42. PENGARUH MOTIVASI TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI PADA PERUSAHAAN (sampai daftar pustaka)

Admin
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kehidupan manusia dalam bermasyarakat mengandung aktivitasaktivitas
baik hubungan antar manusia, individu atau kelompok yang
tergabung dalam sebuah organisasi. Organisasi merupakan suatu sistem
dinamis yang berusaha mencapai tujuan yang telah direncanakan. Faktor
penting yang menunjang tercapainya tujuan organisasi adalah
pendayagunaan sumber daya manusia.

Sumber daya manusia adalah pendukung utama organisasi dalam
mencapai tujuan organisasi, karena pada dasarnya manusia memiliki
kecakapan, kecerdasan, kemauan, harapan, pengetahuan, kepercayaan,
kesetiaan dan sebaigainya. Semua ini merupakan karakteristik yang
dimiliki oleh manusia. Jika karakteristik manusia tersebut diterapkan
dalam sebuah organisasi, maka terwujudlah bentuk tingkah laku individu
yang baik dalam organisasi tersebut.

Untuk itu berbagai macam usaha agar dalam sebuah organisasi
dapat tumbuh dan berkembang, maka perlu dilakukan adanya suatu
dorongan atau motivasi di dalam tubuh organisasi tersebut seperti 
memotivasi karyawan dalam bekerja sehingga dapat menghasilkan
kinerja maksimal. Motivasi mempunyai fungsi yang sangat penting
dalam proses kinerja karyawan. Bila tidak ada dorongan dalam
organisasi, maka dapat mempengaruhi kelancaran kegiatan organisasi
atau perusahaan tersebut. Menurut Robbins (1999: 458) motivasi adalah
kerelaan untuk mengeluarkan usaha-usaha tingkat tinggi menuju tujuantujuan
organisasi. Motivasi merupakan kegiatan, menyalurkan, dan
memelihara perilaku seseorang. Motivasi juga merupakan subjek yang
penting bagi seorang pemimpin atau manajer, karena manajer harus
bekerja dengan dan melalui karyawan (Handoko, 1999: 251).

Tujuan–tujuan memotivasi para karyawan dengan memberi tolak
ukur yang spesifik dan menantang untuk membimbing dan merangsang
kinerja. (Robbins, dkk., 1999: 488). Suatu kebutuhan yang tidak terpenuhi
akan menciptakan ketegangan, sehingga merangsang dorongan dalam
diri individu. Dorongan-dorongan ini menghasilkan suatu pencarian
untuk menemukan tujuan-tujuan tertentu, jika tercapai akan memuaskan
dan menyebabkan penurunan ketegangan (Robbins, 2002: 55). Sebuah
organisasi yang baik akan selalu memperhatikan keinginan, kebutuhan
dan harapan karyawannya. Karena setiap individu memiliki harapan
yang unik dalam cara bekerja, yang membedakan antara individu yang satu 
dengan yang lain. Akan tetapi, bagaimanapun juga komposisi
rangkaian pemeberian kebutuhan atau harapan karyawan agar
termotivasi harus dapat terpenuhi secara proporsional dan disesuaikan
dengan tujuan prusahaan. Hal ini mutlak dilakukan apabila perusahaan
mengharapkan karyawannya tetap menjadi anggota organisasi. Hal
tersebut mengungkapkan bahwa motivasi dalam bekerja dapat
berpengaruh dan menimbulkan perasaan komitmen terhadap organisasi.

Komitmen organisasi masih merupakan permasalahan bagi
kebanyakan organisasi dalam sebuah perusahaan. Gejala-gejala yang ada
di lapangan masih sering terdengar dan terasakan, misalnya
ketidaknyamanan kerja atau adanya tawaran dari perusahaan lain, tanpa
ragu karyawan tersebut berpaling pada perusahan lain. Komitmen yang
tinggi ditandai dengan adanya kesetiaan dalam melaksanakan tugastugasnya
sesuai dengan peraturan dan ketentuan-ketentuan perusahaan.

Oleh karena itu, komitmen dalam organisasi tidak hanya timbul dengan
sendirinya, melainkan timbul dengan adanya kondisi tertentu, maka
sudah selayaknya suatu organisasi atau perusahaan memperhatikan
faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Dari beberapa faktor yang dapat mempengaruhi komitmen
organisasi salah satunya adalah adanya suatu dorongan atau 
motivasi dalam bekerja. Komitmen sebagai prilaku yang setia, yang pada
umumnya datang dalam diri karyawan itu sendiri.

Setiap perusahaan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari tidak
akan lepas dengan yang namanya masalah, dimana masalah tersebut
adalah merupakan suatu faktor penghambat dalam pencapaian tujuan
perusahaan. Peneliti mengidentifikasikan adanya fenomena yang
berkaitan dengan pengaruh motivasi terhadap komitmen karyawan
dalam organisasi oleh Perusahaan Kopi ”Burung Jalak” Malang.

