JUDUL SKRIPSI : PENGARUH FAKTOR INTERNAL PASIEN TERHADAP KEPUTUSAN MEMILIH JASA KESEHATAN DI RSU Dr. WAHIDIN SUDIRO HUSODO MOJOKERTO

Admin
PENGARUH FAKTOR INTERNAL PASIEN TERHADAP KEPUTUSAN MEMILIH JASA KESEHATAN DI RSU Dr. WAHIDIN SUDIRO HUSODO MOJOKERTO (lengkap)



BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang

Seiring dengan cepatnya perkembangan perekonomian di era globalisasi seperti sekarang ini, dimana tingkat persaingan dalam dunia bisnis meningkat semakin ketat. Kondisi yang demikian ini secara tidak langsung membuat perusahaan penghasil produk atau jasa dituntut untuk menghadapi realitas kompetisi dalam rangka mempertahankan konsumennya, bahkan menambah dengan konsumen yang baru. Oleh karena itu perusahaan harus mempunyai orientasi yang jelas dan juga harus memperhatikan para pesaing yang tentunya memiliki kelebihan masing-masing, sehingga dapat menetapkan strategi yang tepat dalam upaya mempertahankan para konsumen. Strategi yang kuat pengaruhnya dalam dunia jasa adalah dengan memahami perilaku yang ada dalam diri seorang konsumen, karena pola perilaku yang ditimbulkan konsumen sangat bervariatif dan mudah berubah.
Perilaku yang ditimbulkan dari dalam diri seorang konsumen karena adanya suatu motif, motif yang ada pada seseorang akan mewujudkan suatu tingkah laku yang mengarah pada suatu tujuan mencapai sasaran kepuasan dan kemudian menciptakan sebuah keputusan. Karena itu dengan memahami faktor internal konsumen akan dapat memberikan dampak positif bagi perusahaan, diantaranya akan mendorong terciptanya kepercayaan dan terbentuknya citra yang positif dimata konsumen. Sehingga perlu kiranya setiap perusahaan untuk berupaya memahami faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen dalam menetapkan untuk memilih suatu produk atau jasa. Dan atas dasar itulah perusahaan dapat memenuhi harapan konsumen semaksimal mungkin. Kekuatan internal merupakan faktor-faktor yang ada dalam individu (konsumen), dimana faktor tersebut akan dapat berubah bila ada pengaruh dari faktor luar (eksternal). Sebaliknya jika faktor internal memiliki posisi yang kuat maka faktor eksternal tidak akan memiliki pengaruh yang berarti (Amirullah 2002: 36).
Perusahaan selaku mediator atau perantara dalam pemenuhan kebutuhan konsumen sudah semestinya memahami betapa pentingnya harapan konsumen pada sebuah produk atau jasa yang akan digunakan. Upaya untuk mewujudkan kepuasan konsumen secara menyeluruh memang tidak mudah, apalagi karakteristik konsumen pada saat ini sangat bervariatif. Semakin tingginya harapan sebelum pembelian seorang konsumen maka semakin besar pula kemungkinan konsumen tidak puas terhadap jasa yang digunakan, sehingga hal itu dapat melatar belakangi pola penilaian konsumen terhadap sebuah produk atau jasa. Ada berbagai macam faktor yang mempengaruhi mengapa seseorang membeli suatu produk tertentu untuk memenuhi kebutuhan dan keinginannya, faktor-faktor itu dapat berasal dari luar diri konsumen dan juga berasal dari dalam diri konsumen (Amirullah 2002: 64). Inilah yang harus diperhatikan oleh perusahaan agar senantiasa dapat mempertahankan para konsumennya atau bahkan menambahnya dengan konsumen yang baru.
Sedangkan menurut Swastha dan Handoko (2000: 16) ada beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen didalam pembelian. Salah satunya adalah pengaruh faktor internal yang terdiri dari motivasi (motivation), persepsi (perception), proses belajar (learning), sikap (attitude), kepribadian dan konsep diri (personality). Dengan penjelasan sebagai berikut:
  1. Motivasi (motivation) merupakan suatu kekuatan yang mana individu di dorong untuk melakukan suatu tindakan.
  2. Persepsi (perception) adalah bagaimana seseorang memandang sesuatu yang ada di sekelilingnya.
  3. Proses belajar (learning) dapat diartikan sebagai perubahan-perubahan perilaku yang terjadi sebagai hasil akibat adanya pengalaman.
  4. Sikap (attitude) adalah kesiapan seseorang untuk melakukan suatu tindakan atau aktivitas.
  5. Kepribadian dan konsep diri (personality) konsumen sangat ditentukan oleh faktor internal dirinya (motif, IQ, emosi, cara berfikir, persepsi) dan faktor eksternal dirinya (lingkungan fisik, keluarga, masyarakat, sekolah, lingkungan alam).
