Pada PT Bank Mandiri Tbk

Admin Add Comment
Pengaruh Penilaian Prestasi Kerja dan Kompetensi Karyawan Terhadap Promosi Jabatan Pada PT Bank Mandiri Tbk 
 (Lengkap Sampai Daftar Pustaka)
Abstrak


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh penilaian prestasi kerja dan kompetensi karyawan terhadap promosi jabatan pada PT Bank Mandiri Tbk. Cabang Pusat Pasar Medan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian asosiatif kausal yang bertujuan untuk menganalisis hubungan antara satu variabel dengan variabel lainnya atau begaimana suatu variabel mempengaruhi variabel lain. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan dengan masa kerja minimal 5 tahun. Metode pengambilan sampel menggunakan metode sensus dengan jumlah sampel adalah 37 orang. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan wawancara, data sekunder dikumpulkan dari perusahaan dan studi pustaka. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel penilaian prestasi kerja dan kompetensi secara simultan maupun parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap promosi jabatan PT Bank Mandiri Tbk. Cabang Pusat Pasar Medan dengan kontribusi Adjusted R Square sebesar 61,8% promosi jabatan dipengaruhi oleh variabel penilaian prestasi kerja dan kompetensi, sedangkan sisanya sebesar 38,2% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diikutsertakan dalam penelitian ini.



KLIK INI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA


Pengaruh Pelaksanaan Penilaian Prestasi Kerja Dan Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Pegawai PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia

Admin Add Comment
 Pengaruh Pelaksanaan Penilaian Prestasi Kerja Dan Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Pegawai PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia
 (Lengkap Sampai Daftar Pustaka)
Abstrak
Kinerja pegawai menjadi salah satu aspek penting dalam organisasi, selain agar tujuan organisasi dapat tercapai dengan optimal, dan dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan pegawai dalam dunia kerja. Tingkat pencapian kinerja pegawai dipengaruhi oleh banyak faktor seperti: penilaian prestasi kerja, pengambangan karir, kemampuan, motivasi pimpinan, lingkungan kerja dan lain-lain. Dalam penelitian ini tidak semua faktor akan diteliti, tetapi hanya difokuskan pada pelaksanaan penilaian prestasi kerja dan pengembangan karir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pelaksanaan penilaian pretasi kerja dan pengembangan kerja dan pengembangan karir terhadap kinerja pegawai, serta untuk mengetahui faktor manakah yang paling dominan mempengaruhi kinerja pegawai PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia – I Medan. Penelitian ini menggunakan teori Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) yang berkaitan dengan Penilaian, Prestasi Kerja dan Pengembangan Karir serta Kinerja Pegawai. Metodologi penelitian ini menggunakan metode deksriptif dengan pendekatan studi kasus yang berbentuk desain kausal asimetris yang bersifat deskriptif eksploratif. Populasi penelitian ini seluruh pegawai golongan III pada departemen fungsional sebanyak 144 orang, dengan sample 101 orang setelah kuesioner disebarkan, responden yang mengembalikan responden kuisioner secara benar hanya 83 orang (82%). Dengan demikian responden dalam penelitian ini disesuaikan dengan kuesioner yang dikembalikan tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi kuesioner, wawancara dan studi dokumentasi dengan menggunakan skala likert. Data dianalisi dengan menggunakan analisis regersi linier berganda yang dioleh dengan menggunakan SPSS, meliputi pengujian hipotesis dan uji parsial dengan tingkat kepercayaan sebesar 95%. Berdasarkan hasil uji diterminan diperoleh bahwa variabel pelaksanaan penilaian prestasi kerja dan pengembangan karir dapat menjelaskan 83,7% terhadap kinerja pegawai. Sementara sisanya sebesar 16,3% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti. Hasil uji parsial menunjukkan bahwa pelaksanaan penilaian prestasi kerja dan pengembangan karir di PT. (persero) elabuhan Indonesia – I Medan, berpengaruh signifikan terhadap kinerja. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan tentang pelaksanaan penilaian prestasi kerja dan pengembangan karir yang diterapkan manajemen PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia – I Medan sangat mempengaruhi tingkat kinerja pegawai seperti yang terlihat pada dedikasi, disiplin dan prestasi pegawai.



