34. APLIKASI ASURANSI TAKAFUL DANA PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF SYARI’AH (Studi Kasus Pada PT. Asuransi Takaful Keluarga Cabang Malang) [34]

Admin

JUDUL SKRIPSI APLIKASI ASURANSI TAKAFUL DANA PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF SYARI’AH (LENGKAPP SAMPAI DAFTAR PUSTAKA)


PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Berkembangnya ekonomi syari'ah sekarang ini, tidak hanya
bergerak dalam dunia perbankan saja, sekaligus juga di dunia perniagaan.
Salah satunya adalah asuransi syari’ah. Asuransi syari'ah merupakan
asuransi yang didasarkan pada prinsip-prinsip syari’ah.
Sebenarnya konsep asuransi Islam bukanlah hal yang baru, karena
sudah ada sejak jaman Rasulullah yang disebut dengan aqilah. Bahkan
menurut Thomas Patrick dalam bukunya Dictionary of Islam dalam Sula
(2004 : 30), hal ini sudah menjadi kebiasaan suku Arab sejak zaman
dahulu bahwa jika ada salah satu anggota suku yang terbunuh oleh
anggota suku dari suku lain, pewaris korban akan dibayar sejumlah uang
darah (diyat) sebagai kompensasi oleh saudara terdekat dari pembunuh.
Saudara terdekat pembunuh tersebut yang disebut aqilah, harus
membayar uang darah atas nama pembunuh.
Lembaga asuransi memang telah lama dikenal masyarakat dunia,
khususnya masyarakat Indonesia. Meskipun perkembangannya tidak
sehebat perkembangan perbankan atau lembaga keuangan lainnya.
Sebenarnya masyarakat mulai mengenal asuransi itu sebagai salah satu
lembaga yang mengelola dana tertentu dengan maksud dan tujuan
tertentu pula.
Secara umum, asuransi konvensional yang sudah berumur ratusan
tahun masih belum mampu menarik minat masyarakat untuk mau
berasuransi. Buktinya, sampai sekarang angka yang berhasil ditarik dari
masyarakat melalui pembukaan polis hanya sekitar Rp 40 Triliun.
Padahal sektor perbankan sudah berhasil menyedot dana pihak ketiga
sampai ratusan triliun rupiah, sedangkan dari asuransi syari'ah sendiri
dalam lima tahun terakhir ini, perkembangannya cukup memuaskan.
Trend kepercayaan masyarakat pada asuransi syari'ah cenderung naik.
Melihat data Departemen Keuangan yang menyebutkan aset asuransi
syari'ah terus melambung dari Rp 24,05 Miliar pada tahun 1998 menjadi
Rp 117,09 pada 2004 (Modal, 2006, edisi 36, hal : 14).
Di kalangan mayoritas Muslim, asuransi syari'ah menjadi
kontroversi yang sangat hebat. Bahkan masyarakat berpikiran bahwa
berasuransi bagaikan berjudi dengan keadaan. Andaikan kejadian atau
peristiwa yang ditutup asuransi benar terjadi, peserta bisa mendadak
kaya raya. Atau, setidaknya peserta masih bisa tersenyum manakala
musibah menimpa. Hal tersebut ada yang menganggap halal dan ada pula
yang haram.
Takaful sebagai asuransi syari’ah yang bertumpu pada konsep
tolong menolong dalam kebaikan dan takwa (wa ta’awanu alal birri wat
taqwa), serta perlindungan (at-ta’min), menjadikan semua peserta sebagai
keluarga besar yang saling menanggung satu sama lain. Sistem ini diatur
dengan meniadakan tiga unsur yang bertentangan dengan ajaran Islam,
yaitu magrib (gharar, maisir dan riba). Ketiga unsur tersebut di anggap
masih terkandung dan tersirat dalam konsep asuransi konvensional.
Dengan berasaskan saling bertanggungjawab, saling kerjasama dan bantu
membantu, serta saling melindungi dari berbagai kesusahan. Asuransi
takaful memberikan bentuk perlindungan yang sesuai dengan syari’at
Islam.
