ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM PENGISIAN FORMULIR RENCANA

Admin

ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM PENGISIAN FORMULIR RENCANA (LENGKAP) 


BAB I
PENDAHULUAN


A. Latar Belakang
Perkembangan Teknologi Informasi di seluruh dunia telah membuat hidup
manusia menjadi semakin mudah. Terutama sejak diciptakannya jaringan internet,
komunikasi menjadi semakin tidak terbatas dan tanpa hambatan, baik hambatan
geografis maupun hambatan waktu. Kita dapat segera berkomunikasi dengan
keluarga/saudara/teman yang berada di belahan dunia lain secara langsung melalui
jaringan internet.
Kemudahan-kemudahan yang dihasilkan oleh jaringan internet ini telah pula
membuat proses perkuliahan dapat dipermudah, terutama dalam proses pengisian
Formulir Rencana Studi (FRS). Karena dengan adanya jaringan internet telah
dimungkinkan dibuatnya pengisian Formulir Rencana Studi secara online.
Untuk pembuatan aplikasi secara online, sekarang ini telah tersedia berbagai
bahasa pemrograman yang mendukung aplikasi secara online, diantaranya yaitu
ASP (Active Server Pages), PHP (PHP: Hypertext Preprocessor), Coldfusion dan
Perl. Dalam kesempatan kali ini yang akan penulis gunakan adalah bahasa
pemrograman PHP.
B. Perumusan Masalah
Dalam pelaksanaan selama ini, pengisian Formulir Rencana Studi masih
menggunakan sistem manual, yaitu mahasiswa mengisi formulir yang diambil dari
petugas, kemudian antri di loket penyerahan formulir apabila formulir tersebut telah
disetujui oleh Penasihat Akademik. Apabila semua kelas yang diambil masih
kosong, maka mahasiswa tersebut akan mendapat tanda pengesahan, namun apabila
ternyata kelas yang ingin diambil sudah penuh, maka mahasiswa tersebut harus
menyusun ulang jadwalnya kemudian kembali mengantri di loket penyerahan
formulir untuk meminta tanda pengesahan, apabila kelas yang dipilih ternyata sudah
penuh lagi, maka mahasiswa tersebut harus mengatur ulang jadwalnya kemudian
mengantri lagi di loket penyerahan, begitu seterusnya. Hal ini sangatlah membuangbuang
waktu, karena setiap ada kelas yang penuh mahasiswa harus mengantri ulang
dari awal, antrian ini merupakan antrian yang panjang, terutama bagi mahasiswa
jurusan Sistem Informasi, karena mahasiswa jurusan tersebut sangatlah banyak. Hal
tersebut juga membuat petugas penerima besar kemungkinan untuk menjadi kurang
teliti karena banyaknya mahasiswa yang harus dilayani, hal ini memungkinkan
terjadinya kesalahan mermasukkan data ketika proses memasukkan data ke
database.
Apabila menggunakan sistem online, mahasiswa dapat memilih sendiri
matakuliah yang diinginkannya secara langsung melalui komputer-komputer yang
tersedia di laboratorium, warnet bahkan dari rumah masing-masing. Dengan
pengisian langsung, apabila ada kelas yang telah penuh, maka sistem akan secara
otomatis menolak, dan mahasiswa tersebut dapat langsung merubah jadwalnya pada
saat itu juga, tanpa perlu mengantri ulang. Sistem juga akan otomatis menolak
apabila mahasiswa tersebut memilih mata kuliah yang mata kuliah prasyaratnya
belum lulus. Dengan sistem online ini, berarti akan berkurangnya kesalahan dalam
proses memasukkan data, karena mahasiswa memasukkan datanya masing-masing.
C. Tujuan Penelitian
Penelitian ini berupaya untuk memperbaiki sistem lama, yang secara manual
dan menggantikannya dengan sistem baru, yang barjalan secara online. Penggantian
sistem ini diharapkan dapat menghemat biaya serta menghemat waktu yang telah
dikeluarkan selama proses pengisian Formulir Rencana Studi berlangsung.
D. Batasan Penelitian
Penelitian ini memiliki batasan/ruang lingkup penelitian yang mencakup :
􀂾 Peninjauan ulang sistem pengisian Formulir Rencana Studi yang sekarang
berjalan.
