Pengendalian Harga Dan Pelayanan Sebagai Strategi Pada Pt. Samudera Puranabile Abadi Unit Dok Bitung Untuk Pengembangan Pasar Sasaran

Admin

Ilmu pengetahuan dan tegnologi yang semakin berkembang, turut memberikan kontribusi yang vital dalam menjembatani kemajuan ini. Sistem informasi yang tidak dibatasi oleh tempat dan ruang lagi, kelajuan dengan nanodetik, fasilitas infrastruktur memadai dan suprastruktur yang canggih, serta lingkungan yang dinamis, menantang setiap pelaku bisnis untuk beradaptasi dan berkompetisi dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.
 Kebutuhan ekonomi yang tidak sama di setiap daerah menyebabkan tidak satupun negara di dunia ini bisa berdiri sendiri. Saling ketergantungan tersebut menjadi latar belakang timbulnya hubungan, baik secara ekonomi, politik, sosial dan budaya yang dilakukan melalui departemen atau lembaga-lembaga tertentu. Sistem bisnis yang telah mencapai tingkat efektivitas yang tinggi, pola baru yang niscaya sama sekali berbeda dari sistem lama ke sistem yang orientasinya lebih luas dan kompleks mempermudah dalam mengadakan segala transaksi global.
Langkah nyata dari hubungan ekonomi ialah adanya kegiatan pertukaran produk maupun jasa. Hal ini dapat kita lihat ketika hasil produksi satu daerah di distribusikan atau dijual ke daerah atau negara lain. Begitu juga sebaliknya, bahan mentah suatu negara dipasok dari negara lain. Dan dalam melakukan pengiriman barang tersebut, sarana paling dominan di lakukan ialah dengan menggunakan jalur laut  yaitu dengan menggunakan jasa/armada perkapalan. Hampir semua pebisnis menggunakan fasilitas ini. Kebutuhan akan jasa pengiriman ini juga diimbangi oleh semakin banyak pengusaha yang menyediakan dan menawarkan jasa pengiriman barang tersebut. Mulai dari pengiriman barang antar pulau sampai antar negara di berbagai belahan dunia.
Indonesia adalah salah satu negara yang luas lautannya mencapai 68% persen dari luas keseluruhan wilayah. Dengan memiliki jumlah penduduk terbanyak di dunia, sehingga begitu banyak barang yang di pasok dari luar  guna memenuhi kebutuhan masyarakatnya. Disamping itu, Indonesia juga termasuk negara pengekspor hasil produk dalam negeri, baik yang masih mentah maupun yang sudah jadi. Sehingga tidak bisa di pungkiri betapa banyak jasa perkapalan yang diperlukan setiap harinya, demi kelancaran pendistribusian barang tersebut.
Melihat begitu banyaknya  jasa armada perkapalan yang dibutuhkan setiap harinya maka,  peranan pemerintah dalam penyediaan infrastruktur yang layak akan sangat menunjang lancarnya distribusi barang tersebut.
 Disamping itu, terbukanya berbagai peluang bisnis yang potensial bagi para pengusaha lokal bahkan pengusaha luar yang menginvestasikan modalnya.
Di kawasan timur Indonesia, salah satu pelabuhan yang sangat strategis dan sangat banyak dikunjungi oleh armada laut dari berbagai daerah adalah pelabuhan samudera Bitung. Apalagi kota  Bitung merupakan Free Trade Zone pada saat mendatang, bahkan rencana membangun International Hub Port oleh pemerintah pun telah dicanangkan maka, menjadi lebih terbukalah peluang-peluang bisnis di daerah ini.
Dari sekian banyak peluang usaha yang ada, jenis usaha galangan kapal adalah salah satu bentuk bisnis yang banyak diminati. Semakin banyaknya kapal-kapal lokal yang beroperasi disekitar kawasan ini, ditambah kapal-kapal luar yang tentunya membutuhkan jasa galangan dalam mengadakan reparasi atau sekedar ceck up kelayakan berlayarnya. Walau dengan modal yang cukup besar, ternyata telah cukup banyak pengusaha yang membangun usaha bisnis galangan yang tentunya menimbulkan masalah baru bagi sesama pengusaha, yaitu faktor persaingan.
Dengan berdirinya dok/galangan yang cukup banyak telah menghilangkan tipe struktur pasar yang sebelumnya monopoli menjadi persaingan murni. Setiap galangan menawarkan jasa yang sama dan fasilitas yang tidak jauh berbeda, akhirnya menjadi kesulitan untuk mendapatkan keunggulan yang kompetitif. Dengan demikian perusahaan yang baru eksis akan menjadi ceruk bagi saingannya yang telah lebih dulu memiliki pelanggan tetap.
Menjaga keberlangsungan hidup perusahaan adalah bagian dari tugas pihak manajemen perusahaan. Dan hal terpenting dalam menjaga keberlangsungannya adalah dengan mempertahankan komposisi pelanggan bahkan bagaimana menambah jumlah pelanggan perusahaan. Karena hal ini sangat berpengaruh terhadap tingkat keuntungan (profitability), penguasaan pasar, posisi pasar serta tingkat pertumbuhan  dan stabilitas perusahaan.
Berhasil tidaknya pelaksanaan kegiatan suatu organisasi atau perusahaan sangat bergantung pada tingkat kemampuan pimpinan untuk mengarahkan  dan mengendalikan semua fungsi manajerial yang telah ditetapkan. Dimana selalu dihadapkan pada bagaimana mengambil keputusan yang tepat. Dalam mengambil keputusan manajemen harus mampu mempertimbangkan situasi dan kondisi yang dihadapi. Apakah keputusan yang diambil dapat membantu dalam pencapaian tujuan. Ukuran pencapaian tujuan tersebut selalu dinyatakan dalam ukuran kuantitatif atau angka-angka, seperti, berapa besar share market, berapa tingkat keuntungan (profit) yang dihasilkan dari kebijakan-kebijakan yang telah diambil. Untuk itu seorang manajer harus selalu melakukan pengendalian, yaitu menilai, mengevaluasi usaha-usaha yang telah dilakukan agar sesuai dengan apa yang direncanakan. Hasil evalusi akan digunakan sebagai landasan dalam membuat penyesuaian yang diikuti dengan keputusan, kebijaksanaan dan strategi baru.
Secara umum manajemen selalu menawarkan dan menerima jika adanya permintaan yang membutuhkan jasa perusahaan, walaupun sebenarnya perusahaan belum siap memberikan nilai yang memuaskan, baik dari segi kualitas, harga maupun bentuk pelayanan sehingga justru akan menimbulkan ketidakpuasan pelanggan dibandingkan pengorbanan yang mereka keluarkan.
Di sisi lain, pihak manajemen tentunya sangat menyadari bahwa pelanggan merupakan solusi bagi keberlangsungan kegiatan perusahaan. Hal ini sering dinyatakan dalam bentuk cara yang penuh warna yang menggambarkan komitmen perusahaan untuk dapat menarik, mempertahankan dan bahkan memasuki segmen pasar yang memberikan peluang lebih besar menjadi pasar sasarannya.
Setelah berlangsungnya kegiatan perusahaan, sering kali ditemukan masalah yang diluar  rencana, baik disebabkan oleh kurang profesionalnya para manajemen dalam menjalankan fungsinya maupun karena faktor lain. Dan hal itu tentunya membutuhkan suatu evaluasi atau lebih kita kenal dengan “Pengendalian Manajemen.”
PT. Samudera Puranabile Abadi adalah salah satu perusahaan yang bergerak dibidang jasa Dok/Galangan Kapal di kota Bitung. Melihat begitu banyak persaingan dengan perusahaan Dok/Galangan Kapal lainnya yang lebih dulu eksis dan unggul dalam berbagai hal, tentunya perusahaan yang masih tergolong baru ini, memiliki segmen pasar yang menjadi pasar sasarannya relatif lebih kecil. Sehingga kapal yang direparasi lebih kecil jumlahnya, dan tentunya berdampak pada keberlangsungan perusahaan. Maka di perlukan strategi pengendalian manajemen guna membuka pasar sasaran yang lebih luas sehingga diharapkan dapat menarik pelanggan baru. Berdasarkan masalah yang dihadapi dan pokok pikiran diatas, penulis merasa tertarik untuk melakukan penelitian yang berhubungan dengan rumusan judul:
Pengendalian Harga Dan Pelayanan Sebagai Strategi  Pada  PT. Samudera Puranabile Abadi Unit Dok Bitung Untuk Pengembangan Pasar Sasaran.”
1.2.Perumusan Masalah
Selain disebabkan oleh “competitor factor” ada beberapa faktor yang menyebabkan kurangnya pelanggan yang menggunakan jasa suatu perusahaan galangan yaitu pasar sasaran yang menjadi target pasar masih terlalu terbatas. Disamping itu juga faktor eksternal yaitu ekonomi, sosial, politik dan teknologikal turut memicu ketidakstabilan baik secara makro maupun mikro. Dalam rangka perluasan pasar sasaran perusahaan, tentunya dengan memberikan informasi menyangkut berbagai keunggulan atau kelebihan perusahaan tersebut dari perusahaan lainnya yang sama. Karena faktor-faktor inilah membuat pelanggan baru akan datang, akhirnya target maksimal yang ditetapkan oleh perusahaan bisa tercapai.
Berdasarkan uraian dan latar belakang diatas, masalah dapat dirumuskan sebagai berikut: “Sejauh manakah pengaruh pengendalian harga dan pelayanan pada PT. Samudera Puranabile Abadi Unit Dok Bitung terhadap pengembangan pasar sasaran.”
1.3.Tujuan Dan Manfaat Penelitian
1.      Tujuan Penulisan
Yang diharapkan dari penulisan penelitian ini adalah sebagai berikut:
a.       Untuk mengetahui implementasi tentang kebijakan penetapan harga dan pelayanan pada PT. Samudera Puranabile Abadi Bitung.
b.      Untuk melakukan analisis terhadap kebijakan penetapan harga dan pelayanan mana yang masih perlu dioptimalkan.
2.      Manfaat Penelitian
Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah:
a.       Manfaat Ilmiah
Dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan perusahaan terutama mengenai penetapan harga dan sistem pelayanan yang lebih memberikan nilai dan kepuasan sehingga dapat meningkatkan kuantitas pengguna jasa perusahaan.
b.      Dapat memberikan saran tentang kebijakan penetapan harga dan sistem pelayanan yang lebih memberikan nilai dan kepuasan.
c.       Dapat menerapkan teori-teori yang telah dipelajari untuk memecahkan masalah-masalah yang ada dalam perusahaan.
d.      Dapat berguna bagi pembaca yang membutuhkan bahan referensi terutama yang berkaitan dengan penetapan harga dan sistem pelayanan yang lebih memberikan sebagai bahan perbandingan.
e.       Dapat menjadi dasar bagi penelitian lanjutan.

















BAB    II
                              KERANGKA PEMIKIRAN TEORITIS       

2.1.Pengertian Sistem
Kata sistem berarti seperangkat bagian, sub-sub bagian yang saling berinteraksi dalam suatu bentuk saling ketergantungan dan saling membutuhkan secara teratur dalam mencapai sasaran tertentu.
Sebuah sistem merupakan suatu cara tertentu dan biasanya berulang untuk melaksanakan suatu atau serangkaian aktivitas. Sejumlah karakteristik sistem yakni: lebih kurang membentuk ritme tertentu, terkoordinasi, dan mengulangi serangkaian tahapan tertentu guna mencapai tujuan. (Anthony , 2000 hal.5)
2.2.Pengertian Pengendalian Dan Manajemen
Pengendalian atau pengawasan merupakan fungsi terakhir yang harus dilaksanakan dalam manajemen. Dengan pengawasan dapat diketahui tentang hal yang akan dicapai. Cara yang dilakukan dalam pengawasan yaitu membandingkan segala sesuatu yang telah dijalankan dengan standar atau rencananya serta melakukan perbaikan-perbaikan bilamana terjadi penyimpangan. (Swastha dan Sokotjo, 2000)
Pengendalian adalah menilai, mengecek, dan memonitor kegiatan pelaksanaan usaha  agar sesuai dengan apa yang direncanakan, dan apabila terjadi penyimpangan dapat segera dilakukan perbaikan atau penyesuaian yang diperlukan. (Assauri,1987 hal.362). Dari kata menilai, (Siagian,2002), mendefinisikan sebagai usaha pembandingan antara hasil yang nyatanya dicapai dan seharusnya dicapai dengan pedoman yang tertuang dalam sistem manajemen melalui pelaksanaan berbagai kegiatan organisasional.
Berarti pengendalian dapat didefenisikan sebagai upaya manajemen dalam mencapai tujuan organisasi bila terjadi penyimpangan-penyimpangan dari rencana maka dilakukan perbaikan dengan menjalankan strategi tertentu  yang diimplementasikan dengan cara tertentu sehingga tujuan dapat dicapai.
Menurut Gomes (1995, hal.1) menyatakan: manajemen berasal dari kata kerja “to manage” (bahasa Inggris), yang artinya mengurus, mengatur, melaksanakan dan mengelola.
Menurut Stoner, dkk. (1996, hal.7) menyatakan bahwa manajemen adalah proses perencanaan, mengorganisasikan, memimpin dan mengendalikan pekerjaan anggota organisasi dan menggunakan semua sumber daya organisasi untuk mencapai sasaran organisasi yang sudah ditetapkan.
Pengendalian manajemen merupakan proses dimana para manajer mempengaruhi anggota organisasi lainnya untuk mengimplementasikan strategi organisasi. Pengendalian manajemen terdiri atas beberapa kegiatan, diantaranya:
1.      Merencanakan apa yang seharusnya dilakukan organisasi
2.      Mengkoordinasikan kegiatan dari beberapa bagian organisasi.
3.      Mengkomunikasikan informasi
4.      Mengevaluasi informasi
5.      Memutuskan tindakan apa yang harus diambil jika perlu.
 (Anthony, 2000 hal.6)
2.3.Sistem Pengendalian Manajemen
Sistem pengendalian manajemen adalah suatu sistem yang digunakan oleh para manajer untuk mengarahkan para anggota organisasi agar melaksanakan kegiatan secara efisien dan efektif sesuai dengan strategi pokok yang telah ditentukan untuk mencapai tujuan. (Supriyono,1998 hal. 3)
Secara defenisi, pengendalian manajemen meliputi prilaku para manajer, para manajer berinteraksi dengan manajer lainnya, terletak pada unit organisasional dan memperhatikan secara luas aktivitas para manajer yang memutuskan apa yang harus dilakukan dalam kendala strategis secara umum. (Anthony, 2000 hal.12)
Selanjutnya dijelaskan bahwa, sistem pengendalian manajemen membantu para manajer untuk menjalankan organisasi ke arah tujuan stratejiknya. Sehingga, pengendalian manajemen terutama memfokuskan pada pelaksanaan strategi.
Sifat pengendalian yang dilakukan manajemen ada 3 macam yaitu:
1.        Pengendalian yang bersifat mengarahkan (steering control) dimana manajemen memberikan tanda yang menunjukkan apa yang akan terjadi jika pelaksanaan tidak diubah.
2.       Yes/No Control, dimana manajemen memberikan aturan-aturan yang menunjukkan kondisi-kondisi yang harus dipenuhi sebelum suatu pekerjaan diteruskan ke tahap berikutnya.
3.       Pengendalian sesudah pelaksanaan (Post  action control), dimana manajemen memberi laporan pelaksanaan setelah suatu kegiatan diselesaikan yang menunjukkan perbedaan-perbedaan antara realisasi dan rencana.(Gudono,1993)
2.4.Elemen Sistem Pengendalian Manajemen
Setiap sistem pengendalian manajemen sedikitnya memiliki empat elemen, yaitu:
2. Assessor.
 
Perangkat
kendali
 
Gambar 2.1

Elemen-elemen
proses kendali














1. Detector.
 



3. Effector.
 

 





Perusahaan yang sedang dikendalikan
 
 


Penjelasan:
1.      Pelacak (detector) atau sensor- sebuah perangkat yang mengukur apa yang sesungguhnya terjadi dalam proses yang sedang dikendalikan.
2.      Penaksir (assessor), yaitu suatu perangkat yang menentukan signifikansi dari peristiwa aktual dengan membandingkannya dengan beberapa standar atau ekspektasi dari pada yang seharusnya terjadi.
3.      Effector, yaitu suatu perangkat yang sering disebut “feedback” yang mengubah prilaku jika assessor mengindikasikan kebutuhan yang perlu dipenuhi.
4.      Jaringan komunikasi, yaitu perangkat yang meneruskan informasi antara detector dan assessor dan antara assessor dengan effector.
Dari skema diatas terlihat bahwa proses berawal dari ketika detector mencari informasi tentang aktivitas, setelah informasi diperoleh, informasi aktivitas terekam didalamnya dibandingkan dengan standar atau kriteia yang seharusnya dilakukan, sebarapa jauh penyimpangan yang terjadi dan seberapa jauh perubahan atau perbaikan yang diperlukan. Proses ini dilakukan oleh efektorsehingga penyimpangan dirubah kembali mengikuti apa yang ditetapkan. (Anthony, 2000 hal.2)
2.5.      Perencanaan Strategi
Menurut Kotler (2000, hal.101), perencanaan strategi dari setiap manajer unit bisnis memiliki proses yang terdiri dari delapan langkah, yaitu:
1.       Misi Bisnis, yaitu penjelasan mengenai produk, pasar dan tegnologi yang menjadi sasaran seluruh perusahaan yang dinyatakan sedemikian rupa sehingga menggambarkan sistem nilai dan skala prioritas yang dianut  oleh para pengambil keputusan stratejik dalam perusahaan.
2.       Analisa lingkungan ekstern, yaitu menyangkut kekuatan lingkungan makro (demografis, ekonomis, teknologi, politik/hukum dan sosial budaya) dan pelaku lingkungan mikro yang utama (pelanggan, pesaing, saluran distribusi dan pemasok). Unit bisnis perlu memiliki sistem intelijen pemasaran untuk mengikuti kecenderungan dan perkembangan yang terjadi serta menentukan peluang dan ancaman yang timbul.
3.       Analisis lingkungan internal, yaitu analisis tentang kekuatan dan kelemahan organisasi.
4.       Formulasi tujuan, setelah menentukan misinya dan meneliti lingkungan eksternal dan internalnya unit bisnis dapat mengembangkan sasaran dan tujuan tertentu untuk periode perencanaan. Sasaran perusahaan harus konsisten, seperti: marjin laba tinggi dengan pangsa pasar tinggi, dan sebagainya.
5.       Formulasi strategi, merupakan bagaimana cara mencapai tujuan  yang ingin dicapai. Formulasi strategi merupakan proses memutuskan tujuan organisasi dan strategi untuk mencapai tujuan-tujuan.
 (Anthony, 2000 hal.9)
6.       Formulasi program, yaitu langkah selanjutnya yang dilakukan manajemen sesudah merumuskan tujuan, dengan mengembangkan program pendukungnya sesuai dengan keunggulan yang dimiliki oleh organisasi.
7.       Pelaksanaan (implementasi), ada empat elemen yang membuat berhasil dalam pelaksanaan yaitu, gaya (style), kemampuan (skills), nilai bersama dan staf. Gaya berarti semua karyawan berfikir dan bertindak dengan serupa seperti keramahan sikap dan professional. Skills berarti kemampuan yang cukup dalam menjalankan strategi perusahaan. Staf berarti perusahaan mempekerjakan karywan yang cakap, melatih mereka dengan baik  dan menugaskan mereka pada tempat yang sesuai. Nilai bersama berarti semua karyawan memiliki nilai dan misi yang sama sehingga perusahan lebih berhasil dalam pelaksanaan.
8.       Umpan balik dan pengendalian, selama perusahaan melaksanakan strateginya, perusahaan harus mengamati hasilnya dan memantau perkembangan baru dilingkungan. Perusahaan harus menilai  dan merubah pelaksanaan, program, strategi,  atau bahkan sasarannya seiring dengan perubahan yang terjadi.
      (Anthony, 2000 hal.1-2)
Selanjutnya dijelaskan, tujuan tidak memiliki jangka waktu. Bagi beberapa perusahaan, mencapai tingkat ROI memuaskan merupakan tujuan yang penting. Bagi perusahaan lainnya, memperluas pangsa pasar merupakan hal yang sama pentingnya.
Kebutuhan untuk memformulasikan strategi biasanya timbul dalam merespons ancaman yang diterima (misalnya, serangan dari pesaing, pergeseran cita rasa konsumen, peraturan pemerintah yang baru atau ada kesempatan misalnya inovasi tegnologi, persepsi yang baru dari prilaku pelanggan atau pengembangan aplikasi baru dari produk yang sudah ada.
Menurut Porter (1980, bab II), yang diterjemahkan oleh Susanto (2000, hal 107) dalam bukunya menyatakan ada tiga jenis dasar strategis dalam mencapai tujuan bisnis, yaitu:                                                 
1.       Keunggulan biaya keseluruhan, bisnis berusaha mencapai biaya produksi dan distribusi rendah, sehingga harganya lebih rendah dari pesaingnya dan mendapatkan pangsa pasar lebih besar.
2.       Pembedaan (Differensiasi), bisnis berusaha mencapai kinerja terbaik dalam menfaat pelanggan yang diinginkan kebanyakan pelanggan dalam pasar. Perusahaan dapat menjadi yang terbaik dalam dalam pelayanan, mutu, gaya, tegnologi dan seterusnya. Namun sulit untuk menjadi semuanya. Perusahaan akan membina kekuatannya yang memberikan keunggulan kompetitif dalam keunggulan.
3.       Fokus. Bisnis memfokuskan diri pada pada salah satu segmen pasar sempit dan mengejar pasar umum.
Selanjutnya dijelaskan, perusahaan yang melakukan strategi yang sama pada pasar atau segmen yang sama membentuk kelompok strategis. Perusahaan yang melaksanakan strategi paling baik akan memperoleh laba paling besar. Sehingga perusahaan dengan strategi biaya rendah yang biayanya paling rendah diantara perusahaan yang  strateginya serupa akan berhasil paling baik.
2.6.      Hubungan Antara Formulasi Strategi Dengan Pengendalian Manajemen                                                                                   Formulasi strategi adalah proses pengambilan keputusan strategi pemasaran dan pengendalian manajemen adalah proses pengimplementasian strategi tersebut, seperti terlihat pada gambar:

                                    Aktivitas                                             Sifat akhir produk
Formulasi Strategi
 
Tujuan, strategi dan kebijakan


 


Pengendalian manajemen
 
                                                                              Penerapan Strategi


 


Pengendalian tugas
 
Kinerja yang efisien dan efektif dari tugas individual

Gambar 2.2
Hubungan umum antara perencanaan dan fungsi pengendalian

Pengendalian strategi terletak antara formulasi strategi dan pengendalian tugas dalam beberapa hal. Formulasi strategi berfokus pada jangka panjang, pengendalian tugas berfokus pada jangka pendek dan pengendalian manajemen terletak diantaranya. (Anthony, 2000 hal.6)
2.7.Pelayanan (Service)                                                                                                        Menurut Assauri (1987, hal.213) menyatakan: pelayanan yang diberikan dalam pemasaran suatu produk mencakup pelayanan sewaktu penawaran produk/jasa, pelayanan dalam pembelian/penjualan produk itu, pelayanan sewaktu penyerahan produk yang dijual, yang mencakup pelayanan dalam pengangkutan yang ditanggung oleh si penjual, pemasangan produk dan asuransi atau jaminan risiko kerusakan produk dalam jangka waktu tertentu setelah produk dibeli oleh konsumen, perbaikan dan pemeliharaan dari produk itu apabila rusak.
Pelayanan sewaktu penawaran produk dan jasa yang umum dilakukan sering kali menyangkut mutu, rancangan, penyajian, garansi, pengembalian bahkan harga dari produk/jasa dalam mencapai kecocokan termasuk bagian dari pelayanan.
Nilai pada umumnya terdiri dari kualitas, layanan dan harga (KLH), yang disebut segitiga nilai pelanggan. Nilai akan meningkat sebanding dengan peningkatan kualitas dan layanan dan menurun dengan meningkatnya harga. (Kotler, dkk 2002 hal. 15).
2.8.Harga
Menurut Assauri (1987, hal.223) menyatakan: harga merupakan satu-satunya unsur marketing mix yang menghasilkan penerimaan penjualan. Faktor-faktor yang mempengaruhi secara langsung dalam penetapan harga ialah: biaya bahan baku, biaya produksi,biaya pemasaran. Sedang faktor yang secara tidak langsung yang erat hubungannya dalam penetapan harga adalah produk sejenis yang dijual oleh pesaing, produk substitusi dan komplementer, serta potongan untuk para penyalur dan konsumen.
Penetapan harga merupakan unsur yang penting dalam taktik pemasaran. Harga-harga dipersiapkan sebagai estimator-estimator perusahaan untuk masing-masing permintaan berdasarkan spesifikasi penjualan dan unsur biaya standar. Untuk mencapai jumlah terhitung dari total biaya, juga ditambah penyisihan-penyisihan untuk biaya penjualan, diskon kas dan margin keuntungan. (Anthony, 2000 hal. 41).
Selanjutnya dijelaskan bahwa, merancang system penentuan harga merupakan kunci pengendalian manajemen bagi sebagian besar perusahaan. Permasalahan penentuan harga transfer merupakan penentuan harga pada umumnya, dengan sedikit modifikasi untuk disesuaikan dengan faktor-faktor tertentu yang unik kepada transaksi-transaksi internal. Selanjutnya dikatakan, harga pasar mungkin ditentukan berdasarkan penawaran. 
Harga ialah nilai tukar barang atau jasa dan berbagai macam manfaat lain yang bersangkutan dengan barang dan jasa. (Kotler, 1996, hal. 127).
Harga dapat diartikan sebagai jumlah uang (satuan moneter) dan atau aspek lain (non moneter) yang mengandung utilitas/kegunaan tertentu yang yang diperlukan untuk mendapatkan suatu produk. Harga merupakan salah satu elemen bauran pemasaran yang membutuhkan pertimbangan cermat. Ini karena ada dimensi strategi harga dalam hal:
1.      Harga merupakan pernyataan nilai dari suatu produk (a statement of value).
2.      Harga merupakan aspek yang sangat jelas (visible) bagi para pembeli.
3.      Harga merupakan determinan utama permintaan. Berdasarkan hukum permintaan (the law of demand), besar kecilnya harga mempengaruhi kuantitas produk yang dibeli oleh konsumen.
4.      Harga berkaitan langsung dengan pendapatan dan laba. Harga adalah satu-satunya unsur bauran pemasaran yang mendatangkan pemasukan bagi perusahaan yang pada gilirannya berpengaruh pada besar kecilnya laba dan pangsa pasar yang diperoleh.
5.      Harga bersifat fleksibel, artinya dapat disesuaikan dengan cepat.
6.      Harga mempengaruhi citra dan strategi positioning.
(Chandra, 2000, hal. 149)
Harga adalah nilai suatu barang dan jasa yang ditukar dengan sejumlah uang dimana bersarkan nilai tersebut atau perusahaan bersedia melepas barang dan jasa kepada orang lain.(Radionusu, 1995, hal. 55).
Tujuan penetapan harga ialah:
1.      Meningkatkan penjualan
2.      Mempertahankan dan memperbaiki market share.
3.      Stabilitas harga.
4.      Mencapai target pembelian investasi.
5.      Mencapai laba maksimum.
Dalam kenyataan, tingkat harga yang terjadi dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain:
1.      Kondisi perekonomian
2.      Penawaran dan permintaan
3.      Elastisitas permintaan
4.      Biaya
5.      Persaingan
6.      Tujuan manajer
7.      Pengawasan pemerintah (Swasta, 1990)
2.9.Pasar Sasaran
Pada mulanya istilah pasar dikaitkan dengan pengertian tempat pembeli dan penjual bersama-sama melakukan pertukaran. (Assauri,1987, hal.223).
Kemudian berkembang menjadi semua pembeli dan penjual yang terlibat dalam transaksi actual atau potensial terhadap barang atau jasa yang ditawarkan. Setelah perusahaan mengindentifikasikan peluang-peluang segmen pasarnya, ia harus mengevaluasi beragam segmen dan memutuskan berapa banyak  dan segmen mana yang akan dibidik. (Kotler, dkk 2002, hal. 329).
Selanjutnya dijelaskan bahwa, ada lima pola pemilihan pasar sasaran yang harus dipertimbangkan sesudah mengevaluasi segmen-segmen pasar yang berbeda yaitu:
1.      Konsentrasi segmen tunggal
Yaitu melalui pemasaran terkonsentrasi pada spesialisasi produksi, distribusi, dan promosinya.
2.      Spesialisasi selektif
Yaitu perusahaan memilih sejumlah segmen secara objektif masing-masing segmen menarik dan memadai.
3.      Spesialisasi produk
Perusahaan menghasilkan beberapa produk tertentu yang dijual kebeberapa segmen.
4.      Spesialisasi pasar
Yaitu perusahaan berkosentrasi untuk melayani berbagai kebutuhan kelompok pelanggan tertentu.
5.      Cangkupan seluruh pasar
Perusahaan berusaha melayani seluruh kelompok pelanggan dengan menyediakan semua produk yang mungkin mereka butuhkan.

KLIK INI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA
 
Pengolahan OLAH SKRIPSI Penelitian, Pengolahan DAFTAR CONTOH SKRIPSI Statistik, Olah SKRIPSI SARJANA, JASA Pengolahan SKRISPI LENGKAP Statistik, Jasa Pengolahan SKRIPSI EKONOMI Skripsi, Jasa Pengolahan SPSS CONTOH SKRIPSI , Analisis JASA SKRIPSIBAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Ditengah bergulirnya era globalisasi, yang dibarengi dengan berkembangnya sistem perekonomian dunia, telah membawa perubahan besar terhadap paradigma manusia. Dari sisi ekonomi, era informasi merupakan masa dimana setiap orang dapat menjadi pelaku bisnis dan memiliki hak lebih dalam menguasai dan mengelola faktor-faktor produksi sebagai aset individu maupun bersama. Ilmu pengetahuan dan tegnologi yang semakin berkembang, turut memberikan kontribusi yang vital dalam menjembatani kemajuan ini. Sistem informasi yang tidak dibatasi oleh tempat dan ruang lagi, kelajuan dengan nanodetik, fasilitas infrastruktur memadai dan suprastruktur yang canggih, serta lingkungan yang dinamis, menantang setiap pelaku bisnis untuk beradaptasi dan berkompetisi dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan. Kebutuhan ekonomi yang tidak sama di setiap daerah menyebabkan tidak satupun negara di dunia ini bisa berdiri sendiri. Saling ketergantungan tersebut menjadi latar belakang timbulnya hubungan, baik secara ekonomi, politik, sosial dan budaya yang dilakukan melalui departemen atau lembaga-lembaga tertentu. Sistem bisnis yang telah mencapai tingkat efektivitas yang tinggi, pola baru yang niscaya sama sekali berbeda dari sistem lama ke sistem yang orientasinya lebih luas dan kompleks mempermudah dalam mengadakan segala transaksi global. Langkah nyata dari hubungan ekonomi ialah adanya kegiatan pertukaran produk maupun jasa. Hal ini dapat kita lihat ketika hasil produksi satu daerah di distribusikan atau dijual ke daerah atau negara lain. Begitu juga sebaliknya, bahan mentah suatu negara dipasok dari negara lain. Dan dalam melakukan pengiriman barang tersebut, sarana paling dominan di lakukan ialah dengan menggunakan jalur laut yaitu dengan menggunakan jasa/armada perkapalan. Hampir semua pebisnis menggunakan fasilitas ini. Kebutuhan akan jasa pengiriman ini juga diimbangi oleh semakin banyak pengusaha yang menyediakan dan menawarkan jasa pengiriman barang tersebut. Mulai dari pengiriman barang antar pulau sampai antar negara di berbagai belahan dunia. Indonesia adalah salah satu negara yang luas lautannya mencapai 68% persen dari luas keseluruhan wilayah. Dengan memiliki jumlah penduduk terbanyak di dunia, sehingga begitu banyak barang yang di pasok dari luar guna memenuhi kebutuhan masyarakatnya. Disamping itu, Indonesia juga termasuk negara pengekspor hasil produk dalam negeri, baik yang masih mentah maupun yang sudah jadi. Sehingga tidak bisa di pungkiri betapa banyak jasa perkapalan yang diperlukan setiap harinya, demi kelancaran pendistribusian barang tersebut. Melihat begitu banyaknya jasa armada perkapalan yang dibutuhkan setiap harinya maka, peranan pemerintah dalam penyediaan infrastruktur yang layak akan sangat menunjang lancarnya distribusi barang tersebut. Disamping itu, terbukanya berbagai peluang bisnis yang potensial bagi para pengusaha lokal bahkan pengusaha luar yang menginvestasikan modalnya. Di kawasan timur Indonesia, salah satu pelabuhan yang sangat strategis dan sangat banyak dikunjungi oleh armada laut dari berbagai daerah adalah pelabuhan samudera Bitung. Apalagi kota Bitung merupakan Free Trade Zone pada saat mendatang, bahkan rencana membangun International Hub Port oleh pemerintah pun telah dicanangkan maka, menjadi lebih terbukalah peluang-peluang bisnis di daerah ini. Dari sekian banyak peluang usaha yang ada, jenis usaha galangan kapal adalah salah satu bentuk bisnis yang banyak diminati. Semakin banyaknya kapal-kapal lokal yang beroperasi disekitar kawasan ini, ditambah kapal-kapal luar yang tentunya membutuhkan jasa galangan dalam mengadakan reparasi atau sekedar ceck up kelayakan berlayarnya. Walau dengan modal yang cukup besar, ternyata telah cukup banyak pengusaha yang membangun usaha bisnis galangan yang tentunya menimbulkan masalah baru bagi sesama pengusaha, yaitu faktor persaingan. Dengan berdirinya dok/galangan yang cukup banyak telah menghilangkan tipe struktur pasar yang sebelumnya monopoli menjadi persaingan murni. Setiap galangan menawarkan jasa yang sama dan fasilitas yang tidak jauh berbeda, akhirnya menjadi kesulitan untuk mendapatkan keunggulan yang kompetitif. Dengan demikian perusahaan yang baru eksis akan menjadi ceruk bagi saingannya yang telah lebih dulu memiliki pelanggan tetap. Menjaga keberlangsungan hidup perusahaan adalah bagian dari tugas pihak manajemen perusahaan. Dan hal terpenting dalam menjaga keberlangsungannya adalah dengan mempertahankan komposisi pelanggan bahkan bagaimana menambah jumlah pelanggan perusahaan. Karena hal ini sangat berpengaruh terhadap tingkat keuntungan (profitability), penguasaan pasar, posisi pasar serta tingkat pertumbuhan dan stabilitas perusahaan. Berhasil tidaknya pelaksanaan kegiatan suatu organisasi atau perusahaan sangat bergantung pada tingkat kemampuan pimpinan untuk mengarahkan dan mengendalikan semua fungsi manajerial yang telah ditetapkan. Dimana selalu dihadapkan pada bagaimana mengambil keputusan yang tepat. Dalam mengambil keputusan manajemen harus mampu mempertimbangkan situasi dan kondisi yang dihadapi. Apakah keputusan yang diambil dapat membantu dalam pencapaian tujuan. Ukuran pencapaian tujuan tersebut selalu dinyatakan dalam ukuran kuantitatif atau angka-angka, seperti, berapa besar share market, berapa tingkat keuntungan (profit) yang dihasilkan dari kebijakan-kebijakan yang telah diambil. Untuk itu seorang manajer harus selalu melakukan pengendalian, yaitu menilai, mengevaluasi usaha-usaha yang telah dilakukan agar sesuai dengan apa yang direncanakan. Hasil evalusi akan digunakan sebagai landasan dalam membuat penyesuaian yang diikuti dengan keputusan, kebijaksanaan dan strategi baru. Secara umum manajemen selalu menawarkan dan menerima jika adanya permintaan yang membutuhkan jasa perusahaan, walaupun sebenarnya perusahaan belum siap memberikan nilai yang memuaskan, baik dari segi kualitas, harga maupun bentuk pelayanan sehingga justru akan menimbulkan ketidakpuasan pelanggan dibandingkan pengorbanan yang mereka keluarkan. Di sisi lain, pihak manajemen tentunya sangat menyadari bahwa pelanggan merupakan solusi bagi keberlangsungan kegiatan perusahaan. Hal ini sering dinyatakan dalam bentuk cara yang penuh warna yang menggambarkan komitmen perusahaan untuk dapat menarik, mempertahankan dan bahkan memasuki segmen pasar yang memberikan peluang lebih besar menjadi pasar sasarannya. Setelah berlangsungnya kegiatan perusahaan, sering kali ditemukan masalah yang diluar rencana, baik disebabkan oleh kurang profesionalnya para manajemen dalam menjalankan fungsinya maupun karena faktor lain. Dan hal itu tentunya membutuhkan suatu evaluasi atau lebih kita kenal dengan “Pengendalian Manajemen.” PT. Samudera Puranabile Abadi adalah salah satu perusahaan yang bergerak dibidang jasa Dok/Galangan Kapal di kota Bitung. Melihat begitu banyak persaingan dengan perusahaan Dok/Galangan Kapal lainnya yang lebih dulu eksis dan unggul dalam berbagai hal, tentunya perusahaan yang masih tergolong baru ini, memiliki segmen pasar yang menjadi pasar sasarannya relatif lebih kecil. Sehingga kapal yang direparasi lebih kecil jumlahnya, dan tentunya berdampak pada keberlangsungan perusahaan. Maka di perlukan strategi pengendalian manajemen guna membuka pasar sasaran yang lebih luas sehingga diharapkan dapat menarik pelanggan baru. Berdasarkan masalah yang dihadapi dan pokok pikiran diatas, penulis merasa tertarik untuk melakukan penelitian yang berhubungan dengan rumusan judul: “Pengendalian Harga Dan Pelayanan Sebagai Strategi Pada PT. Samudera Puranabile Abadi Unit Dok Bitung Untuk Pengembangan Pasar Sasaran.” 1.2. Perumusan Masalah Selain disebabkan oleh “competitor factor” ada beberapa faktor yang menyebabkan kurangnya pelanggan yang menggunakan jasa suatu perusahaan galangan yaitu pasar sasaran yang menjadi target pasar masih terlalu terbatas. Disamping itu juga faktor eksternal yaitu ekonomi, sosial, politik dan teknologikal turut memicu ketidakstabilan baik secara makro maupun mikro. Dalam rangka perluasan pasar sasaran perusahaan, tentunya dengan memberikan informasi menyangkut berbagai keunggulan atau kelebihan perusahaan tersebut dari perusahaan lainnya yang sama. Karena faktor-faktor inilah membuat pelanggan baru akan datang, akhirnya target maksimal yang ditetapkan oleh perusahaan bisa tercapai. Berdasarkan uraian dan latar belakang diatas, masalah dapat dirumuskan sebagai berikut: “Sejauh manakah pengaruh pengendalian harga dan pelayanan pada PT. Samudera Puranabile Abadi Unit Dok Bitung terhadap pengembangan pasar sasaran.” 1.3. Tujuan Dan Manfaat Penelitian 1. Tujuan Penulisan Yang diharapkan dari penulisan penelitian ini adalah sebagai berikut: a. Untuk mengetahui implementasi tentang kebijakan penetapan harga dan pelayanan pada PT. Samudera Puranabile Abadi Bitung. b. Untuk melakukan analisis terhadap kebijakan penetapan harga dan pelayanan mana yang masih perlu dioptimalkan. 2. Manfaat Penelitian Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah: a. Manfaat Ilmiah Dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan perusahaan terutama mengenai penetapan harga dan sistem pelayanan yang lebih memberikan nilai dan kepuasan sehingga dapat meningkatkan kuantitas pengguna jasa perusahaan. b. Dapat memberikan saran tentang kebijakan penetapan harga dan sistem pelayanan yang lebih memberikan nilai dan kepuasan. c. Dapat menerapkan teori-teori yang telah dipelajari untuk memecahkan masalah-masalah yang ada dalam perusahaan. d. Dapat berguna bagi pembaca yang membutuhkan bahan referensi terutama yang berkaitan dengan penetapan harga dan sistem pelayanan yang lebih memberikan sebagai bahan perbandingan. e. Dapat menjadi dasar bagi penelitian lanjutan. BAB II KERANGKA PEMIKIRAN TEORITIS 2.1. Pengertian Sistem Kata sistem berarti seperangkat bagian, sub-sub bagian yang saling berinteraksi dalam suatu bentuk saling ketergantungan dan saling membutuhkan secara teratur dalam mencapai sasaran tertentu. Sebuah sistem merupakan suatu cara tertentu dan biasanya berulang untuk melaksanakan suatu atau serangkaian aktivitas. Sejumlah karakteristik sistem yakni: lebih kurang membentuk ritme tertentu, terkoordinasi, dan mengulangi serangkaian tahapan tertentu guna mencapai tujuan. (Anthony , 2000 hal.5) 2.2. Pengertian Pengendalian Dan Manajemen Pengendalian atau pengawasan merupakan fungsi terakhir yang harus dilaksanakan dalam manajemen. Dengan pengawasan dapat diketahui tentang hal yang akan dicapai. Cara yang dilakukan dalam pengawasan yaitu membandingkan segala sesuatu yang telah dijalankan dengan standar atau rencananya serta melakukan perbaikan-perbaikan bilamana terjadi penyimpangan. (Swastha dan Sokotjo, 2000) Pengendalian adalah menilai, mengecek, dan memonitor kegiatan pelaksanaan usaha agar sesuai dengan apa yang direncanakan, dan apabila terjadi penyimpangan dapat segera dilakukan perbaikan atau penyesuaian yang diperlukan. (Assauri,1987 hal.362). Dari kata menilai, (Siagian,2002), mendefinisikan sebagai usaha pembandingan antara hasil yang nyatanya dicapai dan seharusnya dicapai dengan pedoman yang tertuang dalam sistem manajemen melalui pelaksanaan berbagai kegiatan organisasional. Berarti pengendalian dapat didefenisikan sebagai upaya manajemen dalam mencapai tujuan organisasi bila terjadi penyimpangan-penyimpangan dari rencana maka dilakukan perbaikan dengan menjalankan strategi tertentu yang diimplementasikan dengan cara tertentu sehingga tujuan dapat dicapai. Menurut Gomes (1995, hal.1) menyatakan: manajemen berasal dari kata kerja “to manage” (bahasa Inggris), yang artinya mengurus, mengatur, melaksanakan dan mengelola. Menurut Stoner, dkk. (1996, hal.7) menyatakan bahwa manajemen adalah proses perencanaan, mengorganisasikan, memimpin dan mengendalikan pekerjaan anggota organisasi dan menggunakan semua sumber daya organisasi untuk mencapai sasaran organisasi yang sudah ditetapkan. Pengendalian manajemen merupakan proses dimana para manajer mempengaruhi anggota organisasi lainnya untuk mengimplementasikan strategi organisasi. Pengendalian manajemen terdiri atas beberapa kegiatan, diantaranya: 1. Merencanakan apa yang seharusnya dilakukan organisasi 2. Mengkoordinasikan kegiatan dari beberapa bagian organisasi. 3. Mengkomunikasikan informasi 4. Mengevaluasi informasi 5. Memutuskan tindakan apa yang harus diambil jika perlu. (Anthony, 2000 hal.6) 2.3. Sistem Pengendalian Manajemen Sistem pengendalian manajemen adalah suatu sistem yang digunakan oleh para manajer untuk mengarahkan para anggota organisasi agar melaksanakan kegiatan secara efisien dan efektif sesuai dengan strategi pokok yang telah ditentukan untuk mencapai tujuan. (Supriyono,1998 hal. 3) Secara defenisi, pengendalian manajemen meliputi prilaku para manajer, para manajer berinteraksi dengan manajer lainnya, terletak pada unit organisasional dan memperhatikan secara luas aktivitas para manajer yang memutuskan apa yang harus dilakukan dalam kendala strategis secara umum. (Anthony, 2000 hal.12) Selanjutnya dijelaskan bahwa, sistem pengendalian manajemen membantu para manajer untuk menjalankan organisasi ke arah tujuan stratejiknya. Sehingga, pengendalian manajemen terutama memfokuskan pada pelaksanaan strategi. Sifat pengendalian yang dilakukan manajemen ada 3 macam yaitu: 1. Pengendalian yang bersifat mengarahkan (steering control) dimana manajemen memberikan tanda yang menunjukkan apa yang akan terjadi jika pelaksanaan tidak diubah. 2. Yes/No Control, dimana manajemen memberikan aturan-aturan yang menunjukkan kondisi-kondisi yang harus dipenuhi sebelum suatu pekerjaan diteruskan ke tahap berikutnya. 3. Pengendalian sesudah pelaksanaan (Post action control), dimana manajemen memberi laporan pelaksanaan setelah suatu kegiatan diselesaikan yang menunjukkan perbedaan-perbedaan antara realisasi dan rencana.(Gudono,1993) 2.4. Elemen Sistem Pengendalian Manajemen Setiap sistem pengendalian manajemen sedikitnya memiliki empat elemen, yaitu: Gambar 2.1 Elemen-elemen proses kendali Penjelasan: 1. Pelacak (detector) atau sensor- sebuah perangkat yang mengukur apa yang sesungguhnya terjadi dalam proses yang sedang dikendalikan. 2. Penaksir (assessor), yaitu suatu perangkat yang menentukan signifikansi dari peristiwa aktual dengan membandingkannya dengan beberapa standar atau ekspektasi dari pada yang seharusnya terjadi. 3. Effector, yaitu suatu perangkat yang sering disebut “feedback” yang mengubah prilaku jika assessor mengindikasikan kebutuhan yang perlu dipenuhi. 4. Jaringan komunikasi, yaitu perangkat yang meneruskan informasi antara detector dan assessor dan antara assessor dengan effector. Dari skema diatas terlihat bahwa proses berawal dari ketika detector mencari informasi tentang aktivitas, setelah informasi diperoleh, informasi aktivitas terekam didalamnya dibandingkan dengan standar atau kriteia yang seharusnya dilakukan, sebarapa jauh penyimpangan yang terjadi dan seberapa jauh perubahan atau perbaikan yang diperlukan. Proses ini dilakukan oleh efektorsehingga penyimpangan dirubah kembali mengikuti apa yang ditetapkan. (Anthony, 2000 hal.2) 2.5. Perencanaan Strategi Menurut Kotler (2000, hal.101), perencanaan strategi dari setiap manajer unit bisnis memiliki proses yang terdiri dari delapan langkah, yaitu: 1. Misi Bisnis, yaitu penjelasan mengenai produk, pasar dan tegnologi yang menjadi sasaran seluruh perusahaan yang dinyatakan sedemikian rupa sehingga menggambarkan sistem nilai dan skala prioritas yang dianut oleh para pengambil keputusan stratejik dalam perusahaan. 2. Analisa lingkungan ekstern, yaitu menyangkut kekuatan lingkungan makro (demografis, ekonomis, teknologi, politik/hukum dan sosial budaya) dan pelaku lingkungan mikro yang utama (pelanggan, pesaing, saluran distribusi dan pemasok). Unit bisnis perlu memiliki sistem intelijen pemasaran untuk mengikuti kecenderungan dan perkembangan yang terjadi serta menentukan peluang dan ancaman yang timbul. 3. Analisis lingkungan internal, yaitu analisis tentang kekuatan dan kelemahan organisasi. 4. Formulasi tujuan, setelah menentukan misinya dan meneliti lingkungan eksternal dan internalnya unit bisnis dapat mengembangkan sasaran dan tujuan tertentu untuk periode perencanaan. Sasaran perusahaan harus konsisten, seperti: marjin laba tinggi dengan pangsa pasar tinggi, dan sebagainya. 5. Formulasi strategi, merupakan bagaimana cara mencapai tujuan yang ingin dicapai. Formulasi strategi merupakan proses memutuskan tujuan organisasi dan strategi untuk mencapai tujuan-tujuan. (Anthony, 2000 hal.9) 6. Formulasi program, yaitu langkah selanjutnya yang dilakukan manajemen sesudah merumuskan tujuan, dengan mengembangkan program pendukungnya sesuai dengan keunggulan yang dimiliki oleh organisasi. 7. Pelaksanaan (implementasi), ada empat elemen yang membuat berhasil dalam pelaksanaan yaitu, gaya (style), kemampuan (skills), nilai bersama dan staf. Gaya berarti semua karyawan berfikir dan bertindak dengan serupa seperti keramahan sikap dan professional. Skills berarti kemampuan yang cukup dalam menjalankan strategi perusahaan. Staf berarti perusahaan mempekerjakan karywan yang cakap, melatih mereka dengan baik dan menugaskan mereka pada tempat yang sesuai. Nilai bersama berarti semua karyawan memiliki nilai dan misi yang sama sehingga perusahan lebih berhasil dalam pelaksanaan. 8. Umpan balik dan pengendalian, selama perusahaan melaksanakan strateginya, perusahaan harus mengamati hasilnya dan memantau perkembangan baru dilingkungan. Perusahaan harus menilai dan merubah pelaksanaan, program, strategi, atau bahkan sasarannya seiring dengan perubahan yang terjadi. (Anthony, 2000 hal.1-2) Selanjutnya dijelaskan, tujuan tidak memiliki jangka waktu. Bagi beberapa perusahaan, mencapai tingkat ROI memuaskan merupakan tujuan yang penting. Bagi perusahaan lainnya, memperluas pangsa pasar merupakan hal yang sama pentingnya. Kebutuhan untuk memformulasikan strategi biasanya timbul dalam merespons ancaman yang diterima (misalnya, serangan dari pesaing, pergeseran cita rasa konsumen, peraturan pemerintah yang baru atau ada kesempatan misalnya inovasi tegnologi, persepsi yang baru dari prilaku pelanggan atau pengembangan aplikasi baru dari produk yang sudah ada. Menurut Porter (1980, bab II), yang diterjemahkan oleh Susanto (2000, hal 107) dalam bukunya menyatakan ada tiga jenis dasar strategis dalam mencapai tujuan bisnis, yaitu: 1. Keunggulan biaya keseluruhan, bisnis berusaha mencapai biaya produksi dan distribusi rendah, sehingga harganya lebih rendah dari pesaingnya dan mendapatkan pangsa pasar lebih besar. 2. Pembedaan (Differensiasi), bisnis berusaha mencapai kinerja terbaik dalam menfaat pelanggan yang diinginkan kebanyakan pelanggan dalam pasar. Perusahaan dapat menjadi yang terbaik dalam dalam pelayanan, mutu, gaya, tegnologi dan seterusnya. Namun sulit untuk menjadi semuanya. Perusahaan akan membina kekuatannya yang memberikan keunggulan kompetitif dalam keunggulan. 3. Fokus. Bisnis memfokuskan diri pada pada salah satu segmen pasar sempit dan mengejar pasar umum. Selanjutnya dijelaskan, perusahaan yang melakukan strategi yang sama pada pasar atau segmen yang sama membentuk kelompok strategis. Perusahaan yang melaksanakan strategi paling baik akan memperoleh laba paling besar. Sehingga perusahaan dengan strategi biaya rendah yang biayanya paling rendah diantara perusahaan yang strateginya serupa akan berhasil paling baik. 2.6. Hubungan Antara Formulasi Strategi Dengan Pengendalian Manajemen Formulasi strategi adalah proses pengambilan keputusan strategi pemasaran dan pengendalian manajemen adalah proses pengimplementasian strategi tersebut, seperti terlihat pada gambar: Aktivitas Sifat akhir produk Tujuan, strategi dan kebijakan Penerapan Strategi Kinerja yang efisien dan efektif dari tugas individual Gambar 2.2 Hubungan umum antara perencanaan dan fungsi pengendalian Pengendalian strategi terletak antara formulasi strategi dan pengendalian tugas dalam beberapa hal. Formulasi strategi berfokus pada jangka panjang, pengendalian tugas berfokus pada jangka pendek dan pengendalian manajemen terletak diantaranya. (Anthony, 2000 hal.6) 2.7. Pelayanan (Service) Menurut Assauri (1987, hal.213) menyatakan: pelayanan yang diberikan dalam pemasaran suatu produk mencakup pelayanan sewaktu penawaran produk/jasa, pelayanan dalam pembelian/penjualan produk itu, pelayanan sewaktu penyerahan produk yang dijual, yang mencakup pelayanan dalam pengangkutan yang ditanggung oleh si penjual, pemasangan produk dan asuransi atau jaminan risiko kerusakan produk dalam jangka waktu tertentu setelah produk dibeli oleh konsumen, perbaikan dan pemeliharaan dari produk itu apabila rusak. Pelayanan sewaktu penawaran produk dan jasa yang umum dilakukan sering kali menyangkut mutu, rancangan, penyajian, garansi, pengembalian bahkan harga dari produk/jasa dalam mencapai kecocokan termasuk bagian dari pelayanan. Nilai pada umumnya terdiri dari kualitas, layanan dan harga (KLH), yang disebut segitiga nilai pelanggan. Nilai akan meningkat sebanding dengan peningkatan kualitas dan layanan dan menurun dengan meningkatnya harga. (Kotler, dkk 2002 hal. 15). 2.8. Harga Menurut Assauri (1987, hal.223) menyatakan: harga merupakan satu-satunya unsur marketing mix yang menghasilkan penerimaan penjualan. Faktor-faktor yang mempengaruhi secara langsung dalam penetapan harga ialah: biaya bahan baku, biaya produksi,biaya pemasaran. Sedang faktor yang secara tidak langsung yang erat hubungannya dalam penetapan harga adalah produk sejenis yang dijual oleh pesaing, produk substitusi dan komplementer, serta potongan untuk para penyalur dan konsumen. Penetapan harga merupakan unsur yang penting dalam taktik pemasaran. Harga-harga dipersiapkan sebagai estimator-estimator perusahaan untuk masing-masing permintaan berdasarkan spesifikasi penjualan dan unsur biaya standar. Untuk mencapai jumlah terhitung dari total biaya, juga ditambah penyisihan-penyisihan untuk biaya penjualan, diskon kas dan margin keuntungan. (Anthony, 2000 hal. 41). Selanjutnya dijelaskan bahwa, merancang system penentuan harga merupakan kunci pengendalian manajemen bagi sebagian besar perusahaan. Permasalahan penentuan harga transfer merupakan penentuan harga pada umumnya, dengan sedikit modifikasi untuk disesuaikan dengan faktor-faktor tertentu yang unik kepada transaksi-transaksi internal. Selanjutnya dikatakan, harga pasar mungkin ditentukan berdasarkan penawaran. Harga ialah nilai tukar barang atau jasa dan berbagai macam manfaat lain yang bersangkutan dengan barang dan jasa. (Kotler, 1996, hal. 127). Harga dapat diartikan sebagai jumlah uang (satuan moneter) dan atau aspek lain (non moneter) yang mengandung utilitas/kegunaan tertentu yang yang diperlukan untuk mendapatkan suatu produk. Harga merupakan salah satu elemen bauran pemasaran yang membutuhkan pertimbangan cermat. Ini karena ada dimensi strategi harga dalam hal: 1. Harga merupakan pernyataan nilai dari suatu produk (a statement of value). 2. Harga merupakan aspek yang sangat jelas (visible) bagi para pembeli. 3. Harga merupakan determinan utama permintaan. Berdasarkan hukum permintaan (the law of demand), besar kecilnya harga mempengaruhi kuantitas produk yang dibeli oleh konsumen. 4. Harga berkaitan langsung dengan pendapatan dan laba. Harga adalah satu-satunya unsur bauran pemasaran yang mendatangkan pemasukan bagi perusahaan yang pada gilirannya berpengaruh pada besar kecilnya laba dan pangsa pasar yang diperoleh. 5. Harga bersifat fleksibel, artinya dapat disesuaikan dengan cepat. 6. Harga mempengaruhi citra dan strategi positioning. (Chandra, 2000, hal. 149) Harga adalah nilai suatu barang dan jasa yang ditukar dengan sejumlah uang dimana bersarkan nilai tersebut atau perusahaan bersedia melepas barang dan jasa kepada orang lain.(Radionusu, 1995, hal. 55). Tujuan penetapan harga ialah: 1. Meningkatkan penjualan 2. Mempertahankan dan memperbaiki market share. 3. Stabilitas harga. 4. Mencapai target pembelian investasi. 5. Mencapai laba maksimum. Dalam kenyataan, tingkat harga yang terjadi dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain: 1. Kondisi perekonomian 2. Penawaran dan permintaan 3. Elastisitas permintaan 4. Biaya 5. Persaingan 6. Tujuan manajer 7. Pengawasan pemerintah (Swasta, 1990) 2.9. Pasar Sasaran Pada mulanya istilah pasar dikaitkan dengan pengertian tempat pembeli dan penjual bersama-sama melakukan pertukaran. (Assauri,1987, hal.223). Kemudian berkembang menjadi semua pembeli dan penjual yang terlibat dalam transaksi actual atau potensial terhadap barang atau jasa yang ditawarkan. Setelah perusahaan mengindentifikasikan peluang-peluang segmen pasarnya, ia harus mengevaluasi beragam segmen dan memutuskan berapa banyak dan segmen mana yang akan dibidik. (Kotler, dkk 2002, hal. 329). Selanjutnya dijelaskan bahwa, ada lima pola pemilihan pasar sasaran yang harus dipertimbangkan sesudah mengevaluasi segmen-segmen pasar yang berbeda yaitu: 1. Konsentrasi segmen tunggal Yaitu melalui pemasaran terkonsentrasi pada spesialisasi produksi, distribusi, dan promosinya. 2. Spesialisasi selektif Yaitu perusahaan memilih sejumlah segmen secara objektif masing-masing segmen menarik dan memadai. 3. Spesialisasi produk Perusahaan menghasilkan beberapa produk tertentu yang dijual kebeberapa segmen. 4. Spesialisasi pasar Yaitu perusahaan berkosentrasi untuk melayani berbagai kebutuhan kelompok pelanggan tertentu. 5. Cangkupan seluruh pasar Perusahaan berusaha melayani seluruh kelompok pelanggan dengan menyediakan semua produk yang mungkin mereka butuhkan. 2.10. Pengendalian Selama perusahaan menjalankan strateginya, perusahaan harus mengamati hasilnya dan memantau perkembangan baru dilingkungan. Apakah lingkungan cenderung stabil atau berubah sehingga perusahaan dapat menilai dan merubah pelaksanaan, program, strategi atau bahkan sasarannya. Kecocokan strategi perusahaan dengan lingkungannya karena akhirnya akan berkurang karena lingkungan pasar hamper selalu lebih cepat berubah. Sehingga perusahaan dapat tetap efisien sementara menjadi tidak lebih efektif. Sekali perusahaan kehilangan posisi dipasar karena gagal menanggapi perubahan lingkungan, akan semakin sukar untuk meraih kembali keunggulannya. Kunci kesehatan suatu perusahaan adalah kemauan perusahaan untuk mengamati perubahan lingkungan dan menerapkan tujuan dan sikap baru yang sesuai. Perusahaan yang dapat berubah terus mengamati lingkungan dan mencoba menyesuaikan dengan lingkungannya melalui perencanaan strategis yang fleksibel. (Anthony, 2000 hal.111-113) BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Waktu dan Tempat Penelitian 1. Waktu Penelitian Waktu yang dibutuhkan dalam melakukan penelitian ini adalah kurang lebih 3 (tiga) bulan, yaitu bulan April-Juni 2007. 2. Tempat Penelitian Tempat atau objek penelitian ialah pada PT Samudera Puranabile Abadi (PT. SPA) unit Dok dan Galangan Bitung. 3.2. Data dan Sumber Data 1. Data Dalam melakukan penelitian ini jenis data yang digunakan ialah data kualitatif dan kuantitatif. a. Data kualitatif yaitu variasi data yang diberikan oleh sumber yang sifatnya sangat beragam. Data kualitatif berupa: - Nama dan bentuk perusahaan - Lokasi perusahaan - Bidang usaha - Fasilitas kerja - Organisasi perusahaan - Kebijakan harga dan pelayanan Perusahaan - Ketenagakerjaan b. Sedang data yang bersifat kuantitatif yaitu data terstruktur atau berpola sehingga data yang diperoleh dari responden yang ditanyai atau yang diamati di ubah menjadi satuan kuantitatif atau angka. Data kuantitatif yang diambil berupa: - Jumlah kapal yang di repair di PT. SPA 4 tahun terakhir. - Data harga pasar doking dan reparasi. 2. Sumber Data Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, yaitu: a. Data primer adalah data yang diperoleh secara langsung dari objek yang akan diteliti, yaitu perusahaan PT Samudera Purabile Abadi Bitung yang masih bersifat data asli yang dikumpulkan sendiri oleh peneliti dari pimpinan perusahaan, karyawan serta para pelanggan/ pemakai jasa galangan. b. Data sekunder adalah data yang dicatat, diakses, atau meminta data baku dari pihak yang telah mengumpulkannya di lapangan yang masih memiliki relevansi dengan penelitian, seperti dari buku-buku dan tulisan. 3.3. Metoda Pengumpulan Data Ada beberapa cara pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini terdiri dari: 1. Observasi Langsung Yaitu dengan cara mengamati langsung aktivitas serta mencatat yang dilakukan oleh perusahaan, guna pengambilan data yang sesuai dengan apa yang diperlukan. 2. Wawancara Yaitu pengumpulan data dengan melakukan tanya jawab langsung secara mendalam dengan pihak perusahaan yang berhubungan dengan topik yang diteliti. 3. Study Kepustakaan ( Library Research) Yaitu mengumpulkan materi-materi yang digunakan sebagai landasan teori yang berkaitan dengan masalah yang ada atau landasan teori yang berkaitan dengan masalah yang diteliti terutama mengenai kebijakan penetapan harga dan system pelayanan guna menemuan solusi dari permasalahan yang ada pada perusahaan PT. Samudera Puranabile Abadi Bitung. 3.4. Defenisi Operasional Guna menghindari kesalahan dalam penafsiran, maka dijelaskan pengertian dari judul penelitian adalah sebagai berikut: 1. Pengendalian Pengendalian adalah proses bagaimana manajemen memanfaatkan keunggulan perusahaan dan mempertimbangkan profit marginnya dalam membuat kebijakan harga yang lebih rendah guna menambah pelanggan dari cangkupan pasar yang lebih luas. 2. Harga dan Pelayan Harga merupakan jumlah uang dalam satuan moneter yang hitung berdasarkan ketetapan perusahaan yang telah disepakati bersama dengan pelanggan (owner). Pelayanan ialah usaha yang dilakukan perusahaan dalam meningkatkan nilai dan kepuasan pelanggan. 3. Perluasan Pasar Sasaran Perluasan pasar sasaran berarti meningkatkan segmen pasar yang menjadi target market, kemudian diukur berdasarkan kuantitas pelanggan dari segmen baru tersebut. 3.5. Metoda Analisis Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif yaitu memaparkan secara desriptif. Dimana setiap data atau tanggapan responden yang diperoleh selama pengumpulan data dikomplikasi kemudian dianalisis dengan merangkum dan meringkas sehingga menghasilkan temuan penelitian, dengan langkah-langkah sebagai berikut: 1. Mempelajari landasan teori sistem pengendalian manajemen yang berkaitan dengan pengendalian harga serta pemasaran yang menyangkut pelayanan. 2. Mempelajari strategi pemasaran yang berkaitan dengan perluasan pasar sasaran. 3. Menemukan korelasi antara pengendalian manajemen dan strategi pemasaran. 4. Mengetahui struktur organisasi PT. Samudera Puranabile Abadi serta tugas dan tangung jawab masing-masing, 5. Mengetahui kegiatan operasional perusahaan keseluruhan yang berhubungan dengan variable-variabel penelitian. 6. Mencari informasi menyangkut kinerja perusahaan unit dok/galangan empat tahun terakhir dan membuat analisa pemasaran. 7. Mempelajari penerapan kebijakan penetapan harga dan sistem pelayanan yang dijalankan di PT. Samudera Puranabile Abadi. 8. Mengumpulkan dokumen-dokumen yang berhubungan dengan penetapan harga dan pelayanan perusahaan, 9. Berdasarkan penelitian, memberikan interpretasi melalui hasil analisa tentang kebijakan harga dan pelayanan dalam rangka perluasan pasar sasaran dalam peningkatan kuantitas pelanggan baru 10. Menarik kesimpulan serta saran-saran mengenai penelitian BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Deskripsi Objek Penelitian 1. Sejarah Singkat Perusahaan PT. Samudera Puranabile Abadi adalah salah satu perusahaan swasta yang merupakan anak cabang dari PT. Hasjrat Group. Perusahaan yang dengan akte pendirian perusahaan nomor 24 tertanggal 07 Desember 1989 ini, memulai pembangunan fisik sarana dan prasarana pada tahun 1990, dan melanjutkan operasi perdananya pada bulan September 1992 yaitu dibidang jasa Galangan dan reparasi kapal kayu. Untuk memperkuat Landasan Hukum kegiatan usaha perdagangan umum dan jasa perusahaan maka pemerintah mengeluarkan Surat Ijin Perdagangan No. 1207/186/PB/IV/1992 dan Surat Ijin Tempat Usaha (SITU) No. 503.I/EKON/1992 tanggal 10 Pebruari 1992 dan pada tanggal 16 september 1992, dikukuhkan kehadirannya dengan Ijin Usaha berdasarkan Surat Kepala Kantor Wilayah Departemen Perindustrian dan Perdagangan No. 01/Kanwil/21/12.22.02/IX/92. Selanjutnya, pada tanggal 24 September 1992, diresmikan penggunaannya oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Bpk. Soedarmono, SH di Tondano. Sejak berdirinya PT. Samudera Puranabile Abadi telah menjalankan berbagai jenis usaha bisnis, yaitu sebagai berikut: a. Pada tahun 1992, perusahaan ini membuka usaha galangan yang operasionalnya reparasi, produksi kapal kayu dan speed boad yang dari bahan fiber glass dan bengkel. b. Pada tahun 1993, perusahaan memperluas lagi bidang usahanya dengan menjual barang dagangan berupa alat-alat elektronik dan kenderaan bermotor. Dengan lokasi perusahaan yang cukup strategis yaitu di Jl. Samuel Languwu Kelurahan Winenet Kecamatan Bitung Tengah Kotamadya Bitung, dengan batas-batas sebagai berikut: a. Sebelah Barat berbatasan dengan penyeberangan ke dok Kelapa dua. b. Sebelah Timur berbatasan dengan perusahaan Galaxi c. Sebelah Utara berbatasan dengan Hotel Fatamorgana dan Sekolah d. Sebelah Selatan berbatasan dengan selat Lembeh Pada akhir tahun 2006, jenis usaha yang dijalankan oleh PT. Samudera Puranabile Abadi Bitung lebih difokuskan pada usaha jasa Dok/Galangan dan produksi kapal kecil serta penjualan sepeda motor, baik motor bekas maupun sepeda motor baru juga menyediakan bengkel untuk kenderaan darat khususnya sepeda motor. Sedang usaha perdagangan lainnya dialihkan Perusahaan Induk, yaitu PT. Hasrjat Abadi Manado. 2. Fasilitas Kerja Dalam memperlancar kegiatan usaha jasa dok/galangannya PT. Samudera Puranabile Abadi dilengkapi oleh berbagai fasilitas antara lain adalah: a. Slip way, merupakan rel tempat sandaran gerobak penahan beban kapal, terdiri dari empat buah yaitu: kapasitas <350 data-blogger-escaped--="" data-blogger-escaped-002="" data-blogger-escaped-005="" data-blogger-escaped-008="" data-blogger-escaped-00="" data-blogger-escaped-01="" data-blogger-escaped-02="" data-blogger-escaped-03="" data-blogger-escaped-05="" data-blogger-escaped-06="" data-blogger-escaped-07="" data-blogger-escaped-08="" data-blogger-escaped-09="" data-blogger-escaped-0="" data-blogger-escaped-1.215="" data-blogger-escaped-1.500.000.="" data-blogger-escaped-1.500.000="" data-blogger-escaped-1.500="" data-blogger-escaped-1.800.000="" data-blogger-escaped-1.="" data-blogger-escaped-10.000="" data-blogger-escaped-100.000="" data-blogger-escaped-100="" data-blogger-escaped-10="" data-blogger-escaped-112="" data-blogger-escaped-114="" data-blogger-escaped-118="" data-blogger-escaped-11="" data-blogger-escaped-12.150="" data-blogger-escaped-125.000="" data-blogger-escaped-127="200" data-blogger-escaped-12="" data-blogger-escaped-136="" data-blogger-escaped-13="" data-blogger-escaped-14="" data-blogger-escaped-15.000.000="" data-blogger-escaped-150.000="" data-blogger-escaped-1500="" data-blogger-escaped-153="" data-blogger-escaped-15="" data-blogger-escaped-16="" data-blogger-escaped-17.000="" data-blogger-escaped-175="" data-blogger-escaped-17="" data-blogger-escaped-189="" data-blogger-escaped-19="" data-blogger-escaped-1="" data-blogger-escaped-1b="" data-blogger-escaped-1unit="" data-blogger-escaped-2.500="" data-blogger-escaped-2.="" data-blogger-escaped-20-30="" data-blogger-escaped-2000="" data-blogger-escaped-2002="" data-blogger-escaped-2004-="" data-blogger-escaped-2004-juli="" data-blogger-escaped-2004-juni="" data-blogger-escaped-2004.="" data-blogger-escaped-2004="" data-blogger-escaped-2005="" data-blogger-escaped-2006.="" data-blogger-escaped-2006="" data-blogger-escaped-2007="" data-blogger-escaped-200="" data-blogger-escaped-203="" data-blogger-escaped-221="" data-blogger-escaped-25.000.="" data-blogger-escaped-250="" data-blogger-escaped-25="" data-blogger-escaped-27.500.="" data-blogger-escaped-27.500="" data-blogger-escaped-28="" data-blogger-escaped-2="" data-blogger-escaped-3.269="" data-blogger-escaped-3.635="" data-blogger-escaped-3.="" data-blogger-escaped-30.000="" data-blogger-escaped-300.000="" data-blogger-escaped-30="" data-blogger-escaped-31="" data-blogger-escaped-32="" data-blogger-escaped-33="" data-blogger-escaped-35.000="" data-blogger-escaped-350-750="" data-blogger-escaped-36="" data-blogger-escaped-390="" data-blogger-escaped-3="" data-blogger-escaped-4.1.="" data-blogger-escaped-4.2.="" data-blogger-escaped-4.3.="" data-blogger-escaped-4.4.="" data-blogger-escaped-4.6.="" data-blogger-escaped-4.9.="" data-blogger-escaped-4.="" data-blogger-escaped-40="" data-blogger-escaped-41="" data-blogger-escaped-441="" data-blogger-escaped-44="" data-blogger-escaped-46="" data-blogger-escaped-49="" data-blogger-escaped-4="" data-blogger-escaped-5.1.="" data-blogger-escaped-5.2.="" data-blogger-escaped-5.="" data-blogger-escaped-50.000="" data-blogger-escaped-500="" data-blogger-escaped-50="" data-blogger-escaped-51="" data-blogger-escaped-55.000="" data-blogger-escaped-550="" data-blogger-escaped-56="" data-blogger-escaped-5="" data-blogger-escaped-6.="" data-blogger-escaped-600.000="" data-blogger-escaped-600="" data-blogger-escaped-63="" data-blogger-escaped-64="" data-blogger-escaped-65="" data-blogger-escaped-6="" data-blogger-escaped-7.000="" data-blogger-escaped-7.14="" data-blogger-escaped-7.="" data-blogger-escaped-750-1500="" data-blogger-escaped-75="" data-blogger-escaped-7="" data-blogger-escaped-80="" data-blogger-escaped-87="" data-blogger-escaped-88="" data-blogger-escaped-8="" data-blogger-escaped-8a="" data-blogger-escaped-948="" data-blogger-escaped-97="" data-blogger-escaped-984="" data-blogger-escaped-9="" data-blogger-escaped-:="" data-blogger-escaped-a.="" data-blogger-escaped-a.b.="" data-blogger-escaped-a="" data-blogger-escaped-abadi="" data-blogger-escaped-abk="" data-blogger-escaped-ada="" data-blogger-escaped-adalah:="" data-blogger-escaped-adalah="" data-blogger-escaped-adanya="" data-blogger-escaped-administrasi="" data-blogger-escaped-adsp.="" data-blogger-escaped-adv.="" data-blogger-escaped-agak="" data-blogger-escaped-agar="" data-blogger-escaped-agresor="" data-blogger-escaped-ags.="" data-blogger-escaped-agustina="" data-blogger-escaped-air="" data-blogger-escaped-akan="" data-blogger-escaped-akhir="" data-blogger-escaped-akhirnya="" data-blogger-escaped-aksara.="" data-blogger-escaped-aktivitas="" data-blogger-escaped-akuntansi="" data-blogger-escaped-alangan="" data-blogger-escaped-alasan="" data-blogger-escaped-alat-alat="" data-blogger-escaped-alat="" data-blogger-escaped-amal="" data-blogger-escaped-aman.="" data-blogger-escaped-analisa="" data-blogger-escaped-analisis="" data-blogger-escaped-anavero="" data-blogger-escaped-and="" data-blogger-escaped-andi="" data-blogger-escaped-andil="" data-blogger-escaped-anding="" data-blogger-escaped-aneka="" data-blogger-escaped-ang="" data-blogger-escaped-anggada="" data-blogger-escaped-anggaran="" data-blogger-escaped-anggrek="" data-blogger-escaped-angin="" data-blogger-escaped-anker.="" data-blogger-escaped-anker="" data-blogger-escaped-anode="" data-blogger-escaped-antar="" data-blogger-escaped-antara="" data-blogger-escaped-anthony="" data-blogger-escaped-anugerah="" data-blogger-escaped-anugrah="" data-blogger-escaped-apa="" data-blogger-escaped-apabila="" data-blogger-escaped-apakah="" data-blogger-escaped-aplikasi="" data-blogger-escaped-app="" data-blogger-escaped-apr.="" data-blogger-escaped-aqua="" data-blogger-escaped-aquatica="" data-blogger-escaped-archipelago="" data-blogger-escaped-area="" data-blogger-escaped-arge="" data-blogger-escaped-argo="" data-blogger-escaped-arket="" data-blogger-escaped-armada="" data-blogger-escaped-artinya="" data-blogger-escaped-asia.="" data-blogger-escaped-asli="" data-blogger-escaped-asmoro="" data-blogger-escaped-aspek="" data-blogger-escaped-ass.="" data-blogger-escaped-assanger="" data-blogger-escaped-assauri="" data-blogger-escaped-asumsi="" data-blogger-escaped-atas:="" data-blogger-escaped-atas="" data-blogger-escaped-atau="" data-blogger-escaped-ataupun="" data-blogger-escaped-atrol="" data-blogger-escaped-ave="" data-blogger-escaped-awalnya="" data-blogger-escaped-ayu="" data-blogger-escaped-b.="" data-blogger-escaped-b="" data-blogger-escaped-bab="" data-blogger-escaped-badan="" data-blogger-escaped-baejumlah="" data-blogger-escaped-bagaimana="" data-blogger-escaped-bagi="" data-blogger-escaped-bagian-bagian="" data-blogger-escaped-bagian.="" data-blogger-escaped-bagian="" data-blogger-escaped-bahan="" data-blogger-escaped-bahari="" data-blogger-escaped-bahwa="" data-blogger-escaped-baik.="" data-blogger-escaped-baik="" data-blogger-escaped-baja.="" data-blogger-escaped-baja="" data-blogger-escaped-baku="" data-blogger-escaped-balik="" data-blogger-escaped-bandar="" data-blogger-escaped-bangkrut.="" data-blogger-escaped-banguan="" data-blogger-escaped-bank="" data-blogger-escaped-bantuan="" data-blogger-escaped-banyak="" data-blogger-escaped-barang-barang="" data-blogger-escaped-barang.="" data-blogger-escaped-barang="" data-blogger-escaped-baru.="" data-blogger-escaped-baru="" data-blogger-escaped-baut="" data-blogger-escaped-bawahannya="" data-blogger-escaped-bbm.="" data-blogger-escaped-bbm="" data-blogger-escaped-begitu="" data-blogger-escaped-bekerja="" data-blogger-escaped-belum="" data-blogger-escaped-bengkel="" data-blogger-escaped-bentuk="" data-blogger-escaped-berarti="" data-blogger-escaped-berat="" data-blogger-escaped-berbagai="" data-blogger-escaped-berbeda="" data-blogger-escaped-berbelit-belit.="" data-blogger-escaped-berdasarkan="" data-blogger-escaped-berfokus="" data-blogger-escaped-berfungsi.="" data-blogger-escaped-berhubungan="" data-blogger-escaped-berikut:="" data-blogger-escaped-berjumlah="" data-blogger-escaped-berkala="" data-blogger-escaped-berkat="" data-blogger-escaped-berlaku.="" data-blogger-escaped-berlaku="" data-blogger-escaped-berlangsung.="" data-blogger-escaped-berlangsung="" data-blogger-escaped-berlian="" data-blogger-escaped-beroperasi.="" data-blogger-escaped-beroperasi="" data-blogger-escaped-berorientasi="" data-blogger-escaped-berpengaruh="" data-blogger-escaped-berpotensi="" data-blogger-escaped-bersama="" data-blogger-escaped-bersiap="" data-blogger-escaped-bersih.="" data-blogger-escaped-bersih="" data-blogger-escaped-bert="" data-blogger-escaped-bertambah="" data-blogger-escaped-bertanggung="" data-blogger-escaped-bertanggungjawab="" data-blogger-escaped-bertugas="" data-blogger-escaped-berupa="" data-blogger-escaped-berusaha="" data-blogger-escaped-bervolume="" data-blogger-escaped-besar.="" data-blogger-escaped-besar="" data-blogger-escaped-besarnya="" data-blogger-escaped-beserta="" data-blogger-escaped-besi.="" data-blogger-escaped-besi="" data-blogger-escaped-biasa="" data-blogger-escaped-biasanya="" data-blogger-escaped-biaya="" data-blogger-escaped-bilamana="" data-blogger-escaped-bintang="" data-blogger-escaped-biru="" data-blogger-escaped-bisa="" data-blogger-escaped-bisnis="" data-blogger-escaped-bitung.="" data-blogger-escaped-bitung="" data-blogger-escaped-bless="" data-blogger-escaped-block="" data-blogger-escaped-boat="" data-blogger-escaped-body="" data-blogger-escaped-bon="" data-blogger-escaped-bor="" data-blogger-escaped-bpfe="" data-blogger-escaped-buah.="" data-blogger-escaped-buah="" data-blogger-escaped-bubut="" data-blogger-escaped-building="" data-blogger-escaped-buka="" data-blogger-escaped-bukaan="" data-blogger-escaped-bukti-bukti="" data-blogger-escaped-bukti="" data-blogger-escaped-buktikan="" data-blogger-escaped-buku-buku="" data-blogger-escaped-buku="" data-blogger-escaped-bulan.="" data-blogger-escaped-bulan="" data-blogger-escaped-bulanan="" data-blogger-escaped-bumi="" data-blogger-escaped-bunaken="" data-blogger-escaped-butkti="" data-blogger-escaped-c.="" data-blogger-escaped-c.t.="" data-blogger-escaped-cadangan="" data-blogger-escaped-cahaya="" data-blogger-escaped-cakalang="" data-blogger-escaped-calon="" data-blogger-escaped-cara="" data-blogger-escaped-cat="" data-blogger-escaped-cek="" data-blogger-escaped-cempaka="" data-blogger-escaped-cepat="" data-blogger-escaped-chandra="" data-blogger-escaped-cinta="" data-blogger-escaped-cipta.="" data-blogger-escaped-cipta="" data-blogger-escaped-computer="" data-blogger-escaped-creift="" data-blogger-escaped-cucut="" data-blogger-escaped-cukup.="" data-blogger-escaped-cukup="" data-blogger-escaped-d.="" data-blogger-escaped-daftar="" data-blogger-escaped-dagangan="" data-blogger-escaped-dahlia="" data-blogger-escaped-dalam="" data-blogger-escaped-damai="" data-blogger-escaped-dampak="" data-blogger-escaped-damsetra="" data-blogger-escaped-dan="" data-blogger-escaped-dana="" data-blogger-escaped-danatunai="" data-blogger-escaped-dancer="" data-blogger-escaped-dapat="" data-blogger-escaped-darat="" data-blogger-escaped-dari:="" data-blogger-escaped-dari="" data-blogger-escaped-dasar="" data-blogger-escaped-dasarnya="" data-blogger-escaped-data="" data-blogger-escaped-datang="" data-blogger-escaped-debora="" data-blogger-escaped-decksel="" data-blogger-escaped-dek="" data-blogger-escaped-dekat="" data-blogger-escaped-delta="" data-blogger-escaped-demi="" data-blogger-escaped-demikian="" data-blogger-escaped-denda="" data-blogger-escaped-dengan="" data-blogger-escaped-deregulasi="" data-blogger-escaped-des.="" data-blogger-escaped-desain="" data-blogger-escaped-desember="" data-blogger-escaped-di="" data-blogger-escaped-diambil="" data-blogger-escaped-diangkat="" data-blogger-escaped-diantaranya="" data-blogger-escaped-diatas="" data-blogger-escaped-diawasi="" data-blogger-escaped-dibagian="" data-blogger-escaped-dibandingkan="" data-blogger-escaped-dibangun="" data-blogger-escaped-dibawah:="" data-blogger-escaped-dibawah="" data-blogger-escaped-dibayar="" data-blogger-escaped-dibayarkan="" data-blogger-escaped-dibebankan="" data-blogger-escaped-dibeli="" data-blogger-escaped-diberikan="" data-blogger-escaped-diberlakukan="" data-blogger-escaped-dibidang="" data-blogger-escaped-dibuat="" data-blogger-escaped-dibuatkan="" data-blogger-escaped-dibutuhkan.="" data-blogger-escaped-dicat.="" data-blogger-escaped-dicatat="" data-blogger-escaped-dicek="" data-blogger-escaped-didalam="" data-blogger-escaped-didapat.="" data-blogger-escaped-didapat="" data-blogger-escaped-didominasi="" data-blogger-escaped-difilekan="" data-blogger-escaped-digudang="" data-blogger-escaped-dihandle="" data-blogger-escaped-dihitung="" data-blogger-escaped-dihubungkan="" data-blogger-escaped-diimplementasikan="" data-blogger-escaped-diinput="" data-blogger-escaped-dijalankan="" data-blogger-escaped-dijamin="" data-blogger-escaped-dikeluarkan.="" data-blogger-escaped-dikeluarkan="" data-blogger-escaped-dikenal="" data-blogger-escaped-dikendalikan="" data-blogger-escaped-diketahui="" data-blogger-escaped-dikomputer="" data-blogger-escaped-dikontrak="" data-blogger-escaped-dilaksanakan="" data-blogger-escaped-dilakukan="" data-blogger-escaped-dilihat="" data-blogger-escaped-dilingkungan="" data-blogger-escaped-dimana="" data-blogger-escaped-diminta.="" data-blogger-escaped-diminta="" data-blogger-escaped-dimulai="" data-blogger-escaped-dinaikkan="" data-blogger-escaped-dipakai="" data-blogger-escaped-dipasar.="" data-blogger-escaped-diperhatikan.="" data-blogger-escaped-diperlukan="" data-blogger-escaped-diperoleh="" data-blogger-escaped-dipersiapkan="" data-blogger-escaped-diperusahaan.="" data-blogger-escaped-diperusahaan="" data-blogger-escaped-dipesan="" data-blogger-escaped-dipikirkan.="" data-blogger-escaped-diprint="" data-blogger-escaped-dirasa="" data-blogger-escaped-direncanakan.="" data-blogger-escaped-disaat="" data-blogger-escaped-disanblast="" data-blogger-escaped-disebabkan="" data-blogger-escaped-disebut="" data-blogger-escaped-disediakan="" data-blogger-escaped-disepakati.="" data-blogger-escaped-disepakati="" data-blogger-escaped-diserahkan="" data-blogger-escaped-disesuaikan="" data-blogger-escaped-disetiap="" data-blogger-escaped-disinilah="" data-blogger-escaped-diskon="" data-blogger-escaped-distribusi="" data-blogger-escaped-disupply="" data-blogger-escaped-disusun="" data-blogger-escaped-ditambah="" data-blogger-escaped-ditandatangani.="" data-blogger-escaped-ditandatangani="" data-blogger-escaped-ditandatangi="" data-blogger-escaped-ditangani="" data-blogger-escaped-ditanggung="" data-blogger-escaped-ditarik="" data-blogger-escaped-ditentukan="" data-blogger-escaped-diterapkan="" data-blogger-escaped-diterbitkan="" data-blogger-escaped-diterima="" data-blogger-escaped-ditest="" data-blogger-escaped-diturunkan.="" data-blogger-escaped-diturunkan="" data-blogger-escaped-diurus="" data-blogger-escaped-diwilayah="" data-blogger-escaped-dkk="" data-blogger-escaped-dock="" data-blogger-escaped-docking="" data-blogger-escaped-dok="" data-blogger-escaped-doking="" data-blogger-escaped-dokumen="" data-blogger-escaped-duta="" data-blogger-escaped-dwi="" data-blogger-escaped-dwt.="" data-blogger-escaped-dwt="" data-blogger-escaped-dwtnya.="" data-blogger-escaped-e.="" data-blogger-escaped-ead="" data-blogger-escaped-edisi="" data-blogger-escaped-efisien="" data-blogger-escaped-ekonomi="" data-blogger-escaped-ekspedisi="" data-blogger-escaped-elemen="" data-blogger-escaped-elizabeth="" data-blogger-escaped-empat="" data-blogger-escaped-enam="" data-blogger-escaped-energi="" data-blogger-escaped-estimasi.="" data-blogger-escaped-estimasi="" data-blogger-escaped-estimator-estimator="" data-blogger-escaped-etmico="" data-blogger-escaped-ever="" data-blogger-escaped-exel="" data-blogger-escaped-express="" data-blogger-escaped-f.="" data-blogger-escaped-factor="" data-blogger-escaped-fajar="" data-blogger-escaped-faktor="" data-blogger-escaped-fasilitas="" data-blogger-escaped-feb.="" data-blogger-escaped-fiber.="" data-blogger-escaped-fiberglass.="" data-blogger-escaped-fiberglass="" data-blogger-escaped-fisik="" data-blogger-escaped-follow="" data-blogger-escaped-fork="" data-blogger-escaped-forklift="" data-blogger-escaped-formen="" data-blogger-escaped-frb="" data-blogger-escaped-frp="" data-blogger-escaped-fungsi="" data-blogger-escaped-g.="" data-blogger-escaped-gabungan="" data-blogger-escaped-gaji.="" data-blogger-escaped-gaji="" data-blogger-escaped-galangan.="" data-blogger-escaped-galangan="" data-blogger-escaped-gama="" data-blogger-escaped-gambar="" data-blogger-escaped-ganti="" data-blogger-escaped-garuda="" data-blogger-escaped-gemilang="" data-blogger-escaped-general="" data-blogger-escaped-generator="" data-blogger-escaped-geovanni="" data-blogger-escaped-getsemani="" data-blogger-escaped-globalisasi="" data-blogger-escaped-gloria="" data-blogger-escaped-gloriana="" data-blogger-escaped-glorianna="" data-blogger-escaped-god="" data-blogger-escaped-godono="" data-blogger-escaped-govindarajan="" data-blogger-escaped-grafindo="" data-blogger-escaped-gramedia="" data-blogger-escaped-gravilla="" data-blogger-escaped-gudang.="" data-blogger-escaped-gudang="" data-blogger-escaped-guna="" data-blogger-escaped-h.="" data-blogger-escaped-habis="" data-blogger-escaped-hal.="" data-blogger-escaped-hal="" data-blogger-escaped-halsel="" data-blogger-escaped-hanya="" data-blogger-escaped-harapan="" data-blogger-escaped-hardaya="" data-blogger-escaped-harga-harga="" data-blogger-escaped-harga="" data-blogger-escaped-hari.="" data-blogger-escaped-hari="" data-blogger-escaped-harian="" data-blogger-escaped-harus="" data-blogger-escaped-hasil="" data-blogger-escaped-hasilnya="" data-blogger-escaped-haslan="" data-blogger-escaped-helling="" data-blogger-escaped-hemat="" data-blogger-escaped-henrison="" data-blogger-escaped-hidup="" data-blogger-escaped-hilip="" data-blogger-escaped-hiu="" data-blogger-escaped-hpp="" data-blogger-escaped-hukum="" data-blogger-escaped-i.="" data-blogger-escaped-i="" data-blogger-escaped-ialah:="" data-blogger-escaped-ialah="" data-blogger-escaped-idel="" data-blogger-escaped-idle="" data-blogger-escaped-ii.="" data-blogger-escaped-ii="" data-blogger-escaped-iii="" data-blogger-escaped-ikan="" data-blogger-escaped-ikatan="" data-blogger-escaped-ilham="" data-blogger-escaped-implementasi="" data-blogger-escaped-ina="" data-blogger-escaped-inc.="" data-blogger-escaped-income="" data-blogger-escaped-indah="" data-blogger-escaped-indikator="" data-blogger-escaped-indonesia="" data-blogger-escaped-indotuna="" data-blogger-escaped-informasi="" data-blogger-escaped-ingat="" data-blogger-escaped-ini:="" data-blogger-escaped-ini="" data-blogger-escaped-interpretasi="" data-blogger-escaped-intim="" data-blogger-escaped-invoice="" data-blogger-escaped-iriana="" data-blogger-escaped-isher="" data-blogger-escaped-istijanto.="" data-blogger-escaped-itu="" data-blogger-escaped-iv="" data-blogger-escaped-iving.="" data-blogger-escaped-iving="" data-blogger-escaped-ivng="" data-blogger-escaped-j.="" data-blogger-escaped-j.a.="" data-blogger-escaped-jadwal="" data-blogger-escaped-jakarta.="" data-blogger-escaped-jakarta="" data-blogger-escaped-jan-jun="" data-blogger-escaped-jan.="" data-blogger-escaped-jarang="" data-blogger-escaped-jasa.="" data-blogger-escaped-jasa="" data-blogger-escaped-jauh="" data-blogger-escaped-jawab="" data-blogger-escaped-jaya="" data-blogger-escaped-jelas.="" data-blogger-escaped-jenis="" data-blogger-escaped-jet="" data-blogger-escaped-jika="" data-blogger-escaped-jogyakarta.="" data-blogger-escaped-juga="" data-blogger-escaped-jul.="" data-blogger-escaped-jumlah="" data-blogger-escaped-jun.="" data-blogger-escaped-juni="" data-blogger-escaped-jurnal="" data-blogger-escaped-k.="" data-blogger-escaped-k="" data-blogger-escaped-kabag="" data-blogger-escaped-kaca="" data-blogger-escaped-kadang="" data-blogger-escaped-kahayan="" data-blogger-escaped-kal.="" data-blogger-escaped-kala="" data-blogger-escaped-kali="" data-blogger-escaped-kami="" data-blogger-escaped-kantor.="" data-blogger-escaped-kantor="" data-blogger-escaped-kapal-kapal="" data-blogger-escaped-kapal.="" data-blogger-escaped-kapal:="" data-blogger-escaped-kapal="" data-blogger-escaped-kapasitas:="" data-blogger-escaped-kapasitas="" data-blogger-escaped-kapuasan="" data-blogger-escaped-karamando="" data-blogger-escaped-karat.="" data-blogger-escaped-karat="" data-blogger-escaped-karaton="" data-blogger-escaped-kardex="" data-blogger-escaped-karena="" data-blogger-escaped-karet="" data-blogger-escaped-karya="" data-blogger-escaped-karyawan="" data-blogger-escaped-kas="" data-blogger-escaped-kasir="" data-blogger-escaped-kawat="" data-blogger-escaped-kayu.="" data-blogger-escaped-kayu="" data-blogger-escaped-ke="" data-blogger-escaped-keadaan="" data-blogger-escaped-keamanan="" data-blogger-escaped-kebagian="" data-blogger-escaped-kebakaran="" data-blogger-escaped-kebanyakan="" data-blogger-escaped-kebersihan="" data-blogger-escaped-kebijakan="" data-blogger-escaped-kebutuhan.="" data-blogger-escaped-kebutuhan="" data-blogger-escaped-kecepatan="" data-blogger-escaped-kecil="" data-blogger-escaped-kedarat="" data-blogger-escaped-kegiatan-kegiatan="" data-blogger-escaped-kegiatan="" data-blogger-escaped-kegunaan="" data-blogger-escaped-kejelasan="" data-blogger-escaped-kejurnal="" data-blogger-escaped-kekuatan="" data-blogger-escaped-kelancaran="" data-blogger-escaped-kelebihan="" data-blogger-escaped-kelengkapan="" data-blogger-escaped-keluar.="" data-blogger-escaped-keluar="" data-blogger-escaped-keluarkan="" data-blogger-escaped-kemampuan="" data-blogger-escaped-kemampuannya="" data-blogger-escaped-kembali="" data-blogger-escaped-kemudian="" data-blogger-escaped-kenaikan="" data-blogger-escaped-kencana="" data-blogger-escaped-kenyamanan="" data-blogger-escaped-kepada="" data-blogger-escaped-kepal="" data-blogger-escaped-kepala="" data-blogger-escaped-kepengurusan="" data-blogger-escaped-keperluan-keperluan="" data-blogger-escaped-keperluan="" data-blogger-escaped-kepuasan="" data-blogger-escaped-keputusan-keputusan="" data-blogger-escaped-keputusan="" data-blogger-escaped-keramahan="" data-blogger-escaped-kerja.="" data-blogger-escaped-kerja="" data-blogger-escaped-kesegmen="" data-blogger-escaped-keseluruhan="" data-blogger-escaped-kesepakatan.="" data-blogger-escaped-kesepakatan="" data-blogger-escaped-kesesuaian="" data-blogger-escaped-kesimpulan="" data-blogger-escaped-kesulitan="" data-blogger-escaped-ketahui="" data-blogger-escaped-ketenagakerjaan="" data-blogger-escaped-ketepatan="" data-blogger-escaped-keterampilan="" data-blogger-escaped-keterangan:="" data-blogger-escaped-ketersediaan="" data-blogger-escaped-ketiga.="" data-blogger-escaped-ketika="" data-blogger-escaped-ketinggian="" data-blogger-escaped-ketoko="" data-blogger-escaped-keuangan.="" data-blogger-escaped-keuangan="" data-blogger-escaped-keunggulan="" data-blogger-escaped-keuntungan.="" data-blogger-escaped-kg="" data-blogger-escaped-kgrp.="" data-blogger-escaped-khusus="" data-blogger-escaped-khususnya="" data-blogger-escaped-kiat="" data-blogger-escaped-kinerja="" data-blogger-escaped-king="" data-blogger-escaped-kl="" data-blogger-escaped-kli="" data-blogger-escaped-klm.="" data-blogger-escaped-klm="Kapal" data-blogger-escaped-km.="" data-blogger-escaped-km="Kapal" data-blogger-escaped-kode="" data-blogger-escaped-komentar="" data-blogger-escaped-komplit="" data-blogger-escaped-komposisi="" data-blogger-escaped-komputer.="" data-blogger-escaped-komputerisasi="" data-blogger-escaped-komunikasi="" data-blogger-escaped-kondisi="" data-blogger-escaped-konsep="" data-blogger-escaped-konstruksi="" data-blogger-escaped-kontinuitas="" data-blogger-escaped-kontrak="" data-blogger-escaped-koordinator="" data-blogger-escaped-koreksi-koreksi="" data-blogger-escaped-kosong="" data-blogger-escaped-kota="" data-blogger-escaped-kotler="" data-blogger-escaped-kotoran="" data-blogger-escaped-kp.="" data-blogger-escaped-kredit="" data-blogger-escaped-kriteria="" data-blogger-escaped-kropos="" data-blogger-escaped-kt.="" data-blogger-escaped-kt="" data-blogger-escaped-kualitas="" data-blogger-escaped-kuantitas="" data-blogger-escaped-kuarsa="" data-blogger-escaped-kuat.="" data-blogger-escaped-kuda-kuda="" data-blogger-escaped-kunta="" data-blogger-escaped-kva="" data-blogger-escaped-kwitansi="" data-blogger-escaped-l.="" data-blogger-escaped-laba="" data-blogger-escaped-lagi="" data-blogger-escaped-laguna="" data-blogger-escaped-lahan="" data-blogger-escaped-lain="" data-blogger-escaped-lainnya.="" data-blogger-escaped-lainnya="" data-blogger-escaped-lalu="" data-blogger-escaped-lama.="" data-blogger-escaped-lama="" data-blogger-escaped-lamaran="" data-blogger-escaped-lambung="" data-blogger-escaped-lancar="" data-blogger-escaped-langganan="" data-blogger-escaped-langkah="" data-blogger-escaped-langsung="" data-blogger-escaped-lanjut="" data-blogger-escaped-lanjuti.="" data-blogger-escaped-lapangan="" data-blogger-escaped-laporan="" data-blogger-escaped-las.="" data-blogger-escaped-las="" data-blogger-escaped-laut="" data-blogger-escaped-layar="" data-blogger-escaped-lct.="" data-blogger-escaped-lct="Landing" data-blogger-escaped-lebih="" data-blogger-escaped-ledger="" data-blogger-escaped-lengkap="" data-blogger-escaped-leong="" data-blogger-escaped-lepas="" data-blogger-escaped-lestari="" data-blogger-escaped-liberty="" data-blogger-escaped-liburan="" data-blogger-escaped-lift="" data-blogger-escaped-lihat="" data-blogger-escaped-lina="" data-blogger-escaped-line="" data-blogger-escaped-lingkungan.="" data-blogger-escaped-list.="" data-blogger-escaped-list="" data-blogger-escaped-listrik="" data-blogger-escaped-logistik.="" data-blogger-escaped-logistik="" data-blogger-escaped-lokal="" data-blogger-escaped-lokasi="" data-blogger-escaped-lokasinya="" data-blogger-escaped-lpg="" data-blogger-escaped-luar="" data-blogger-escaped-luas="" data-blogger-escaped-lumut="" data-blogger-escaped-lunas="" data-blogger-escaped-m.="" data-blogger-escaped-m2="" data-blogger-escaped-m="" data-blogger-escaped-mahal="" data-blogger-escaped-mahalnya="" data-blogger-escaped-maka="" data-blogger-escaped-makro="" data-blogger-escaped-maksimal.="" data-blogger-escaped-maksimum="" data-blogger-escaped-malinda="" data-blogger-escaped-maluku="" data-blogger-escaped-mampu="" data-blogger-escaped-mana="" data-blogger-escaped-manado="" data-blogger-escaped-management.="" data-blogger-escaped-manajemen.="" data-blogger-escaped-manajemen="" data-blogger-escaped-manajer.="" data-blogger-escaped-manajer="" data-blogger-escaped-mandiri="" data-blogger-escaped-mandor="" data-blogger-escaped-manual="" data-blogger-escaped-mar.="" data-blogger-escaped-margaret="" data-blogger-escaped-margareth="" data-blogger-escaped-margin="" data-blogger-escaped-maria="" data-blogger-escaped-mariana="" data-blogger-escaped-mariat="" data-blogger-escaped-market="" data-blogger-escaped-marketing="" data-blogger-escaped-mas="" data-blogger-escaped-masa="" data-blogger-escaped-masalah="" data-blogger-escaped-masing-masing="" data-blogger-escaped-masker="" data-blogger-escaped-masuk="" data-blogger-escaped-masukbaik="" data-blogger-escaped-mata="" data-blogger-escaped-matahari="" data-blogger-escaped-material.="" data-blogger-escaped-material="" data-blogger-escaped-mati="" data-blogger-escaped-maupun="" data-blogger-escaped-mei="" data-blogger-escaped-mekar="" data-blogger-escaped-melaksanakan="" data-blogger-escaped-melakukan="" data-blogger-escaped-melalui="" data-blogger-escaped-melewati="" data-blogger-escaped-melihat="" data-blogger-escaped-meliputi:="" data-blogger-escaped-meliputi="" data-blogger-escaped-melobi="" data-blogger-escaped-memakai="" data-blogger-escaped-memantau="" data-blogger-escaped-memasarkan="" data-blogger-escaped-memasuki="" data-blogger-escaped-membandingkan="" data-blogger-escaped-membantu="" data-blogger-escaped-membawanya="" data-blogger-escaped-membayar.="" data-blogger-escaped-membayar="" data-blogger-escaped-memberi="" data-blogger-escaped-memberikan="" data-blogger-escaped-membersihkan="" data-blogger-escaped-membuat="" data-blogger-escaped-membuka="" data-blogger-escaped-membutuhkan="" data-blogger-escaped-memenuhi="" data-blogger-escaped-memeriksa="" data-blogger-escaped-memiliki="" data-blogger-escaped-meminta="" data-blogger-escaped-memonitor="" data-blogger-escaped-memorial.="" data-blogger-escaped-memorial="" data-blogger-escaped-mempekerjakan="" data-blogger-escaped-mempelihatkan="" data-blogger-escaped-memperbaiki="" data-blogger-escaped-memperlancar="" data-blogger-escaped-memperluas="" data-blogger-escaped-memperoleh="" data-blogger-escaped-memproduksi="" data-blogger-escaped-mempromosikan="" data-blogger-escaped-mempunyai="" data-blogger-escaped-menagih="" data-blogger-escaped-menaikkan="" data-blogger-escaped-menambah="" data-blogger-escaped-menangani="" data-blogger-escaped-menarik="" data-blogger-escaped-menawarkan="" data-blogger-escaped-mencapai="" data-blogger-escaped-mencari="" data-blogger-escaped-mencatat="" data-blogger-escaped-mendapatkan="" data-blogger-escaped-menerima="" data-blogger-escaped-menerobos="" data-blogger-escaped-menetapkan="" data-blogger-escaped-mengadakan="" data-blogger-escaped-mengajukan="" data-blogger-escaped-mengaktifkan="" data-blogger-escaped-mengalami="" data-blogger-escaped-mengamati="" data-blogger-escaped-mengambil="" data-blogger-escaped-mengancam="" data-blogger-escaped-mengandung="" data-blogger-escaped-mengantisipasi="" data-blogger-escaped-mengatur="" data-blogger-escaped-mengawasi="" data-blogger-escaped-mengeluarkan="" data-blogger-escaped-mengeluhkan="" data-blogger-escaped-mengenai="" data-blogger-escaped-mengendalikan="" data-blogger-escaped-mengganggu="" data-blogger-escaped-mengganti="" data-blogger-escaped-menggunakan="" data-blogger-escaped-menghitung="" data-blogger-escaped-menghubungi="" data-blogger-escaped-menginput="" data-blogger-escaped-mengkoordinir="" data-blogger-escaped-mengoptimalkan="" data-blogger-escaped-menguntungkan="" data-blogger-escaped-meningkat="" data-blogger-escaped-meningkatkan="" data-blogger-escaped-meningkatnya="" data-blogger-escaped-menjadi="" data-blogger-escaped-menjaga="" data-blogger-escaped-menjalankan="" data-blogger-escaped-menjamin="" data-blogger-escaped-mentari="" data-blogger-escaped-mentransfer="" data-blogger-escaped-menunggu.="" data-blogger-escaped-menunjang="" data-blogger-escaped-menurun.="" data-blogger-escaped-menurunnya="" data-blogger-escaped-menurut="" data-blogger-escaped-menyangkut:="" data-blogger-escaped-menyangkut="" data-blogger-escaped-menyebabkan="" data-blogger-escaped-menyeburkan="" data-blogger-escaped-menyediakan="" data-blogger-escaped-menyedikan="" data-blogger-escaped-menyerahan="" data-blogger-escaped-menyerahkan="" data-blogger-escaped-menyusun="" data-blogger-escaped-merasa="" data-blogger-escaped-mereka.="" data-blogger-escaped-mereka="" data-blogger-escaped-merupakan="" data-blogger-escaped-mesin="" data-blogger-escaped-mess="" data-blogger-escaped-mestinya.="" data-blogger-escaped-meter="" data-blogger-escaped-microsof="" data-blogger-escaped-mimpi="" data-blogger-escaped-mina="" data-blogger-escaped-minggu="200" data-blogger-escaped-minta="" data-blogger-escaped-missing="" data-blogger-escaped-modern="" data-blogger-escaped-moneter="" data-blogger-escaped-motor.="" data-blogger-escaped-motor="" data-blogger-escaped-mt.="" data-blogger-escaped-muka="" data-blogger-escaped-mulia="" data-blogger-escaped-multi="" data-blogger-escaped-mungkin="" data-blogger-escaped-murah.="" data-blogger-escaped-mutiara="" data-blogger-escaped-mutu="" data-blogger-escaped-mv.="" data-blogger-escaped-n.="" data-blogger-escaped-n="" data-blogger-escaped-naga="" data-blogger-escaped-naik="" data-blogger-escaped-naiknya="" data-blogger-escaped-nama="" data-blogger-escaped-nassau="" data-blogger-escaped-nat="" data-blogger-escaped-nathania="" data-blogger-escaped-nautica="" data-blogger-escaped-nbsp="" data-blogger-escaped-negatif="" data-blogger-escaped-negosiasi="" data-blogger-escaped-nelayan="" data-blogger-escaped-neraca="" data-blogger-escaped-net="" data-blogger-escaped-nilai="" data-blogger-escaped-no.="" data-blogger-escaped-non="" data-blogger-escaped-nonstop="" data-blogger-escaped-north="" data-blogger-escaped-nota="" data-blogger-escaped-nov.="" data-blogger-escaped-nusa="" data-blogger-escaped-nusantara="" data-blogger-escaped-nyaman="" data-blogger-escaped-o2="" data-blogger-escaped-oarang.="" data-blogger-escaped-obert.="" data-blogger-escaped-okt.="" data-blogger-escaped-oleh="" data-blogger-escaped-omega="" data-blogger-escaped-operasi="" data-blogger-escaped-operasional="" data-blogger-escaped-operasionalnya="" data-blogger-escaped-orang.="" data-blogger-escaped-orang="" data-blogger-escaped-order.="" data-blogger-escaped-order="" data-blogger-escaped-organisasi.="" data-blogger-escaped-organisasi="" data-blogger-escaped-outner.="" data-blogger-escaped-overhead="" data-blogger-escaped-owner="" data-blogger-escaped-p.="" data-blogger-escaped-pabrik:="" data-blogger-escaped-packing="" data-blogger-escaped-pada="" data-blogger-escaped-padahal="" data-blogger-escaped-padam.="" data-blogger-escaped-pajak="" data-blogger-escaped-pakai.="" data-blogger-escaped-paling="" data-blogger-escaped-para="" data-blogger-escaped-part="" data-blogger-escaped-pasang="" data-blogger-escaped-pasar.="" data-blogger-escaped-pasar="" data-blogger-escaped-pasific="" data-blogger-escaped-pasir="" data-blogger-escaped-pearson="" data-blogger-escaped-pegarahan="" data-blogger-escaped-pekerja-pekerja="" data-blogger-escaped-pekerja.="" data-blogger-escaped-pekerja="" data-blogger-escaped-pekerjaan-pekerjaan="" data-blogger-escaped-pekerjaan="" data-blogger-escaped-pelaksanaan="" data-blogger-escaped-pelanggan.="" data-blogger-escaped-pelanggan="" data-blogger-escaped-pelanggannya="" data-blogger-escaped-pelayanan.="" data-blogger-escaped-pelayanan="" data-blogger-escaped-pelita="" data-blogger-escaped-pelunasan="" data-blogger-escaped-pemadam="" data-blogger-escaped-pemadaman.="" data-blogger-escaped-pemakaian="" data-blogger-escaped-pemasaran.="" data-blogger-escaped-pemasaran:="" data-blogger-escaped-pemasaran="" data-blogger-escaped-pembahasan="" data-blogger-escaped-pembayaran="" data-blogger-escaped-pembayarannya="" data-blogger-escaped-pembelian="" data-blogger-escaped-pembersihan="" data-blogger-escaped-pembuatan="" data-blogger-escaped-pembukuan="" data-blogger-escaped-pemeriksaan="" data-blogger-escaped-pemilik="" data-blogger-escaped-penagihan.="" data-blogger-escaped-penagihan="" data-blogger-escaped-penangkap="" data-blogger-escaped-pendapatan="" data-blogger-escaped-pendekatan="" data-blogger-escaped-pendidikan="" data-blogger-escaped-penelitian="" data-blogger-escaped-penerangan="" data-blogger-escaped-penerapan="" data-blogger-escaped-penerbit="" data-blogger-escaped-penerimaan="" data-blogger-escaped-penetapan="" data-blogger-escaped-pengadaan="" data-blogger-escaped-pengantar="" data-blogger-escaped-pengaruh="" data-blogger-escaped-pengecatan="" data-blogger-escaped-pengeluaran="" data-blogger-escaped-pengendalian.="" data-blogger-escaped-pengendalian="" data-blogger-escaped-pengguna="" data-blogger-escaped-penghambat="" data-blogger-escaped-pengurus="" data-blogger-escaped-pengusaha="" data-blogger-escaped-peningkat="" data-blogger-escaped-peningkatan="" data-blogger-escaped-penjualan="" data-blogger-escaped-penting="" data-blogger-escaped-penuh="" data-blogger-escaped-penurunan="" data-blogger-escaped-penyediaan="" data-blogger-escaped-penyelenggaraan="" data-blogger-escaped-penyimpanan="" data-blogger-escaped-penyimpangan="" data-blogger-escaped-penyisihan-penyisihan="" data-blogger-escaped-per="" data-blogger-escaped-peralatan="" data-blogger-escaped-perangkat="" data-blogger-escaped-peraturan="" data-blogger-escaped-perawatan="" data-blogger-escaped-perbaikan-perbaikan="" data-blogger-escaped-perbulan="" data-blogger-escaped-percepatan="" data-blogger-escaped-percobaan="" data-blogger-escaped-perdagangan="" data-blogger-escaped-perencanaan="" data-blogger-escaped-perfektif="" data-blogger-escaped-pergudangan="" data-blogger-escaped-perhari="" data-blogger-escaped-perhitungan="" data-blogger-escaped-perkakas="" data-blogger-escaped-perkapalan="" data-blogger-escaped-perkembangan="" data-blogger-escaped-perlu="" data-blogger-escaped-perluasan="" data-blogger-escaped-permai="" data-blogger-escaped-permeter="" data-blogger-escaped-permintaan="" data-blogger-escaped-persada.="" data-blogger-escaped-persegi="" data-blogger-escaped-persen="" data-blogger-escaped-persentase="" data-blogger-escaped-persentasi="" data-blogger-escaped-personalia="" data-blogger-escaped-pertengahan="" data-blogger-escaped-pertimbangkan.="" data-blogger-escaped-pertumbuhan="" data-blogger-escaped-perubahan="" data-blogger-escaped-perusahaan.="" data-blogger-escaped-perusahaan="" data-blogger-escaped-perusahaannya="" data-blogger-escaped-perusahan="" data-blogger-escaped-perusahanan.="" data-blogger-escaped-perwira="" data-blogger-escaped-pesaing.="" data-blogger-escaped-pesaing="" data-blogger-escaped-pesanan="" data-blogger-escaped-pesat.="" data-blogger-escaped-pesat="" data-blogger-escaped-peskaris="" data-blogger-escaped-peta="" data-blogger-escaped-petugas="" data-blogger-escaped-petunjuk="" data-blogger-escaped-pihak="" data-blogger-escaped-pimpinan.="" data-blogger-escaped-pimpinan="" data-blogger-escaped-piutang="" data-blogger-escaped-plat="" data-blogger-escaped-pln="" data-blogger-escaped-pluto="" data-blogger-escaped-polyester="" data-blogger-escaped-pontoon="" data-blogger-escaped-positif="" data-blogger-escaped-potensial.="" data-blogger-escaped-potmar="" data-blogger-escaped-potong="" data-blogger-escaped-power="" data-blogger-escaped-ppn="" data-blogger-escaped-praktik="" data-blogger-escaped-praktis.="" data-blogger-escaped-praktis="" data-blogger-escaped-prasetya="" data-blogger-escaped-pratista="" data-blogger-escaped-prentice-hall.="" data-blogger-escaped-prentice-hall="" data-blogger-escaped-price="" data-blogger-escaped-prima="" data-blogger-escaped-proaktif="" data-blogger-escaped-produk.="" data-blogger-escaped-produk="" data-blogger-escaped-produksi="" data-blogger-escaped-produktif="" data-blogger-escaped-produktivitas="" data-blogger-escaped-produsi="" data-blogger-escaped-profit="" data-blogger-escaped-program="" data-blogger-escaped-programme="" data-blogger-escaped-prosedur="" data-blogger-escaped-proses="" data-blogger-escaped-psgl.="" data-blogger-escaped-psgl="" data-blogger-escaped-pt.="" data-blogger-escaped-pt="" data-blogger-escaped-pulo="" data-blogger-escaped-puranabile="" data-blogger-escaped-pusat="" data-blogger-escaped-pustaka="" data-blogger-escaped-putra="" data-blogger-escaped-putri="" data-blogger-escaped-qd="Qz" data-blogger-escaped-qm="" data-blogger-escaped-quantitas="" data-blogger-escaped-qz="Kuantitas" data-blogger-escaped-r.n.="" data-blogger-escaped-radionusu="" data-blogger-escaped-raflesia="" data-blogger-escaped-rahmat="" data-blogger-escaped-rajawali="" data-blogger-escaped-ramah="" data-blogger-escaped-rangka="" data-blogger-escaped-rata-rata="" data-blogger-escaped-ravlesia="" data-blogger-escaped-raw="" data-blogger-escaped-rawan="" data-blogger-escaped-raya="" data-blogger-escaped-register="" data-blogger-escaped-registrasi="" data-blogger-escaped-reinforced="" data-blogger-escaped-rekonsiliasi="" data-blogger-escaped-rekruitmen="" data-blogger-escaped-rel="" data-blogger-escaped-rencana="" data-blogger-escaped-rendah.="" data-blogger-escaped-rendah="" data-blogger-escaped-repair="" data-blogger-escaped-reparasi.="" data-blogger-escaped-reparasi="" data-blogger-escaped-reparasinya="" data-blogger-escaped-replating="" data-blogger-escaped-respon="" data-blogger-escaped-rincian="" data-blogger-escaped-rineke="" data-blogger-escaped-ring="" data-blogger-escaped-riset="" data-blogger-escaped-risiko="" data-blogger-escaped-robby="" data-blogger-escaped-rp.13.365="" data-blogger-escaped-rp.="" data-blogger-escaped-rp="" data-blogger-escaped-ruang="" data-blogger-escaped-ruangan="" data-blogger-escaped-rumah="" data-blogger-escaped-s.="" data-blogger-escaped-s.m.="" data-blogger-escaped-s.p.="" data-blogger-escaped-s.w.="" data-blogger-escaped-saat.="" data-blogger-escaped-saat="" data-blogger-escaped-saja="" data-blogger-escaped-salemba="" data-blogger-escaped-salesman.="" data-blogger-escaped-sama.="" data-blogger-escaped-sama="" data-blogger-escaped-sampai="" data-blogger-escaped-samudera="" data-blogger-escaped-sanblast="" data-blogger-escaped-sanblasting="" data-blogger-escaped-sandblasting="" data-blogger-escaped-sangat="" data-blogger-escaped-sangatlah="" data-blogger-escaped-santosa="" data-blogger-escaped-saran="" data-blogger-escaped-sari="" data-blogger-escaped-sarung="" data-blogger-escaped-sasaran="" data-blogger-escaped-sasarannya="" data-blogger-escaped-satu="" data-blogger-escaped-satuan="" data-blogger-escaped-sayang="" data-blogger-escaped-schedule="" data-blogger-escaped-schedulnya="" data-blogger-escaped-sea="" data-blogger-escaped-sebagai="" data-blogger-escaped-sebagaimana="" data-blogger-escaped-sebagi="" data-blogger-escaped-sebahagian="" data-blogger-escaped-sebanyak="" data-blogger-escaped-sebelum="" data-blogger-escaped-sebelumnya.="" data-blogger-escaped-sebenarnya="" data-blogger-escaped-sebesar="" data-blogger-escaped-sebuah="" data-blogger-escaped-secara="" data-blogger-escaped-sedang="" data-blogger-escaped-sedangkan="" data-blogger-escaped-segala="" data-blogger-escaped-segi="" data-blogger-escaped-segmen="" data-blogger-escaped-sehari-hari="" data-blogger-escaped-sehingga="" data-blogger-escaped-sejahtera="" data-blogger-escaped-sejak="" data-blogger-escaped-sejalan="" data-blogger-escaped-sejati="" data-blogger-escaped-sejauh="" data-blogger-escaped-sekali.="" data-blogger-escaped-sekali="" data-blogger-escaped-sekaligus="" data-blogger-escaped-sekrap="" data-blogger-escaped-seksi="" data-blogger-escaped-selain="" data-blogger-escaped-selama="" data-blogger-escaped-selanjutnya="" data-blogger-escaped-selesai="" data-blogger-escaped-selesainya="" data-blogger-escaped-selisih="" data-blogger-escaped-seluruh="" data-blogger-escaped-semakin="" data-blogger-escaped-semprotan="" data-blogger-escaped-semua="" data-blogger-escaped-sendiri.="" data-blogger-escaped-sendiri="" data-blogger-escaped-sentosa.="" data-blogger-escaped-sentosa="" data-blogger-escaped-seoptimal="" data-blogger-escaped-seorang="" data-blogger-escaped-sep.="" data-blogger-escaped-seperti:="" data-blogger-escaped-seperti="" data-blogger-escaped-sepi.="" data-blogger-escaped-sera="" data-blogger-escaped-serenade="" data-blogger-escaped-sering="" data-blogger-escaped-serta="" data-blogger-escaped-service.="" data-blogger-escaped-service="" data-blogger-escaped-sesuai="" data-blogger-escaped-sesuatu="" data-blogger-escaped-sesudah="" data-blogger-escaped-set="" data-blogger-escaped-setahun.="" data-blogger-escaped-setahun="" data-blogger-escaped-setelah="" data-blogger-escaped-setiap="" data-blogger-escaped-sewa="" data-blogger-escaped-shantari="" data-blogger-escaped-siagian="" data-blogger-escaped-siap="" data-blogger-escaped-siau="" data-blogger-escaped-sibela="" data-blogger-escaped-sikap="" data-blogger-escaped-simphony="" data-blogger-escaped-sinar="" data-blogger-escaped-sisa="" data-blogger-escaped-sistem="" data-blogger-escaped-skala="" data-blogger-escaped-slip="" data-blogger-escaped-sokotjo="" data-blogger-escaped-sorong="" data-blogger-escaped-spa="" data-blogger-escaped-span="" data-blogger-escaped-spare="" data-blogger-escaped-speed="" data-blogger-escaped-spesifikasi="" data-blogger-escaped-sri="" data-blogger-escaped-stabil="" data-blogger-escaped-standar.="" data-blogger-escaped-standar="" data-blogger-escaped-star="" data-blogger-escaped-status="" data-blogger-escaped-stok="" data-blogger-escaped-stoner.="" data-blogger-escaped-strategi.="" data-blogger-escaped-strategi="" data-blogger-escaped-strateginya="" data-blogger-escaped-strategis="" data-blogger-escaped-stratejik.="" data-blogger-escaped-struktur="" data-blogger-escaped-suasana="" data-blogger-escaped-suatu="" data-blogger-escaped-subkontraktor="" data-blogger-escaped-subsidi="" data-blogger-escaped-sudah="" data-blogger-escaped-sulawesi="" data-blogger-escaped-sultan="" data-blogger-escaped-sulteng="" data-blogger-escaped-sumber="" data-blogger-escaped-supply="" data-blogger-escaped-surabaya="" data-blogger-escaped-surat="" data-blogger-escaped-survey="" data-blogger-escaped-susanto.="" data-blogger-escaped-susunan="" data-blogger-escaped-swasta="" data-blogger-escaped-system="" data-blogger-escaped-tabel="" data-blogger-escaped-table="" data-blogger-escaped-tagihan="" data-blogger-escaped-tahap-tahap="" data-blogger-escaped-tahap="" data-blogger-escaped-tahapan="" data-blogger-escaped-tahun="" data-blogger-escaped-tahunnya="" data-blogger-escaped-taktik="" data-blogger-escaped-taloda="" data-blogger-escaped-tamariska="" data-blogger-escaped-tambahan="" data-blogger-escaped-tan="" data-blogger-escaped-tangan="" data-blogger-escaped-tangga="" data-blogger-escaped-tanggal="" data-blogger-escaped-tanggung="" data-blogger-escaped-tanggungjawab="" data-blogger-escaped-tank="" data-blogger-escaped-tanki="" data-blogger-escaped-target="" data-blogger-escaped-tarif="" data-blogger-escaped-tarik="" data-blogger-escaped-tarsi="" data-blogger-escaped-tb.="" data-blogger-escaped-tearatai="" data-blogger-escaped-tegnologi="" data-blogger-escaped-teguran="" data-blogger-escaped-teknikal="" data-blogger-escaped-teknis="" data-blogger-escaped-telah="" data-blogger-escaped-tempat="" data-blogger-escaped-tenaga="" data-blogger-escaped-tentang="" data-blogger-escaped-tepat="" data-blogger-escaped-terampil="" data-blogger-escaped-teratai="" data-blogger-escaped-terbaik="" data-blogger-escaped-terbakar.="" data-blogger-escaped-terbaru="" data-blogger-escaped-terbuat="" data-blogger-escaped-terdapat="" data-blogger-escaped-terdiri="" data-blogger-escaped-terhadap="" data-blogger-escaped-terhitung="" data-blogger-escaped-terjadi="" data-blogger-escaped-terjadinya="" data-blogger-escaped-terlalu="" data-blogger-escaped-terlambat="" data-blogger-escaped-termasuk="" data-blogger-escaped-ternyata="" data-blogger-escaped-terpelihara.="" data-blogger-escaped-tersebut="" data-blogger-escaped-tersedia="" data-blogger-escaped-tersedianya="" data-blogger-escaped-tertarik="" data-blogger-escaped-tertentu.="" data-blogger-escaped-tertentu="" data-blogger-escaped-tertinggi="" data-blogger-escaped-teruji="" data-blogger-escaped-test="" data-blogger-escaped-tetap="" data-blogger-escaped-tetapi="" data-blogger-escaped-thaha="" data-blogger-escaped-theodora="" data-blogger-escaped-thn="" data-blogger-escaped-tiap-="" data-blogger-escaped-tiap="" data-blogger-escaped-tidak="" data-blogger-escaped-tiga="" data-blogger-escaped-time="" data-blogger-escaped-timu="" data-blogger-escaped-timur="" data-blogger-escaped-tindak="" data-blogger-escaped-tinggal="" data-blogger-escaped-tinggi.="" data-blogger-escaped-tinggi="" data-blogger-escaped-tingkat="" data-blogger-escaped-tipis="" data-blogger-escaped-titik="" data-blogger-escaped-tk.="" data-blogger-escaped-toko-toko="" data-blogger-escaped-toko="" data-blogger-escaped-ton="" data-blogger-escaped-tonage="" data-blogger-escaped-tonsu="" data-blogger-escaped-top="" data-blogger-escaped-total="" data-blogger-escaped-tra="" data-blogger-escaped-trafo="" data-blogger-escaped-transaksi="" data-blogger-escaped-tri="" data-blogger-escaped-tropica="" data-blogger-escaped-tug="" data-blogger-escaped-tugas-tugas="" data-blogger-escaped-tugas="" data-blogger-escaped-tugasnya="" data-blogger-escaped-tunai="" data-blogger-escaped-tunas="" data-blogger-escaped-tunda="" data-blogger-escaped-turun="" data-blogger-escaped-turunnya="" data-blogger-escaped-tutup="" data-blogger-escaped-type="" data-blogger-escaped-uang="" data-blogger-escaped-ug="" data-blogger-escaped-ujung="" data-blogger-escaped-ukuran="" data-blogger-escaped-ulang="" data-blogger-escaped-ulrasonik="" data-blogger-escaped-ultrasonic="" data-blogger-escaped-umpan="" data-blogger-escaped-umum.="" data-blogger-escaped-umum="" data-blogger-escaped-umumnya="" data-blogger-escaped-umur="" data-blogger-escaped-unit="" data-blogger-escaped-unsur="" data-blogger-escaped-untuk="" data-blogger-escaped-up="" data-blogger-escaped-uraian="" data-blogger-escaped-urusan="" data-blogger-escaped-usaha="" data-blogger-escaped-utama.="" data-blogger-escaped-utama="" data-blogger-escaped-utara.="" data-blogger-escaped-utilitas="" data-blogger-escaped-v.="" data-blogger-escaped-v="" data-blogger-escaped-valentine="" data-blogger-escaped-vbr="" data-blogger-escaped-venio="" data-blogger-escaped-victoria="" data-blogger-escaped-victory="" data-blogger-escaped-vinio="" data-blogger-escaped-volume="" data-blogger-escaped-wahyu="" data-blogger-escaped-waktu="" data-blogger-escaped-water="" data-blogger-escaped-wawancara="" data-blogger-escaped-way="" data-blogger-escaped-weigth="" data-blogger-escaped-wijaya="" data-blogger-escaped-winch="" data-blogger-escaped-wira="" data-blogger-escaped-work="" data-blogger-escaped-x="" data-blogger-escaped-xvi="" data-blogger-escaped-yag="" data-blogger-escaped-yaitu:="" data-blogger-escaped-yaitu="" data-blogger-escaped-yang="" data-blogger-escaped-yubelium="" data-blogger-escaped-zinc="">
widget by : http://www.rajakelambu.com
Previous
Next Post »
0 Komentar