Penelitian ini dilaksanakan di Asuransi Takaful. Dipilihnya
Asuransi Takaful dikarenakan PT. Asuransi Takaful Indonesia merupakan
Asuransi Syari’ah pertama di Indonesia yang sudah berdiri lebih lama
dibanding dengan asuransi yang berlandaskan nilai-nilai syari’ah lainnya.
Sebagai pelopor Asuransi Syari’ah di Nusantara, Takaful Indonesia telah
melayani masyarakat dengan jasa asuransi yang sesuai dengan prinsip
syari’ah, selama lebih dari satu dasawarsa, melalui dua perusahaan
operasionalnya, yaitu PT. Asuransi Takaful Keluarga (Asuransi Jiwa
Syari’ah) dan PT. Asuransi Takaful Umum (Asuransi Umum Syari’ah)
(http://www.takaful . com/index. php/profile/list/).
Tidak berbeda jauh dengan perkembangan PT. Asuransi yang
berada di Malang, tepatnya di PT. Asuransi Takaful Keluarga hingga saat
ini mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat pada jumlah nasabah
yang ada pada PT. Asuransi Takaful Keluarga mulai berdiri tahun 2004
yang lalu dengan jumlah nasabah 102. Pada tahun 2005 meningkat 620,
sedangkan penutupan di tahun 2006 sudah mencapai 1552 nasabah
(Dokumen Takaful Keluarga, 2006). Melihat hal tersebut di atas, nampak
bahwa perkembangan asuransi dari tahun ke tahun mengalami
peningkatan yang sangat tajam. Perkembangan asuransi ini, salah satunya
ditandai oleh banyaknya minat masyarakat tentang produk asuransi,
terutama produk takaful individu dengan unsur tabungan yaitu takaful
dana pendidikan (FULNADI).
Biaya pendidikan yang semakin mahal, memang merupakan
kenyataan yang harus dihadapi oleh semua orangtua. Biaya pendidikan
semakin lama memang akan semakin mahal. Seiring dengan kenaikan
barang-barang kebutuhan pokok yang pasti akan diikuti oleh kenaikan
harga semua barang dan jasa, biaya pendidikan pasti juga akan
mengalami kenaikan dari waktu ke waktu. Disinilah letak pentingnya dari
asuransi.
Dalam dunia asuransi konvensional dikenal adanya “dana
hangus”. Dikatakan dana hangus bila peserta tidak bisa melanjutkan
pembayaran premi dan ingin mengundurkan diri sebelum masa jatuh
tempo. Begitu pula dengan asuransi jiwa konvensional non saving (tidak
mengandung unsur tabungan) atau asuransi kerugian. Jika habis masa
kontrak dan tidak terjadi klaim, maka premi asuransi yang sudah
dibayarkan hangus atau menjadi keuntungan perusahaan asuransi.
Dalam konsep asuransi syari’ah, mekanismenya tidak mengenal
dana hangus. Peserta yang baru masuk sekalipun karena satu dan lain hal
ingin mengundurkan diri, maka dana atau premi yang sebelumnya sudah
dibayarkan bisa diambil kembali. Kecuali sebagian kecil yang sudah
diniatkan untuk dana tabarru’, yang tidak bisa diambil.
Begitu pula dengan asuransi umum syari’ah. Bila habis masa
kontrak dan tidak terjadi klaim, maka pihak perusahaan mengembalikan
sebagian dari premi tersebut dengan pola bagi hasil. Adapun angka
pembagiannya, misalkan 60 : 40 atau 70 : 30, sesuai dengan kesepakatan
kontrak di muka (Sula, 2004 : 177).
Berdasarkan kenyataan di atas, maka penulis mengambil judul
“Aplikasi Asuransi Takaful Dana Pendidikan dalam Perspektif Syari’ah
(Studi Kasus pada PT. Asuransi Takaful Keluarga Cabang Malang)”.


Pengolahan SPSS Penelitian, Pengolahan SPSS Statistik, Olah SPSS, JASA Pengolahan SPSS Statistik, Jasa Pengolahan SPSS Skripsi, Jasa Pengolahan SPSS SPSS, Analisis SPSS Penelitian, 
widget by : http://www.rajakelambu.com
Previous
Next Post »
0 Komentar