Dengan mempelajari faktor internal konsumen tersebut perusahaan akan dapat mengetahui kegiatan-kegiatan yang tepat atau kesempatan baru yang berasal dari belum terpenuhinya kebutuhan dan kemudian mengidentifikasinya untuk mengisi atau menciptakan kebutuhan yang baru, sehingga perusahaan bisa senantiasa berusaha mewujudkan harapan pelanggan semaksimal mungkin dan pelanggan akan tetap memberikan kepercayaan dengan menetapkan pilihannya pada produk atau jasa yang ditawarkan. Namun tidak semua konsumen mempunyai pandangan yang sama terhadap produk atau jasa yang digunakan, sehingga mereka mudah untuk berubah pikiran bila mendapatkan tawaran yang lebih baik. Pelanggan yang mempunyai pandangan positif akan sukar merubah pilihannya pada produk lain, karena asumsi positif yang tinggi dapat menciptakan kelekatan emosional terhadap merek tertentu. Bukan hanya kesukaan atau preferensi rasional, namun terwujudnya sebuah pola keputusan yang dominan dan kesetiaan yang tinggi pada produk atau jasa.
Hampir setiap hari, bahkan dalam hitungan waktu setiap manusia selalu melakukan pengambilan keputusan. Hanya saja, tanpa disadari ternyata proses pengambilan keputusan itu berjalan sedemikian rupa. Apa yang kita lakukan hari ini atau pada saat ini, semua itu merupakan proses berfikir yang cukup memakan waktu karena banyaknya pertimbangan-pertimbangan. Dengan kata lain, suatu tindakan tertentu merupakan suatu keputusan. Pengambilan keputusan merupakan suatu proses penilaian dan pemilihan dari berbagai alternatif sesuai dengan kepentingan-kepentingan tertentu dengan menetapkan suatu pilihan yang dianggap paling menguntungkan (Amirullah 2002:61).
Kotler (2002: 204), mengemukakan bahwa proses pengambilan keputusan pembelian, dikonseptualisasikan menjuadi lima tahap, yaitu: pengenalan kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternatif, keputusan pembelian, dan perilaku pasca pembelian. Sedangkan menurut Amirullah (2002: 62) ada tiga tingkatan pengambilan keputusan konsumen, yaitu: (1) Extensive Problem Solving yaitu konsumen mencari informasi yang disimpan di dalam ingatan atau mendapatkan informasi yang relevan (2) Limited Problem Solving yaitu konsumen mengevaluasi pilihan berkenaan dengan manfaat yang diharapkan dan menyempitkan pilihan hingga alternatif yang dipilih (3) Routinized Response Behavior yaitu konsumen memperoleh alternatif yang dipilih atau pengganti yang dapat diterima.
RSU Dr.Wahidin Sudiro Husodo yang terletak dijalan Gajah Mada No.100 Mojokerto adalah satu-satunya rumah sakit yang berada dalam naungan pemerintah daerah, yang bertujuan memberikan pelayanan kepada masyarakat secara keseluruhan berupa pengadaan jasa kesehatan. Dan merupakan bentuk solusi bagi masyarakat menengah kebawah untuk mendapatkan layanan kesehatan dengan biaya lebih terjangkau, karena hanya di rumah sakit ini yang memiliki fasilitas jaminan pelayanan sosial.
Tugas rumah sakit yang banyak berhubungan dengan masyarakat dalam jasa layanan kesehatan semakin lama dirasakan semakin berat. Dimana pertumbuhan penduduk, peningkatan taraf hidup, tingkat pendidikan dan tingkat ekonomi masyarakat merupakan faktor yang mempengaruhi meningkatnya permintaan pelayanan, baik secara kualitas maupun kuantitas. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa, maka RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo sudah seharusnya dapat memahami faktor yang menyebabkan konsumen memilih untuk menggunakan jasa kesehatan tersebut dan dapat memberikan pandangan (prestise) positif. Sebab jika hal itu diabaikan maka perilaku yang muncul dari konsumen pada pasca pembelian akan membawa dampak buruk bagi rumah sakit, akibatnya citra perusahaan sebagai pelayanan publik akan negatif. Salah satu cara yang dapat dilakukan pihak rumah sakit untuk mencapai dan mempertahankan citra positif dari pelanggan yaitu dengan mempelajari dan memahami perilaku internal pasien dengan sebaik-baiknya.
Berdasarkan uraian diatas dapat diketahui bahwa pada dasarnya pola keputusan konsumen dalam memilih untuk menggunakan suatu produk atau jasa sangat dipengaruhi oleh faktor internal konsumen sendiri dalam rangka mewujudkan keinginan dan harapan terhadap produk atau jasa yang digunakan, maka dalam penelitian ini peneliti akan mengkaji tentang “Pengaruh Faktor Internal Pasien Terhadap Keputusan Memilih Jasa Kesehatan Di RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo Mojokerto”

