JUDUL SKRIPSI : PERAN KARAKTERISTIK INDIVIDU PADA PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN (Studi pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) Cabang Malang)

Admin
PERAN KARAKTERISTIK INDIVIDU PADA PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN (LENGKAP)

 LATAR BELAKANG 
 
Perusahaan merupakan sebuah organisasi yang bergerak dalam bidang bisnis baik jasa maupun barang, dimana organisasi ini berorientasi pada keuntungan yang diperoleh. Semakin berkembang suatu perusahaan maka keuntungan yang diperoleh semakin besar. Sehingga peran sumber daya manusia dalam sebuah perusahaan sangat penting yang dalam hal ini disebut dengan karyawan (tenaga kerja atau pegawai). Kinerja yang dihasilkan karyawan menentukan perkembangan suatu perusahaan. Untuk itulah kinerja dari setiap individu sangat dibutuhkan dalam pengembangan perusahaan.
 Industri jasa telah mendominasi perekonomian hampir semua Negara industri, dan bahkan mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan PDB, lebih dari 50% pekerjaan di Inggris didominasi sektor jasa. Faktor utama yang membedakan perusahaan-perusahaan jasa adalah kualitas pelayanan. Para pelanggan semakin piawai dalam permintaan mereka dan semakin menuntut standar layanan yang lebih tinggi (Arief, 2007:1-179). Untuk itulah, peningkatan efektivitas kinerja karyawan untuk mewujudkan permintaan para pelanggan sangat diperlukan.
Kinerja individu adalah bagaimana seorang pegawai melaksanakan pekerjaannya atau untuk kerjanya. Kinerja pegawai yang meningkat akan turut mempengaruhi / meningkatkan prestasi organisasi tempat pegawai yang bersangkutan bekerja, sehingga tujuan organisasi yang telah ditentukan dapat dicapai (Sedarmayanti, 2009:53). Dimana tujuan-tujuan organisasi telah dirancang untuk bisa bersaing dengan perusahaan jasa yang lain.
Menurut Yuwono, dkk (2005:187), salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan adalah karakteristik karyawan (person characteristic) yang terdiri dari 1) pengetahuan, kemampuan dan keterampilan, 2) sikap dan motivasi. Karena kinerja berkaitan langsung dengan karyawan. Menurut Robbins (1996:10) dalam skripsi Fahmi (2009:46-47), karakteristik individu merupakan perbedaan dari masing-masing sehingga mempengaruhi dalam perilaku kerja. Dengan mengetahui perbedaan karakter individu, para manajer akan dapat menentukan tugas-tugas yang sesuai dengan karakternya sehingga peningkatan kinerja akan dapat dicapai.
PT. TIKI JNE termasuk salah satu perusahaan yang berkompetisi dalam bidang jasa titipan kilat. Bisnis yang terkait dengan kepuasan pelanggan ini harus mampu berkompetisi dengan perusahaan jasa yang lain untuk menumbuhkembangkan bisnisnya. Pelayanan adalah kunci utama untuk menarik pelanggan dalam bisnis jasa. Sehingga kualitas pelayanan tergantung dari kinerja karyawan itu sendiri.
Dalam memenuhi kepuasan pelanggan, PT. TIKI JNE menggunakan sistem real online. Sistem ini membantu para pelanggan untuk melihat status pengiriman barangnya apakah sampai di tempat tujuan atau tidak, barang yang dikirim terjadi kerusakan atau tidak. Dengan adanya sistem real online, karyawan dituntut untuk bekerja seefektif mungkin. Kinerja yang efektif menentukan keberhasilan perusahaan dalam melayani pelanggan karena dalam sistem ini melayani pelanggan dalam pelayanan yang cepat dan tepat. Adanya sistem ini pelanggan bisa mengakses sendiri status pengirimannya melalui internet.
Sistem real online ini juga menghubungkan antar perusahaan-perusahaan cabang yang ada di wilayah seluruh Indonesia dengan perusahaan pusat yang terletak di Jakarta. Status pengiriman yang ada di suatu wilayah dapat dilihat dengan jaringan ini. Untuk itulah dalam hal ini efektivitas kinerja dibutuhkan.
Perusahaan PT. TIKI JNE cabang Malang terdiri dari beberapa bagian yaitu diantaranya bagian cash counter, inbound (pemasukan barang), outbound (pengeluaran barang), customer service, POD (Proof of Delivery), finance dan Human Resource. Setiap bagian mempunyai karakter karyawan yang berbeda-beda. Dengan adanya berbagai macam karakter yang berbeda diharapkan mampu melayani pelanggan semaksimal mungkin. Jika karyawan mampu menghasilkan kinerja yang maksimal atau efektif maka keuntungan yang diperoleh perusahaan juga maksimal dan menunjukkan bahwa perusahaan PT. TIKI JNE cabang Malang mampu bersaing dalam bidang jasa titipan kilat. Akan tetapi, seringnya keterlambatan dalam pengiriman barang ke tempat tujuan.
Berdasarkan latar belakang diatas, dalam penelitian penulis mengangkat judul ”Peran Karakteristik Individu Pada Peningkatan Kinerja Karyawan” pada perusahaan PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang.