Tingkat kinerja dan semangat yang dimiliki oleh karyawan sudah
cukup tinggi sehingga perusahaan kopi ini mampu bersaing dengan
perusahaan kopi-kopi lainnya padahal rata-rata sebagian besar karyawan
berpendidikan sangat rendah akan tetapi ada sebuah dorongan yang
menyebabakan adanya kemampuan untuk bersaing. Apabila kinerja dan
semangat yang tinggi tidak disertai dengan komitmen organisasi yang
tinggi maka prestasi yang dimiliki oleh perusahaan tidak akan
berlangsung lama sehingga tujuan dari perusahaan tidak akan tercapai.

Perusahaan Kopi ”Burung Jalak” merupakan suatu perusahaan
yang bergerak dalam penggilingan kopi dan di kemas dalam bentuk
bungkusan yang harganya relatif murah di bandingkan dengan kopi-kopi
yang sudah di terkenal. Peneliti mengambil obyek penelitian di 
Perusahaan Kopi ”Burung Jalak” Malang berkaitan dengan adanya
fenomena yang ada dalam perusahaan tersebut, yang juga belum pernah
diadakan penelitian yang berkaitan dengan pengaruh motivasi terhadap
komitmen oraganisasi. Oleh karena itu melalui penelitian ini akan dikaji
bagaimana pengaruh motivasi terhadap komitmen organisasi pada
Perusahaan Kopi ”Burung Jalak” Malang

B. Rumusan Masalah
1. Apakah variabel motivasi berpengaruh signifikan secara simultan
terhadap komitmen organisasi pada Perusahaan Kopi ”Burung Jalak”
Malang ?
2. Apakah variabel motivasi berpengaruh signifikan secara parsial
terhadap komitmen organisasi pada Perusahaan Kopi ”Burung Jalak”
Malang ?
3. Variabel motivasi manakah yang paling dominan pengaruhnya
terhadap komitmen organisasi pada Perusahaan Kopi ”Burung Jalak”
Malang ?

C. Tujuan Penelitian
Berdasarkan permasalahan di atas, maka tujuan penelitian
dirumuskan sebagai berikut:
1. Mengetahui pengaruh yang signifikan antara motivasi terhadap
komitmen organisasi pada Perusahaan Kopi ”Burung Jalak” Malang
secara simultan.
2. Mengetahui pengaruh yang signifikan antara motivasi terhadap
komitmen organisasi pada Perusahaan Kopi ”Burung Jalak” Malang
secara parsial.
3. Mengetahui variabel motivasi apa yang paling dominan pengaruhnya
terhadap komitmen organisasi pada Perusahaan Kopi ”Burung Jalak”
Malang.

D. Batasan Penelitian
Pada latar belakang dan rumusan masalah diatas, agar dalam
penelitian ini tidak menimbulkan persepsi yang mengambang sehingga
sehingga sulit untuk dipahami maka diperlukan pembatasan masalah
yaitu hanya pada pengaruh motivasi terhadap komitmen organisasi pada
Perusahaan Kopi ”Burung Jalak” Malang. Dan dari berbagai macam teori
motivasi yang ada peneliti menggunakan teori Herzberg atau disebut
teori dua faktor.
E. Kegunaan Penelitian
1. Bagi Peneliti
Penulisan ini merupakan penerapan ilmu pada bidang manajemen
sumber daya manusia terutama dalam bidang kompensasi dan
komitmen organisasi yang diperoleh selama perkuliahan dengan
praktek yang penulis amati selama meaksanakan penelitian terhadap
karyawan.
2. Bagi Perusahaan
Dari penelitian ini akan diperoleh gambaran tentang motivasi
karyawan pada Perusahaan Kopi ”Burung Jalak” Malang. Gambaran
motivasi kerja karyawan ini penting, karena dengan gambaran ini bisa
diantisipasi kebutuhan-kebutuhan apa kiranya yang merupakan
kebutuhan-kebutuhan utama karyawan. Dengan diketahuinya
kebutuhan-kebutuhan yang dianggap utama oleh para karyawan
maka seorang pemimpin dalam lembaga perbankan ini bisa
mengadakan penyesuaian-penyesuaian dalam memenuhi kebutuhan
para karyawan dalam rangka peningkatan semangat atau gairah kerja.

3. Bagi Universitas
Sedikit ataupun banyaknya hasil peneltitan ini akan memberikan
sumbangannya juga dalam memperkaya informasi empirik dalam
bidang sumber daya manusia khususnya tentang motivasi. Tidak
peduli apakah sumbangan itu berupa dukungan ataupun tantangan,
yang jelas sumbangan itu akan memperkaya atau memperjelas serta
berguna juga sebagai bahan literatur atau referensi terhadap ilmu
pengetahuan yang bersangkutan.



Pengolahan SPSS Penelitian, Pengolahan SPSS Statistik, Olah SPSS, JASA Pengolahan SPSS Statistik, Jasa Pengolahan SPSS Skripsi, Jasa Pengolahan SPSS SPSS, Analisis SPSS Penelitian, 
widget by : http://www.rajakelambu.com
Previous
Next Post »
0 Komentar