B.     Rumusan Masalah
Dari pemaparan latar belakang diatas, maka permasalahan yang dirumuskan dalam penelitian ini adalah:
1.      Apakah terdapat pengaruh secara simultan dari aspek faktor internal pasien yang terdiri dari motivasi, persepsi, belajar, sikap, kepribadian dan konsep diri terhadap keputusan memilih jasa kesehatan di RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo Mojokerto?
2.      Apakah terdapat pengaruh secara parsial dari aspek faktor internal pasien yang terdiri dari motivasi, persepsi, belajar, sikap, kepribadian dan konsep diri terhadap keputusan memilih jasa kesehatan di RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo Mojokerto?
3.      Manakah diantara aspek faktor internal pasien yang terdiri dari motivasi, persepsi, belajar, sikap, kepribadian dan konsep diri yang berpengaruh dominan terhadap keputusan memilih jasa kesehatan di RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo Mojokerto?

C.    Tujuan Penelitian
Dari rumusan masalah diatas, tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah:
1.      Untuk mengamati pengaruh faktor internal pasien yang terdiri dari motivasi, persepsi, belajar, sikap, kepribadian dan konsep diri secara simultan terhadap keputusan memilih jasa kesehatan di RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo Mojokerto.
2.      Untuk mengamati pengaruh faktor internal pasien yang terdiri dari motivasi, persepsi, belajar, sikap, kepribadian dan konsep diri secara parsial terhadap keputusan memilih jasa kesehatan di RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo Mojokerto.
3.      Untuk mengamati aspek faktor internal pasien yang terdiri dari motivasi, persepsi, belajar, sikap, kepribadian dan konsep diri yang berpengaruh dominan terhadap keputusan memilih jasa kesehatan di RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo Mojokerto.