􀂾 Pembuatan database dalam format MySql untuk mendukung sistem pengisian
Formulir Rencana Studi secara online.
􀂾 Pembuatan skrip-skrip yang diperlukan dalam proses pengisian Formulir
Registrasi Mahasiswa dengan bahasa pemrograman PHP.
􀂾 Sitem pengisian Formulir Rencana Studi online yang dibuat mencakup proses
sejak mahasiswa menukarkan bukti pembayaran, sampai mahasiswa
mendapatkan bukti pengisian Formulir Rencana Studi.
􀂾 Tugas akhir ini tidak mambahas mengenai perangkat keras yang dibutuhkan
oleh sistem pengisian Formulir Rencana Studi online.
􀂾 Tugas akhir ini beranggapan bahwa STIMIK Perbanas sudah memiliki jaringan
komputer untuk mendukung sistem pengisian Formulir Rencana Studi online,
oleh karena itu tidak lagi dibahas mengenai jaringan komputer.
E. Metodologi Penelitian
􀂾 Penelitian dilakukan dengan mengambil contoh kasus di STIMIK Perbanas
Jakarta, yang dimulai sejak bulan September 2002.
􀂾 Data-data yang dibutuhkan dalam melakukan penelitian adalah Alur data (Data
Flow Diagram) mengenai proses pengisian Formulir Rencana Studi di STIMIK
Perbanas.
􀂾 Penelitian dilakukan dengan studi literatur dan observasi.
F. Sistematika Penulisan
BAB I. PENDAHULUAN
Menjelaskan tentang latar belakang penelitian, mengapa topik ini
menjadi pilihan penulis, tujuan penelitian, batasan penelitian serta
metodologi penelitian yang digunakan.
BAB II. LANDASAN TEORI
Menjelaskan tentang landasan teori yang digunakan, seperti
penjelasan mengenai : internet, HTTP, WWW, HTML, MySQL,
PHP.
BAB III. ANALISA SISTEM YANG SEKARANG BERJALAN
Bab ini berisi mengenai analisa sistem yang sekarang berjalan. Dari
hasil analisa tersebut dapat diketahui lebih jelas mengenai masalah
yang dihadapi pada sistem yang sekarang berjalan.
BAB IV. PERANCANGAN SISTEM USULAN
Menjelaskan mengenai proses analisa dan perancangan Sistem
Pengisian Formulir Rencana Studi secara online.
BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN
Bab ini berisi uraian tentang kesimpulan yang didapat dari proses
pembuatan Sistem Pengisian FRS Online, serta saran yang dapat
penulis berikan apabila sistem ini ingin dikembangkan lebih lanjut

BAB II
LANDASAN TEORI
A. Internet (TCP/IP)
Pada tahun 1969, lembaga riset Departemen Pertahanan Amerika, DARPA
(Defense Advanced Research Project Agency), mendanai riset untuk
mengembangkan jaringan komunikasi data antar komputer. Riset ini bertujuan
untuk mengembangkan aturan komunikasi data antar komputer yang :
o Bekerja secara transparan, melalui bermacam-macam jaringan komunikasi
data yang terhubung satu dengan lainnya.
o Tahan terhadap berbagai gangguan (bencana alam, serangan nuklir, dll.)
Pengembangan jaringan ini ternyata sukses dan melahirkan Advanced Research
Project Agency Network (ARPANET). Tahun 1972, ARPANET didemonstrasikan
di depan peserta The First International Conference on Computer Communications
dengan menghubungkan 40 node.
Aplikasi internet yang pertama kali ditemukan adalah File Transfer Protocol
(FTP). Menyusul kemudian e-mail dan telnet. E-mail menjadi aplikasi yang paling
populer di masa ARPANET. Ukuran ARPANET sendiri semakin lama semakin
membesar. Protokol komunikasi data yang digunakan pada waktu itu, yaitu Network
Communication Protocol (NCP), tidak sanggup menampung node komputer yang
besar. DARPA kemudian mendanai pembuatan protokol komunikasi yang lebih
umum. Protokol ini dinamakan Transmision Control Protocol / Internet Protocol
(TCP/IP). Departemen Pertahanan Amerika menyatakan TCP/IP menjadi standar
untuk jaringannya pada tahun 1982. Protokol ini kemudian diadopsi menjadi standar
ARPANET pada tahun 1983. Perusahaan Bolt Beranek Newman (BBN) membuat
protokol TCP/IP berjalan di atas komputer dengan sistem operasi UNIX. Sejak saat
itu perkawinan antara UNIX dan TCP/IP dimulai.