1.2       RUMUSAN MASALAH
Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
1.      Bagaimana peran usia (X1) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang?
2.       Bagaimana peran jenis kelamin (X2) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang?
3.      Bagaimana peran status kawin (X3) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang?
4.      Bagaimana peran pendidikan (X4) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang?
5.      Bagaimana peran masa kerja (X5) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang?
6.      Bagaimana peran jumlah tanggungan (X6) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang?
7.      Bagaimana peran kemampuan (X7) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang?
8.      Bagaimana peran kepribadian (X8) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang?
9.      Bagaimana peran sikap (X9) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang?
10.  Bagaimana peran kepuasan kerja (X10) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang?

1.3       TUJUAN PENELITIAN
Adapun tujuan penelitian adalah untuk mengetahui :
1.      Peran usia (X1) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang.
2.       Peran jenis kelamin (X2) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang.
3.      Peran status kawin (X3) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang.
4.      Peran pendidikan (X4) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang.
5.      Peran masa kerja (X5) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang.
6.      Peran jumlah tanggungan (X6) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang.
7.      Peran kemampuan (X7) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang.
8.      Peran kepribadian (X8) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang.
9.      Peran sikap (X9) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang.
10.  Peran Kepuasan kerja (X10) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang.

1.4       MANFAAT PENELITIAN
1.        Bagi Peneliti
       Dengan penelitian ini, diharapkan mampu menambah wawasan dan pengetahuan serta mampu memahami berbagai macam sifat dan karakteristik karyawan pada suatu perusahaan serta kinerja yang dihasilkan selama ini.
2.        Bagi Akademisi
       Penelitian ini diharapkan mampu menjalin kerjasama antara pihak akademisi dengan pihak praktisi. Serta mampu memberikan tambahan khasanah keilmuan di perpustakaan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
3.        Bagi Praktisi
       Bisa memberikan masukan kepada praktisi berupa informasi tentang karakteristik individu karyawan sehingga diketahui kinerja karyawan.

1.5       BATASAN PENELITIAN
Untuk mengarahkan pembahasan agar lebih fokus, maka penelitian ini hanya mencakup karakteristik individu yang dikemukakan oleh Agung dan Gibson, Ivancevich, dan Donnely serta indikator-indikator pengukuran kinerja.
Variabel karakteristik individu meliputi :
1.      Usia.
2.      Jenis kelamin. Jenis kelamin dalam penelitian ini terdiri dari laki-laki dan perempuan.
3.      Status kawin, adalah ikatan lahir batin seorang pria dan seorang wanita.
4.      Pendidikan yaitu pendidikan terakhir yang ditempuh.
5.      Masa kerja. Jumlah tahun karyawan mulai bekerja, terhitung mulai pada saat menerima surat keputusan penempatan kerja.
6.      Banyaknya tanggungan. Jumlah anggota keluarga yang menjadi tanggung jawabnya.
7.      Kemampuan yaitu kemampuan fisik dan intelektual dalam bekerja sehingga dapat meningkatkan prestasi kerja.
8.      Proses belajar adalah proses perubahan perilaku melalui praktek. Akan tetapi dalam penelitian ini tidak disertakan karena kesulitan peneliti mengamati perubahan yang terjadi pada setiap karyawan.
9.      Kepribadian adalah pola perilaku dan proses mental yang unik, yang mencirikan seseorang. Kepribadian akan difokuskan pada ciri kepribadian tipe A dan tipe B.
10.  Sikap yaitu pernyataan-pernyataan atau penilaian-penilaian terhadap pekerjaan yang dihadapi, meliputi komponen kognisi, afeksi, dan perilaku.
11.  Persepsi yaitu proses yang digunakan individu untuk mengorganisasi dan menafsirkan kesan inderawi mereka untuk memberi makna kepada keadaan/tempat kerja mereka. Akan tetapi dalam penelitian ini tidak disertakan karena keterbatasan referensi yang membahas tentang persepsi dan prestasi kerja.
12.  Kepuasan kerja yaitu jumlah yang diterima dan dianggap upah yang wajar.
Indikator pengukuran kinerja meliputi :
1.      Kuantitas, yaitu jumlah yang harus diselesaikan atau dicapai.
2.      Kualitas, yaitu mutu yang harus dihasilkan.
3.      Ketepatan waktu, yaitu sesuai tidaknya dengan waktu yang telah direncanakan.





