Analisis Strategi Pemasaran Guna Memperluas Pangsa Pasar Pada Pt. Victory International Futures Malang

Admin
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN GUNA MEMPERLUAS PANGSA PASAR PADA PT. VICTORY INTERNATIONAL FUTURES MALANG


BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG MASALAH
Guna mengembangkan suatu perusahaan, baik itu perusahaan jasa ataupun manufaktur sudah barang tentu memiliki strategi-strategi yang dilakukan oleh sebuah perusahaan agar mempunyai sepak terjang yang jitu dalam mengelola dan mengembangkan perusahaan, baik dalam jangka pendek ataupun jangka panjang.
Sebuah perusahaan dalam menghadapi persaingan bisnis sebaiknya mempunyai strategi-strategi yang diterapkan agar perusahaan tersebut bisa bertahan dan mampu bersaing dengan para pesaing bisnisnya. Selain itu dengan menetapkan sebuah strategi perusahaan juga memperhatikan beberapa faktor agar bisa menetapkan kebijakan perusahaan dengan benar.
Strategi adalah alat yang penting untuk mencapai keunggulan bersaing (Porter 1985).
Menurut Kotler (1997: 93) strategi pemasaran adalah:
“Logika pemasaran dan berdasarkan itu unit bisnis diharapkan dapat mencapai sasaran-sasaran pemasaran”. Pada dasarnya strategi pemasaran memberikan arah dalam kaitannya dengan variabel-variabel seperti segmentasi pasar, identifikasi pasar sasaran, positioning, elemen bauran pemasaran dan biaya bauran pemasaran. Jadi strategi pemasaran merupakan bagian integral dan strategi bisnis yang memberikan arah pada semua fungsi manajemen suatu organisasi
Dalam penerapan atau pelaksanaan semua program perusahaan, membutuhkan suatu rencana pemasaran yang tepat dan efektif, karena dalam dunia bisnis tidak tertutup kemungkinan adanya persaingan, sehingga perusahaan dapat melakukan analisa tentang kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang menghambat pertumbuhan dan perkembangan pasar perusahaan dan juga tujuan perusahaan untuk dapat terus meningkatkan perluasan jangkauan pemasaran agar dapat tercapai semaksimal mungkin.
Analisis Strategi Pemasaran Guna Memperluas Pangsa Pasar
Demikian pula yang dilakukan oleh PT. Victory International  Futures  Cabang Malang, selaku perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa konsultasi keuangan khususnya sebagai pialang dalam jual beli mata uang asing.
PT. Victory International  Futures  Cabang Malang, didirikan pada bulan Agustus 2008, sebagai perusahaan pialang anggota Bursa Berjangka Jakarta dibawah pengawasan Bappebti, yang bergerak dalam bidang pelayanan jasa keuangan khususnya transaksi perdagangan kontrak berjangka
PT. Victory International Futures merupakan salah satu Green House broker yang banyak sekali tumbuh dan berkembang dikota Malang, meskipun demikian PT. Victory International Futures  masih bisa survive, hal ini tentunya tidak lepas dari upaya perusahaan dalam melaksanakan strategi-strategi pemasaran, yang mana berkaitan dengan posisi perusahaan terhadap lingkungan interen maupun eksteren perusahaan itu sendiri
Namun dikota Malang khususnya perusahaan yang serupa dengan PT. Victory International Futures  ini tidak hanya satu, diantaranya: PT. Agro Dana, PT. Volburi Asia Futures.
Produk-produk yang diperdagangkan antara lain:
Valas (Valuta Asing) yaitu: Pasar mata uang terjadi saat satu mata uang yang ditukarkan dengan mata uang lain. Pasar valuta asing adalah pasar yang terbesar didunia, turnover terjadi dikarenakan pertukaran antar Bank-bank besar, Bank central, spekulan, Perusahaan multinasional, pemerintah, pasar keuangan dan berbagai institusi
Walaupun dikota Malang banyak sekali perusahaan yang serupa dengan PT. . Victory International Futures namun PT.  Victory International Futures  mempunyai keunggulan yang tidak dimiliki oleh perusahaan sejenisnya. Keunggulan yang dimiliki oleh PT. Victory International Futures antara lain: PT. Victory International Futures  menggunakan system On line sedangkan perusahaan lain menggunakan system Konfensional.
System On Line artinya nasabah ataupun klien bisa melihat running harga secara life yang mana harga tersebut langsung disiarkan dari pasar Valas dunia , sehingga dalam waktu yang bersamaan klien bisa membeli dan menjual pada hari yang sama, bahkan dalam hitungan detik bisa dilakukan. Sedangkan system konfensional artinya klien tidak bisa melihat running atau pergerakan harga secara life, sehingga hanya perusahaan saja yang memiliki running yang life oleh karena itu apabila klien akan membeli atau menjual harus menanyakan harga terlebih dahulu pada pihak perusahaan dengan menggunakan telefon  sehingga hal tersebut bisa dikatakan kurang efesien dan akan memperlambat sebuah transaksi.
Sistem on line tersebut selain menjadi keunggulan juga merupakan salah satu strategi pemasaran yang dilakukan oleh PT. Victory International Futures Malang” dalam memperluas jangkauan pemasaran.
Oleh karena itu sampai sekarang banyak sekali klien PT. Victory International Futures Malang dibandingkan dengan perusahaan sejenisnya sehingga omset yang diperoleh oleh PT. Victory International Futures Malang mengalami peningkatan. Dalam berbagai fenomena pada PT. Victory International Futures  yang menjadi suatu realita persaingan yang ketat masih bisa bertahan hidup dan berkembang.
Berdasarkan latar belakang masalah tersebut diatas, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul: "ANALISIS STRATEGI PEMASARAN GUNA MEMPERLUAS PANGSA PASAR PADA PT. VICTORY INTERNATIONAL FUTURES MALANG”

B. RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan akar permasalahan diatas maka dapat diambil rumusan masalah sebagai berikut:
a.      Bagaimana strategi pemasaran yang dilakukan PT. Victory International Futures dalam rangka  memperluas pangsa pasar pada PT. Victory International Futures  Malang?
b.      Bagaimana pola pemasaran produk atas kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman di PT.  Victory International Futures  Malang?
c.       Bagaimana perkembangan omset yang ada di PT.  Victory International Futures  Malang?



C. TUJUAN PENELITIAN
Tujuan penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah :
a.      Untuk mengetahui bagaimana strategi pemasaran yang dilakukan PT. Victory International Futures  dalam rangka memperluas pangsa pasar pada PT.  Victory International Futures  Malang
b.      Untuk mengetahui bagaimana pola pemasaran produk yang dilakukan oleh PT. . Victory International Futures  Malang.
c.       Untuk mengetahui perkembangan omset yang ada di PT. . Victory International Futures  Malang?

D. BATASAN MASALAH
Agar  sebuah penelitian terfokus pada titik permasalahan yang akan diteliti maka perlu adanya batasan masalah. Adapun batasan masalah yang akan diteliti oleh peneliti adalah:
  1. Penelitian ini khusus pada PT. Victory International Futures Malang
  2. Peneliti hanya membatasi pada strategi pemasaran yang dilakukan oleh PT.  Victory International Futures  dalam mengembangkan daerah pemasarannya



E. MANFAAT PENELITIAN

1.      Bagi PT. Victory International Futures  Malang penelitian ini dapat menambah informasi atau masukan dalam menentukan kebijaksanaan terhadap penerapan strategi pemasaran yang efektif pada perusahaan yang bersangkutan.