KLIK INI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA


Pengaruh Penilaian Prestasi Kerja Dan Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Pegawai Pada Biro Rektor Universitas Sumatera Utara

Admin Add Comment
 Pengaruh Penilaian Prestasi Kerja Dan Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Pegawai Pada Biro Rektor Universitas Sumatera Utara
 (Lengkap Sampai Daftar Pustaka)
Abstrak
Sumber daya manusia merupakan faktor yang sangat menentukan dalam menggerakkan aktivitas perusahaan. Sumber daya manusia merupakan asset utama perusahaan yang memberikan kontribusi dalam pencapaian tujuan-tujuan perusahaan. Keberhasilan perusahaan sangat ditentukan oleh kegiatan pendayagunaan SDM, yaitu pegawai berperan aktif dalam menetapkan rencana, sistem, proses dan tujuan yang ingin dicapai. Sumber daya manusia harus selalu diperhatikan, dijaga, dipertahankan dan dikembangkan oleh perusahaan. Beberapa upaya yang dilakukan suatu organisasi untuk meningkatkan kinerja pegawai adalah melalui penilaian prestasi kerja dan pengembangan karir



KLIK INI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA


Pengaruh Penilaian Prestasi Kerja dan Loyalitas Karyawan Terhadap Semangat Kerja Pada PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan II

Admin Add Comment
 Pengaruh Penilaian Prestasi Kerja dan Loyalitas Karyawan Terhadap Semangat Kerja Pada PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan II
 (Lengkap Sampai Daftar Pustaka)
Abstrak
Peranan sumber daya manusia sangat penting dalam suatu perusahaan,baik perusahaan swasta maupun perusahaan pemerintah atau BUMN.Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor yang ikut terlibat secara langsung dalam menjalankan kegiatan perusahaan dan berperan penting dalam meningkatkan produktivitas perusahaan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.



KLIK INI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA


Hubungan Mutasi Terhadap Prestasi Kerja pada PT. Socfindo

Admin Add Comment
Hubungan Mutasi Terhadap Prestasi Kerja pada PT. Socfindo
 (Lengkap Sampai Daftar Pustaka)
Abstrak
Hubungan Mutasi Terhadap Prestasi Kerja pada PT. Socfindo Medan, dibawah bimbingan Ibu Komariah Pandia, Ibu Ritha F. Dalimunthe (Ketua Departemen), dan Ibu Magdalena Sibarani (penguji I), Bapak Ami Dilham (penguji II). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan mutasi terhadap pretasi kerja karyawan pada PT. Socfindo Medan dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh mutasi terhadap prestasi kerja karyawan pada perusahaan tersebut. Sampel yang digunakan dalam pene1itian ini adalah karyawan PT. Socfmdo yang berstatus staff dan yang pernah dimutasi dalam periode 1995-2004 yakni sebanyak 8 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode sensus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabe1 independen yang digunakan yaitu mutasi mempunyai hubungan positif dan signifikan terhadap variabel dependen yakni prestasi kerja.



KLIK INI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA


Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pemohon Ijin Usaha Di Front Office Pada Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Kota Medan