Pada tahun 1984 jumlah host di internet melebihi 1000 buah. Pada tahun itu
pula diperkenalkan Domain Name System (DNS) yang mengganti fungsi tabel nama
host. Sistem domain inilah yang sampai saat ini kita gunakan untuk menuliskan
nama host. Tahun 1986, lembaga ilmu pengetahuan nasional Amerika Serikat (US
National Science Foundation – NSF) mendanai pembuatan jaringan TCP/IP yang
dinamai NSFNET. Jaringan ini digunakan untuk menghubungkan lima pusat
komputer super dan memungkinkan terhubungnya universitas-universitas di
Amerika Serikat dengan kecepatan jaringan tulang punggung sebesar 56kbps.
Jaringan inilah yang kemudian menjadi embrio berkembangnya internet yang kita
kenal sekarang ini.
Pada tahun 1987 berdiri UUNET yang saat ini merupakan salah satu
provider utama internet. Tercatat pula pada tahun tersebut jumlah host melewati
angka 10.000. Setahun kemudian kecepatan jaringan tulang punggung NSFNET
ditingkatkan menjadi T1 (1,544Mbps). Di samping itu juga terdapat beberapa
negara di Eropa yang masuk ke jaringan NSFNET.
Perkembangan internet semakin luas dan sampai menjangkau Australia dan
Selandia Baru pada tahun 1989. Pada tahun tersebut jumlah host di internet
mencapai jumlah 100.000. Dua tahun kemudian aplikasi di internet bertambah
dengan diciptakannya World Wide Web (WWW) dan Gopher. Pada tahun tersebut
kecepatan jaringan tulang punggung NSFNET ditingkatkan menjadi T3 (45Mbps).
Pada tahun 1992 jumlah host di internet mencapai 1 juta host. Salah satu
pemicu perkembangan ini adalah semakin meluasnya penggunaan layanan Gopher
yang terdapat di internet. Pada tahun ini juga untuk pertama kalinya dilaksanakan
siaran audio dan video multicast melalui Internet Engineering Task Force Multicast
BackBone (IETF MBONE).
B. Hypertext Transfer Protocol (HTTP)
Hypertext Transfer Protocol adalah protokol TCP/IP pada layer aplikasi
yang merupakan dasar World Wide Web. Diimplementasikan pertama kali pada
akhir tahun 1990. HTTP merupakan protokol request-response. Sebuah program
klien HTTP membuat koneksi dengan HTTP Server dan meminta halaman tertentu
dari server, program server HTTP menerima koneksi tersebut dan menjawab
permintaan dari klien. Secara singkat, HTTP adalah protokol yang melakukan
hubungan antara klien dan server, yang mana pada sisi server, akan menerima
permintaan berupa halaman web dari klien, lalu kemudian akan mengirim
permintaan tersebut ke klien. Permintaan halaman web dari klien dilakukan dengan
program yang sering disebut browser. Program ini banyak jenisnya, diantaranya
adalah Microsoft Internet Explorer, Netscape, Mozilla, Konqueror, Lynx, dsb.
Secara umum, HTTP bekerja pada port 80, pada jaringan TCP/IP.
C. Hypertext Markup Language (HTML)
Hypertext Markup Language adalah bahasa pemrograman yang digunakan
untuk membuat sebuah halaman web. Kode-kode ini menerjemahkan bagaimana
tampilan sebuah halaman web (pengaturan huruf, animasi, letak gambar, dsb.).
Dalam sebuah halaman web, pasti akan ada banyak elemen, contoh dari
elemen adalah : bagian atas (head), tabel, paragraf, dan daftar/list. Untuk
menandakan elemen-elemen tersebut dalam sebuah file HTML, digunakanlah tag.
Tag HTML terdiri dari kurung buka siku “<”, nama tag, dan kurung tutup
siku “>”. Tag HTML biasanya memiliki penutup, contoh: <HEAD> ditutup dengan
</HEAD>, penutup ini menandakan akhir dari pernyataan (statement) tag tersebut.
Tag penutup persis seperti tag pembuka, hanya ditambahkan garis miring “/”
didepannya.