BAB II
KAJIAN PUSTAKA

2.1       Kajian Empiris Hasil-hasil Penelitian Terdahulu
Tabel 2.1
Kajian Empiris Hasil-hasil Penelitian Terdahulu

No.
Peneliti
Judul
Metode Penelitian
Variabel yang digunakan
Hasil
1.
Layinatul Fahmi (2009)
Pengaruh Karakteristik Individu dan Pekerjaan Terhadap Kinerja Karyawan Pada KUD ”Sumber Makmur” Ngantang
Metode Kuantitatif regresi linier berganda
·         Variabel karakteristik individu (X1).
·         Variabel karakteristik pekerjaan (X2).
·         Variabel kinerja karyawan (Y).
·         Ada pengaruh yang signifikan antara karakteristik individu (X1) terhadap kinerja karyawan (Y) dengan hasil T hitung (2,280) dan T tabel (1,680) serta sig T (0,001) dan alpha (0,05).
·         Ada pengaruh signifikan antara karakteristik pekerjaan (x2) terhadap kinerja karyawan (Y) dengan hasil T hitung (4,175) dan T tabel (1,680) serta sig T (0,001) dan alpha (0,05) ada pengaruh secara simultan dalam F hitung (17,392) dan F tabel (3,210) serta sig F (0,000) dan alpha (0,05).
2.
Teguh Setiawan, 2007
Hubungan Antara Karakteristik Individu Dengan Kepuasan Kerja Perawat di RS Banyumanik
Metode kuantitatif dengan metode analisis univariat
·    Umur (X1)
·    Jenis kelamin (X2)
·    Masa kerja (X3)
·    Tingkat pendidikan (X4)
·    Status perkawinan (X5)
·    Kepuasan kerja (Y)
·      Ada hubungan antara umur dengan kepuasan kerja perawat pelaksana di RS Banyumanik.
·      Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan kepuasan kerja perawat pelaksana di RS Banyumanik.
·      Tidak ada hubungan antara masa kerja dengan kepuasan kerja perawat pelaksana di RS Banyumanik.
·      Tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan kepuasan kerja perawat pelaksana di RS Banyumanik.
·      Ada hubungan antara status perkawinan dengan kepuasan kerja perawat pelaksana di RS Banyumanik.
3.
Lutfi Rahmadi, 2006
Pengaruh Karakteristik Individu Dan Karakteristik Pekerjaan Terhadap Disiplin Kerja Pegawai Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Malang
Metode kuantitatif dengan metode analisis Regresi Linier Berganda
·    Karakteristik individu (X1).
·    Karakteristik pekerjaan (X2).
·    Disiplin kerja (Y)
·      Tidak ada pengaruh yang signifikan antara karakteristik individu (X1) terhadap disiplin kerja (Y) dengan hasil T hitung (-0,997) dan T tabel (1,684) serta sign T (0,324) dan alpha (0,05).
·      Ada pengaruh yang signifikan antara karakteristik pekerjaan (X2) terhadap disiplin kerja (Y) dengan hasil T hitung (3,678) dan T tabel (1,684) serta sign T (0,001) dan alpha (0,05).
·      Ada pengaruh secara simultan dengan hasil F hitung (0,002) dan alpha (0,05).
4.
Mutmainah
Peran Karakteristik Individu Terhadap Peningkatan Kinerja Karyawan (Studi pada PT. TIKI JNE cabang Malang)
Metode Kuantitatif dengan metode analisis Diskriminan model stepwise dan kanonikal
·    Variabel Kinerja (Y)
·    Variabel karakteristik individu meliputi : usia (X1), jenis kelamin (X2), status kawin (X3), pendidikan (X4), masa kerja (X5), jumlah tanggungan (X6), kemampuan (X7), kepribadian (X8), sikap (X9), dan kepuasan kerja (X10)




Pengolahan SPSS Penelitian, Pengolahan SPSS Statistik, Olah SPSS, JASA Pengolahan SPSS Statistik, Jasa Pengolahan SPSS Skripsi, Jasa Pengolahan SPSS SPSS, Analisis SPSS Penelitian, 
widget by : http://www.rajakelambu.com
Previous
Next Post »
0 Komentar