Admin Add Comment
Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pemohon Ijin Usaha Di Front Office Pada Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Kota Medan
 (Lengkap Sampai Daftar Pustaka)
Abstrak
Untuk mengintegrasikan proses pelayanan ini, dibutuhkan sistem informasi yang handal yang dapat membantu petugas dalam usaha memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Sistem informasi yang akan dibangun harus dapat memenuhi prinsip Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu (PPTSP) yang antara lain, penyelenggaraan perizinan mulai tahap pemohonan sampai penerbitan dokumen dilakukan secara terpadu dalam satu tempat, ada pemilihan antara Front Office dengan Back Office, pemohon hanya bertemu dengan petugas Front Office, pemohon ke PPTSP hanya pada saat menyerahkan dan mengambil izin dan pembayaran dilakukan lewat kasir khusus atau loket Bank. Serta memperhatikan hal-hal mengelolaan PPTSP dilakukan dengan menggunakan sistem informasi terpadu yang dapat diakses oleh masyarakat luas dan usaha, selain itu juga sistem informasi dapat diakses oleh seluruh unit-unit kerja pemerintah daerah. Front office menjadi bagian utama paling penting dari perusahaan adalah berperan menjaga agar hubungan tamu dengan pihak perusahaan selalu baik, diantaranya mencoba untuk mengantisipasi keluhan dari tamu, mencari celah untuk bertanya secara langsung ke tamu bagaimana tanggapan kesan dari tamu saat datang pertama ke perusahaan, bagaimana kepuasan tamu saat berada di perusahaan.Secara parsial kualitas pelayanan telah diterapkan dengan baik dalam mencapai kepuasan pemohon ijin usaha di bagian front office pada BPPT Kota Medan



KLIK INI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA


Efektivitas Pembentukan Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Dalam Memberikan Pelayanan Kepada Masyarakat (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu di Kabupaten Gayo Lues)

Admin Add Comment
Efektivitas Pembentukan Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Dalam Memberikan Pelayanan Kepada Masyarakat (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu di Kabupaten Gayo Lues)
 (Lengkap Sampai Daftar Pustaka)
Abstrak
Pelayanan merupakan perwujudan dari fungsi pemerintah sebagai bukti pengabdian kepada masyarakat. Rendahnya kualitas pelayanan di Indonesia saat ini mendorong Pemerintah untuk segera memperbaiki kualitas pelayanannya, apalagi yang berhubungan dengan pelayanan perizinan yang dicitrakan sebagai pelayanan yang berbelit-belit, sulit diakses, memiliki prosedur yang sangat rumit serta tidak adanya kepastian waktu dan keterbukaan biaya pelayanan yang dibutuhkan. Akibat dari itu semua membuat pertumbuhan ekonomi dan investasi di daerah menjadi terhambat yang juga otomatis berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi nasional. Atas dasar itulah, maka Pemerintah Indonesia menginstruksikan kepada seluruh kepala daerah agar dapat segera menerapkan pola pelayanan perizinan terpadu satu pintu melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 24 Tahun 2006 Pedoman Penyelenggaraan Perizinan Terpadu Satu Pintu, yang jenis kelembagaannya diserahkan kepada daerah untuk memilih jenis lembaga yang sesuai, apakah berbentuk dinas, kantor atau badan yang disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan daerah dalam mengelolanya. Kabupaten Gayo Lues yang merupakan salah satu kabupaten di wilayah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam juga telah menerapkan pola pelayanan perizinan terpadua satu pintu sesuai instruksi Pemerintah Pusat, yang dibentuk dengan Peraturan Bupati Gayo Lues Nomor : 03 tentang Pembentukan Susunan Organisasi dan Tata kerja KPPTSP kabupaten Gayo Lues, denggan jenis kelembagaan yang berbentuk Kantor yang disebut dengan Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (KPPTSP) kabupaten Gayo Lues. Yang telah mulai bekerja aktif setelah dilimpahkan kewenagan untuk memperoses izin pada tenggal 22 Februari 2009. Saat ini Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (KPPTSP) di kabupaten Gayo Lues telah menerima pelayanan prosee perizinan sebanyak 49 izin, tetapi izin yang sepenuhnya diproses dan ditanda tangani di dalam KPPTSP hanya berjumlah sebanyak 18 izin, selebihnya hanya prosesnya saja di dalam KPPTSP sedangkan penanda tanganannya masih menjadi wewenang dari Buapti dan kepala SKPD yang bersangkutan. Oleh karena itu dalam penelitian ini penulis ingin melihat efektivitas pembentukan pelayanan perizinan terpadu satu pintu dalam memberikan pelayanan di bidang perizinan kepada masyarakat di Kabupaten Gayo Lues, yang bertujuan untuk melihat bagaimana efektivitas pembentukan KPPTSP tersebut dan untuk melihat bagaimana kualitas pelayanan yang diterima oleh masyarkat di daerah tersebut.


KLIK INI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA