Perancangan Model Pengukuran Kinerja Sumber Daya Manusia (SDM) berbasis Kompetensi Pada Industri Pengecoran Logam (Studi Kasus Produk Baja Billet Pada PT. Growth Sumatera Industry)

Admin
PT. Growth Sumatera Industry merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang peleburan dan rolling (penggilingan) besi cor dan baja dengan memproduksi produk logam diantaranya baja billet (tulangan beton), besi cor tulangan polos, besi cor tulangan sirip, besi cor as, besi cor profil siku. PT. Growth Sumatera Industry didirikan pada tanggal 23 April 1969, yang berlokasi di Jalan KL Yos Sudarso Km 10, Kecamatan Medan Deli Kota Medan Indonesia. Dengan jumlah tenaga kerja kurang lebih sebanyak 1023 orang. Perusahaan ini senantiasa mengevalusai kinerja karyawannya, dalam menilai kinerja perusahaan, pihak manajemen melakukan pengukuran kinerja kompetensi personal.
 
Seiring dengan perkembangan industri logam saat ini khususnya di daerah Sumatera Utara, sehingga memunculkan adanya persaingan antar perusahaan logam tersebut. Untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat ini, setiap perusahaan dituntut untuk melakukan beberapa usaha agar mendapatkan performansi kerja dan layanan bagi konsumen yang semakin baik. Sehingga dengan kondisi ini perusahaan akan memiliki daya saing untuk berkompetisi dengan lainya. Tantangan era globalisasi menuntut persaingan yang semakin ketat dan kompleks dalam penyedia produk maupun jasa untuk senantiasa meningkatkan dan menjaga kualitas produk atau jasa yang dihasilkan. Untuk mendukung eksistensi perusahaan dalam negeri Universitas Sumatera Utara menghadapi persaingan global maka perusahaan harus menghasilkan produk/jasa yang mempunyai keunggulan yang kompetitif bagi konsumen penggunanya (BSN, 2010).

Baja billet adalah salah produk yang diproduksi Growth Sumatera Industry dalam jumlah besar dikarenakan tingginya permintaan dari costumer akan produk ini. Oleh karena itu kualitas merupakan salah satu faktor penting yang harus untuk menjaga daya saing dan loyalitas konsumen mereka. Akan tetapi dari data jumlah produksi selama tahun 2012 sebagaimana disajikan pada Tabel 1.1, masih saja terdapat produk yang rusak dan produktivitas perusahaan yang tidak memenuhi Target.
Tabel 1.1. Jumlah Produk Baja billet Tahun 2012
 
Dari data pada Tabel 1.1 diketahui masih ada kecacatan yang terjadi selama proses produksi yaitu 3,5% dari total produksi baja billet setahun. Produktivitas perusahaan juga masih kurang, ini dapat dilihat dimana produksi bulanan tidak dapat memenuhi permintaan bulanan. Produktivitas yang rendah menunjukkan kinerja karyawan yang tidak memenuhi harapan.
 
Perusahaan membutuhkan tim solid untuk menjawab tantangan dunia. Namun sayangnya banyak perusahaan tidak memiliki karyawan andal untuk berkompetisi. Ironisnya, mereka yang telah bekerja dalam waktu lama bukannya semakin pintar, sebaliknya malah semakin tidak sanggup menerima tantangan baru. Selain itu masalah lain yang muncul yaitu banyak karyawan yang pintar tapi jika tidak menerjemahkan kepandaiannya ke dalam perilaku di tempat kerja yang efektif, kepandaian itu tidak berguna. Jadi, kompetensi tidak hanya mengetahui apa yang harus dilakukan, namun dapat mengerjakannya secara baik.

Perusahaan ini membutuhkan SDM yang memiliki kompetensi yang memadai. Namun, yang menjadi permasalahan kompetensi di perusahaan ini yaitu karyawan kurang memiliki keterampilan dalam mengoperasikan program-program yang ada pada komputer. Beberapa karyawan sering melimpahkan wewenang kepada karyawan lain yang lebih memiliki keterampilan sehingga butuh waktu lama untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan. Kemudian informasi-informasi pekerjaan yang diterima lebih sering menggunakan bahasa Inggris sehingga sulit bagi karyawan untuk mengerti maksud dari pada tugas-tugas yang diberikan. Keadaan demikian membuat karyawan salah menerima informasi tugas. Hal tersebut juga membutuhkan waktu yang lama. Terakhir masalah kompetensi terletak pada kemampuan karyawan Universitas Sumatera Utara untuk mempertahankan budaya perusahaan. Karyawan sering tidak mematuhi peraturan-peraturan. Keterlambatan sering kali menjadi pemicu tidak selesainya pekerjaan dengan tepat waktu sehingga karyawan tidak dapat pulang tepat waktu/ lembur.
 
Kinerja karyawan yang tinggi dapat dicapai jika seluruh elemen-elemen yang ada dalam perusahaan terintegrasi dengan baik, dan mampu menjalankan peranannya sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan dan karyawan. Oleh sebab itu diperlukan dukungan adanya kompetensi guna meningkatkan kinerja karyawan tersebut. Kompetensi dan kinerja yang tinggi memberikan isyarat bahwa organisasi dikelola dengan baik dan secara fundamental akan menghasilkan perilaku manajemen yang efektif.
 
Fenomena mengindikasikan bahwa PT. Growth Sumatera Industry perlu informasi secara empirik mengenai kompetensi, kinerja dan pengaruh dari kompetensi terhadap kinerja secara akurat sebagai bahan pertimbangan untuk pengambilan keputusan dalam memperbaiki, mencegah, memecahkan masalah kompetensi dan kinerja yang akan dihadapi oleh karyawan.

1.2. Rumusan MasalahBerdasarkan latar belakang permasalahan sebagaimana telah diuraikan maka permasalahan yang akan dicari pemecahannya melalui penelitian ini adalah masih rendahnya kinerja karyawan yang disebabkan kompetensi karyawan yang tidak tepat. kompetensi SDM industri tidak memenuhi persyaratan, sehingga menimbulkan kerugian pada perusahaan. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya perbaikan untuk Universitas Sumatera Utara
pengembangan potensi SDM yang tepat pada industri sehingga memenuhi Standar yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Sehubungan dengan permasalahan di atas maka beberapa pertanyaan mendasar yang perlu dicari jawabannya ialah:
1. Faktor-faktor kompetensi yang mempengaruhi kinerja SDM yang menyebabkan gap antara kinerja yang dihasilkan dengan kinerja yang ditetapkan oleh perusahaan.
2. Bagaimana membuat pendekatan pengukuran kinerja SDM industri berbasis kompetensi SDM?

1.3. Tujuan PenelitianBerdasarkan uraian dari latar belakang dan rumusan masalah di atas maka tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan rancangan model pengukuran kinerja SDM yang efektif dengan memperhatikan kompetensi SDM pada unit produksi baja billet PT. Growth Sumatera.
 
1.4. Manfaat PenelitianSesuai dengan tujuan yang ingin dicapai, maka hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut:
1. Memberikan usulan perencanaan sumber daya manusia yang sesuai dalam menempatkan pekerja.
2. Memberikan masukan pada manajemen terkait dengan pengambilan keputusan dengan peningkatan kompetensi karyawan .
 
1.5. Batasan MasalahDalam melakukan penelitian ini terdapat beberapa hal yang tidak dapat dipenuhi secara keseluruhan, sehingga diperlukan pembatasan masalah penelitian. Adapun batasan-batasan yang berlaku untuk penelitian ini adalah:
1. Studi penelitian ini dilaksanakan PT. Growth Sumatera Industry untuk produk baja billet.
2. Aspek kompetensi yang dikaji adalah kompetensi bidang (hard competency).
3. Proses identifikasi kompetensi dibatasi hanya pada tingkat operator.
 
1.6. Asumsi-asumsi
Dalam penelitian ini, terdapat beberapa hal yang diasumsikan selalu konsisten yaitu:
1. Pendapat pakar yang memahami standar, proses produksi dan tingkatan kompetensi dianggap sudah valid.
2. Proses produksi tidak mengalami perubahan.
KLIK INI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA
 
Pengolahan OLAH SKRIPSI Penelitian, Pengolahan DAFTAR CONTOH SKRIPSI Statistik, Olah SKRIPSI SARJANA, JASA Pengolahan SKRISPI LENGKAP Statistik, Jasa Pengolahan SKRIPSI EKONOMI Skripsi, Jasa Pengolahan SPSS CONTOH SKRIPSI , Analisis JASA SKRIPSI KUNTA, 
widget by : http://www.rajakelambu.com
Previous
Next Post »
0 Komentar