Beberapa tag memiliki atribut tambahan yang disertakan saat penulisan tag
tersebut, jadi atribut ini ditulis didalam tanda kurung, sebagai contoh: tag img
(image) memiliki atribut berupa src, width, alt, dll. Contoh : <img
src="image/mahasiswa.gif" width="91" height="20">. Sebagai
catatan, tag HTML tidaklah case sensitive, jadi jika kita menuliskan <title> akan
memiliki pengaruh yang sama dengan <TITLE>. Semua tag HTML pasti dikenali
oleh setiap program Web Browser, jika sebuah browser tidak mengenali suatu tag,
maka tag tersebut tidak akan dibaca oleh browser. Jika diantara tag yang tidak
dikenal tersebut ada tulisan, tulisan akan tetap ditampilkan.
C.1. Tag-tag HTML
Semua file HTML harus memiliki beberapa tag HTML standar. Semua
dokumen HTML terdiri dari head dan body. Head terdiri dari title, dan body terdiri
dari tulisan dan gambar/animasi yang ingin ditampilkan di layar, seperti jenis
paragraph, list, warna, dsb.
Contoh halaman HTML paling sederhana yang hanya terdiri dari head dan
sedikit tulisan pada body sebagai berikut :
<html>
<head>
<title>Sebuah halaman HTML yang simpel.</title>
</head>
<body>
<p>HTML sangat mudah untuk dipelajari
Ini adalah sebuah paragraph</p>
</body>
</html>
Tag yang penting adalah <html>, <head> dan <body>. Beberapa browser
(terutama yang terbaru) akan tetap dapat membaca dokumen HTML meskipun
kita lupa menyertakan tag-tag tersebut, tapi beberapa browser tidak bisa. Jadi
jangan lupa untuk menyertakan tag tersebut setiap kali kita membuat halaman
HTML.
Berikut sedikit penjelasan mengenai beberapa tag HTML.
HTML
Tag ini memberitahu browser bahwa file yang dibaca adalah file HTML. Tag ini
diletakkan pada baris paling awal dari dokumen HTML.
HEAD
Tag ini adalah bagian paling atas dari dokumen HTML. Title adalah salah satu
contoh tag yang dapat disertakan pada tag ini.
TITLE
Berisi judul halaman web yang dibuat, dan mengidentifikasikan isi dari halaman
tersebut secara global. Title biasanya ditampilkan pada title bar di browser. Title
juga digunakan sebagai penentu halaman web kita pada beberapa search engine
(seperti HotBot atau Infoseek).
BODY
Adalah bagian kedua dari sebuah dokumen HTML, dan biasanya adalah bagian
yang paling banyak dari sebuah dikomen HTML (bila dibandingkan dengan
head).Terdiri dari isi utama halaman web tersebut. Tag-tag HTML yang akan
dijelaskan selanjutnya diletakkan dalam body.
HEADING
Sebuah dokumen HTML memiliki 6 tingkat heading, yaitu 1-6, dan 1 adalah yang
terbesar. Penulisannya adalah sebagai berikut :
<Hy>Isi tulisan</Hy>
dimana y adalah nomor heading (1-6).
Paragraph
Tidak seperti dokumen dalam file-file dokumen lainnya, penanda untuk pindah
baris pada dokumen HTML perlu ditulis dengan jelas, jadi jika kita hanya
menggunakan spasi, atau menekan enter, hal tersebut akan dirubah menjadi
sebuah teks kosong. Untuk membuat sebuah paragraph baru dalam dokumen
HTML, digunakanlah tag <p>. Penulisan tag ini diakhiri dengan </p> sebagai
penutup. Namun tag penutup tersebut bisa tidak dituliskan, karena browser dapat
mengerti, jika ditemukan sebuah tag <p> baru, berarti tag yang sebelumnya sudah
ditutup.
contoh : <p> Tulisan diletakkan disini </p>
List
HTML mendukung penulisan list/daftar. List terdiri dari list

Pengolahan SPSS Penelitian, Pengolahan SPSS Statistik, Olah SPSS, JASA Pengolahan SPSS Statistik, Jasa Pengolahan SPSS Skripsi, Jasa Pengolahan SPSS SPSS, Analisis SPSS Penelitian, 
widget by : http://www.rajakelambu.com
Previous
Next Post »
0 Komentar