D.    Manfaat Penelitian
Adapun implikasi yang diharapkan dari penelitian ini adalah:
1.      Implikasi Teoritis
a.     Sebagai bahan pustaka bagi pengembangan pengetahuan dalam bidang manajemen khususnya manajemen pemasaran jasa kesehatan.
b.     Sebagai bahan kajian dan informasi pendahuluan bagi penelitian di masa datang yang berkaitan dengan masalah ini.
2.      Implilkasi Praktis
a.     Bagi lembaga kesehatan dapat membantu dalam mencari faktor-faktor yang dapat dijadikan dasar pertimbangan pembuatan kebijakan dalam peningkatan pelayanan yang efektif dan efisien yang lebih bermanfaat untuk para pasien, sehingga dapat menetapkan pilihannya berobat pada jasa kesehatan tersebut.
b.     Sebagai bahan informasi dalam pelaksanaan peningkatan kualitas dan mutu pelayanan untuk memberi nilai tambah dan sebagai bahan pertimbangan guna mempengaruhi perilaku pasien.





















BAB II
KAJIAN PUSTAKA

A.    Penelitian Terdahulu
Kajian ini berguna untuk memberikan gambaran dan memperjelas kerangka berfikir pembahasan. Disamping itu juga bertujuan untuk mendapatkan bahan perbandingan dan acuan. Maka dalam kajian pustaka ini peneliti mencantumkan hasil penelitian terdahulu yang relevan mengenai Pengaruh Faktor Internal Pasien Terhadap Keputusan Memilih Jasa Kesehatan Di RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo Mojokerto.
Enny Triani Tampubolon (2000), dalam penelitiannya yang membahas tentang pengaruh faktor-faktor internal terhadap keputusan pemilihan bank (studi perilaku pada mahasiswa regular Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya yang terdaftar pada semester genap 1999/2000 yang menjadi nasabah Bank Central Asia). Dengan variabel: sumber daya konsumen (X), motivasi dan keterlibatan (X), pengetahuan (X), sikap (X), perbedaan individu dalam perilaku (X). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan, pengaruh, dan pengaruhnya yang dominan. Sampel yang diambil dalam penelitianya sebanyak 77 orang mahasiswa yang menjadi nasabah Bank Central Asia, dengan metode explanatory research. Adapun alat analisisnya menggunakan regresi linier berganda, korelasi linier sederhana, uji F, dan uji t.
Dalam penelitian yang telah dilakukan menyatakan bahwa faktor-faktor internal yang terdiri dari sumber daya konsumen (X), motivasi dan keterlibatan (X), pengetahuan (X), sikap (X), perbedaan individu dalam perilaku (X) secara simultan hanya variabel sumber daya konsumen, pengetahuan, dan sikap yang memiliki hubungan dan pengaruh terhadap keputusan pemilihan bank. Namun secara parsial semua variabel memiliki hubungan dan pengaruh terhadap keputusan pemilihan bank. Sedangkan dari hasil pengujian korelasi linier sederhana menunjukkan bahwa variabel-variabel bebas secara bersama-sama mempunyai hubungan dengan keputusan pemilihan bank, yaitu dengan angka korelasi linier berganda (r) atau 0,935 sampai dengan 0,978 yang berarti mempunyai hubungan keeratan yang sangat tinggi.
Danik Nugroho (2003), dalam penelitiannya yang membahas tentang faktor-faktor internal yang mempengaruhi keputusan konsumen memilih produk-produk PT. TELKOM (studi pada pelanggan PT. Telekomunikasi Indonesia Kandatel Malang). Dengan variabel: motivasi (X), persepsi (X), belajar (X), sikap (X), gaya hidup (X). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan, pengaruh secara simultan dan parsial, dan pengaruhnya paling dominan. Sampel yang diambil dalam penelitianya sebanyak 100 orang konsumen yang menjadi pelanggan PT. TELKOM, sedangkan metode yang digunakan explanatory research dengan teknik simple random sampling. Adapun alat analisisnya menggunakan regresi linier berganda, teknik korelasi, uji F, dan uji t.
 


Pengolahan SPSS Penelitian, Pengolahan SPSS Statistik, Olah SPSS, JASA Pengolahan SPSS Statistik, Jasa Pengolahan SPSS Skripsi, Jasa Pengolahan SPSS SPSS, Analisis SPSS Penelitian, 
widget by : http://www.rajakelambu.com
Previous
Next Post »
0 Komentar