  1. Bagi penulis sebagai kontribusi di bidang kajian ilmu manajemen pemasaran dalam mengimplementasikan segala bentuk teori yang ada serta memberi kesempatan untuk menerapkan teori yang diterima dari perkuliahan dengan kenyataan objek yang diteliti




BAB II
LANDASAN TEORI
A. LANDASAN PENELITIAN TERDAHULU
Tabel 2.1 Perbedaan Penelitian Terdahulu dengan Penelitian Sekarang
Nama (Tahun)
Judul
Tujuan
Analisis
Hasil
Kesimpulan
Rif`atur Rahmaniah
(2002)
Strategi Pemasaran dalam  posisi persaingan pada perusahaan rokok Valas di Malang
1.       Untuk  mengetahui penerapapan strategi pemasaran perusahaan rokok Valas selama ini.
2.       Untuk mengetahui keefektifan strategi pemasaran yang diterapkan perusahaan rokok Valas selama ini.
3.       untuk menganalisa lebih lanjut strategi pemasaran agar tetap dapat menjadi pedoman Dalam pengambilan keputusan strategi pemasaran untuk persaingan
Analisa SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat)
Berdasarkan analisis yang telah dilakukan baik internal ataupun eksternal (SWOT) maka strategi yang tepat yang harus dilakukan oleh perusahaan rokok Valas yakni dengan deferensiasi produk
Dari analisis SWOT yang telah penulis aksanakan pada perusahaan rokok Valas, maka dapat disimpulkan  strategi-strategi pilihan yang dapat  dijadikan bahan pertimbangan oleh manajemen perusahaan rokok Valas dalam pengambilan keputusan strategi, diantaranya:
1.       Peningkatan kualitas produk dengan memanfaatkan teknologi yang lebih moderen.
2.       Menambah aktifitas promosi melalui media radio
3.       Memperbaiki kerja sama dijalur distribusi
4.       Deferensiasi produk
Imam Ma`Ruf
(2003)
Analisis Strategi Pemasaran Dalam Menghadapi Persaingan (kasus di PT. Gandum Malang)
1.        Untuk mengetahui strategi pemasaran yang tepat dalam menghadapi persaingan pada PT. Gandum Malang
2.        Untuk mengetahui penerapan analisis SWOT implikasinya terhadap strategi pemasaran dalam menghadapi persaingan pada PT. Gandum Malang

Analisa SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat
Berdasarkan analisis faktor internal yang mendalam serta beberapa altternatif strategi yang ada, maka formulasi strategi yang tepat yang harus dilakukan oleh perusahaan dalam menghadapi persaingan ini adalah dengan menggunakan strategi market development/ perluasan pasar. strategi ini diambil berdasarkan pertimbangan –pertimbangan faktor internal dan eksternal perusahaan , antara lain kekuatan perusahaan untuk melakukan strategi Market Development cukup besar yaitu pada laba bersih perusahaan mengalami peningkatan, sehingga dengan salah satu kekuatan tersebut perusahaan dapat memanfaatkan peluang yang ada, antara lainmasih banyaknya pasar potensial diluar jawa, meningkatnya jumlah penduduk serta saluran distribusi yang mudah.

Berdasarkan analisis yang telah dilakukan baikj internal ataupun eksternal (SWOT) maka strategi yang tepat yang harus dilakukan oleh PT. Gandum Malang dalam menghadapi persaingan adalah dengan Market Deveomen. Strategi ini telah banyak berhasil dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar diluar dan dalam negeri, misalnya  Sony, Panasonic, Sharp , Samsung, Polytron dll. Perusahaan tersebut melakukan strategi market development yaitu dengan ekspansi keberbagai negara

Nur Aena (2008)

Analisis strategi pemasaran guna memperluas jangkauan pemasaran pada PT.  Victory International Futures Malang



a.       Untuk mengetahui bagaimana strategi pemasaran yang dilakukan PT.  Victory International Futures dalam rangka memperluas pangsa pasar pada PT. Victory International Futures  Malang
b.       Untuk mengetahui bagaimana pola pemasaran produk yang dilakukan oleh PT. Victory International Futures  Malang.
c.        Untuk mengetahui perkembangan omset yang ada di PT. Victory International Futures  Malang?
Kualitatif Deskriptif                             





B.  KAJIAN TEORITIS
1.      Pengertian Strategi
Sebuah perusahaan dalam menghadapi persaingan bisnis sebaiknya mempunyai strategi-strategi yang diterapkan agar perusahaan tersebut bisa bertahan dan mampu bersaing dengan para pesaing bisnisnya. Selain itu dengan menetapkan sebuah strategi perusahaan juga memperhatikan beberapa faktor agar bisa menetapkan kebijakan perusahaan dengan benar.
Adapun pengertian dari strategi  banyak sekali para pakar yang telah memberikan berbagai macam pendapatnya, diantaranya:
Swasta dan Irawan (2001:67), menyatakan bahwa:
“Strategi adalah suatu rencana yang diutamakan untuk mencapai tujuan tersebut (perusahaan)”.
Lawrence dan William  (1995 12) mengemukakan bahwa:
“A strategi is unifIed, comprehensive, and integrated plan that ralates the strategic advantages of the firm to the challengers of the environment and that is designed to ensure that the basic objective of enterprice are achieved through proper excution by the organization”.
(Strategi adalah suatu rencana, yang disatukan, menyeluruh dan terpadu yang mengaitkan keunggulan strategi perusahaan dengan tantangan lingkungan dan yang dirancang untuk memastikan bahwa tujuan utama perusahaan dapat dicapai melalui pelaksanaan yang tepat oleh perusahaan).
Sedangkan Menurut William (Dikutip dari Saladin  1990:13) Menyatakan bahwa:
“A strategy is broad, basic plan of action by which an organization intends to teach its goals “.
(Strategi adalah sebuah rencana dasar yang luas dari suatu tindakan organisasi untuk suatu tujuan).
Dari beberapa definisi diatas jelaslah sebuah perusahaan dalam menjalankan roda bisnisnya harus memiliki strategi yang harus dilakukan oleh sebuah perusahaan agar bisa tercapai sebuah tujuan perusahaan dengan baik. Karena apabila sebuah perusahaan tidak memiliki strategi maka akan berakibat disetiap unit organisasinya akan kehilangan arah dan tujuan, sehingga tidak terjalin sinkronitas antara satu unit dengan unit yang lainnya.
2.      Pengertian dan konsep pemasaran
Apabila seorang pengusaha sudah mengetahui bahwa pemasaran merupakan faktor yang sangat penting dalam hal memasarkan produknya maka pengusaha tersebut akan berusaha semaksimal mungkin dalam mensukseskan  dan melaksanakan cara baru yang terlibat dalam kegiatan pemasaran tang disebut konsep pemasaran.
Pengertian pemasaran menurut Sofyan (1999 : 5) menyatakan bahwa: Pemasaran adalah sebagai kegiatan manusia yang diarahkan untuk memenuhi dan memuaskan kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran.
Sedangkan pemasaran menurut William ( Dikutip dari Swastha dan Irawan (2001: 5) adalah: Suatu sistem keseluruhan dari kegiatan-kegiatan bisnis yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang serta jasa yang dapat memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial.
Menurut  Kotler (1997:8) dalam bukunya yang berjudul Manajemen Pemasaran, Analisis, Perencanaan Implementasi dan Pengendalian menyatakan bahwa: Pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial dengan mana perorangan atau kelompok memperoleh yang mereka butuhkan dan inginkan melalui pembuatan dan pertukaran produk dan nilai dengan pihak lain.
Selain itu Kotler (1997:17) juga mengemukakan tentang konsep pemasaran bahwa kunci untuk meraih tujuan organisasi adalah menjadi lebih efektif daripada para pesaing dalam memadukan kegiatan pemasaran guna menetapkan dan memuaskan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran. Dimana konsep pemasaran memusatkan perhatian pada kebutuhan pembeli dan sibuk dengan gagasan untuk memuaskan kebutuhan pelanggan melalui produk dan segala sesuatu yang berkaitan dengan penciptaan, pengiriman dan akhirnya pengkonsumsian produk tersebut.
Konsep pemasaran bersandar pada empat pilar yaitu: pasar sasaran, kebutuhan pelanggan, pemasaran terpadu dan profitabi1itas. Konsep pemasaran memusatkan perhatian pada kebutuhan pelanggan, memadukan semua kegiatan yang akan mempengaruhi pelanggan dan menghasilkan laba melalui pemuasan pelanggan. Konsep inti pemasaran bersandar pada kebutuhan (needs,), keinginan (want), permintaan, produk (barang, jasa. dan gagasan), nilai, biaya dan pemasaran. ( Kotler, 1997: 8).
Selain penjelasan diatas dijelaskan pula beberapa konsep pemasaran diantaranya menurut pendapat  Swasta dan Irawan (1999:10), menyatakan konsep pemasaran adalah sebuah falsafah bisnis yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan konsumen merupakan syarat ekonomi dan sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan. Dan masih menurut Swasta dan Irawan (1999:8) untuk membuat konsep pemasaran diperlukan tiga elemen pokok, yang meliputi:
a.      Seluruh perencanaan dan kegiatan perusahaan harus berorientasi pada konsumen/ pasar/pembeli.
b.      Volume penjualan yang menguntungkan harus menjadi tujuan perusahaan.
c.       Koordinasi dan integrasikan seluruh kegiatan pamasaran dalam perusahaan.
Dari beberapa definisi diatas jelaslah bahwa pemasaran merupakan kegiatan yang saling berhubungan yang memiliki tujuan untuk menentukan harga, merencanakan, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa kepada sekelompok pembeli yang berlaku secara umum selain itu pemasaran juga merupakan salah satu faktor terpenting bagi perusahaan untuk mencapai keberhasilan terutama dalam hal memasarkan produknya.
3.      Pengertian strategi pemasaran
Pemasaran merupakan salah satu fungsi dari perusahaan yang tidak dapat dipisahkan dengan fungsi-fungsi yang lain sebagai suatu sistem dan sering dianggap sebagai ujung tombak titik keberhasilan dan keseluruhan tujuan perusahaan.
Dalam mendefinisikan pengertian strategi pemasaran banyak sekali para ahli manajemen pemasaran yang memberikan pendapatnya, diantaranya:
Menurut Kotler (1997: 93) strategi pemasaran adalah:
“Logika pemasaran dan berdasarkan itu unit bisnis diharapkan dapat mencapai sasaran-sasaran pemasaran”. Pada dasarnya strategi pemasaran memberikan arah dalam kaitannya dengan variabel-variabel seperti segmentasi pasar, identifikasi pasar sasaran, positioning, elemen bauran pemasaran dan biaya bauran pemasaran. Jadi strategi pemasaran merupakan bagian integral dan strategi bisnis yang memberikan arah pada semua fungsi manajemen suatu organisasi.
Sedangkan menurut Sofyan  (1999:154) dalam bukunya Manajemen Pemasaran menyatakan bahwa Strategi pemasaran pada dasarnya adalah: “Rencana yang menyeluruh, terpadu dan menyatu dalam bidang pemasaran yang memberikan panduan tentang kegiatan yang akan dijalankan untuk dapat tercapainya tujuan perusahaan suatu perusahaan”.
4.      Bentuk-bentuk strategi pemasaran
Secara umum bentuk-bentuk strategi pemasaran yang ditempuh dalam perusahaan  menurut Sofyan (1999:163) ada 4 yakni:
a.       Strategi pemasaran yang tidak membeda-bedakan pasar (Un Differentiated Marketing).
Dengan strategi ini perusahaan menganggap pasar sebagai suatu keseluruhan, sehingga perusahaan hanya memperhatikan kebutuhan konsurnen secara umum. Oleh karena itu perusahaan hanya menghasilkan dan memasarkan satu macam produk saja dan berusaha menarik semua pembeli.
b.      Strategi pemasaran yang membeda-bedakan pasar (Differentiated Marketing).
Dengan strategi ini perusahaan hanya melayani kebutuhan beberapa kelompok konsumen tertentu dengan jenis produk tertentu pula. Jadi perusahaan atau produsen rnenghasilkan dan memasarkan produk yang berbeda-beda untuk tiap segmen pasar. Perusahaan yang menggunakan strategi ini bertujuan untuk mempertebal kepercayaan kelompok konsumen tertentu terhadap produk yang dihasilkan dan dipasarkan, sehingga pembeliannya akan dilakukan berulang-ulang. Dengan demikian diharapkan penjualan perusahaan akan lebih tinggi dan kedudukan produk perusahaan akan lebih kuat atau mantap disetiap segmen pasar.
c.       lmplementasi Strategi (Tindakan manajemen strategis)
Menuntut perusahaan untuk menetapkan obyektif tahunan, dilengkapi dengan kebijakan, memotivasi karyawan dan mengalokasi sumber daya sehingga strategi yang dirumuskan dapat dilaksanakan. Implementasi strategi termasuk mengembangkan budaya, mendukung strategi, menciptakan struktur organisasi yang efektif, mengubah arah usaha pemasaran, menyiapkan anggaran, mengembangkan dan memanfaatkan sistem informasi dan menghubungkan konpensasi karyawan dengan prestasi organisasi.
d.     Evaluasi Strategi
Adalah tahap akhir dalam manajemen strategis. Para manajer sangat perlu mengetahui kapan strategi tertentu tidak berfungsi dengan baik. Evaluasi strategi terutama berarti usaha untuk memperoleh informasi ini. Semua strategi dapat dimodifikasi dimasa depan karena faktor-faktor eksternal dan internal selalu berubah. Ada tiga macam aktivitas mendasar untuk mengevaluasi strategi:
a.      Meninjau faktor-faktor eksternal dan internal yang menjadi dasar strategi.
b.      Mengukur prestasi
c.       Mengambil tindakan korektif
5.      Penerapan Strategi Pemasaran Dalam Persepektif Islam
Menurut Hermawan dan Syakir Sula (2006:165) dalam bukunya Syariah Marketing menerangkan bahwasanya dalam strategi pemasaran ada beberapa hal yang perlu diterangkan satu persatu diantaranya yaitu:


a.      Segmentasi,
Segmentasi adalah seni mengidentifikasikan serta memanfaatkan peluang-peluang yang muncul dipasar. Dalam melihat pasar perusahaan harus kreatif dan inovatif menyikapi perkembangan yang sedang terjadi, karena segmentasi merupakan langkah awal yang menentukan keseluruhan aktivitas perusahaan segmentasi memungkinkan perusahaan untuk lebih fokus dalam mengalokasikan sumber daya.
b.      Targeting
Setelah memetakan pasar kedalam beberapa segmen, selanjutnya adalah menentukan target pasar yang akan dibidik. Targeting adalah strategi mengalokasikan sumber daya perusahaan secara efektif, karena sumber  daya yang dimiliki terbatas. Ada tiga criteria yang harus dipenuhi perusahaan pada saat mengevaluasi dan menentukan segmen mana yang akan ditarget. Yang pertama adalah memastikan bahwa segmen pasar yang dipilih itu cukup besar dan akan cukup menguntungkan bagi perusahaan ( Market Size), atau bias pula memilih segmen yang pada saat ini masih kecil,tetapi menarik dan menguntungkan dimasa yang akan datang ( Market Growth).
Kriteria yang kedua, strategi targeting itu harus didasarkan pada keunggulan daya saing perusahaan. Karena keunggulan daya saing merupakan cara untuk mengukur apakah perusahaan itu memiliki kekuatan dan keahlian yang memadai untuk mendominasi segmen pasar yang dipilih.
Kriteria yang ketiga adalah melihat situasi peraingan yang terjadi. Semakin tinggi tingkat persaingan, perusahaan perlu mengoptimalkan segala usaha yang ada secara efektif dan efesien sehingga targeting yang dilakukan akan sesuai dengan keadaan yang ada dipasar.
c.       Positioning
Positioning adalah strategi untuk merebut posisi dibenak konsumen, sehingga strategi ini menyangkut bagaimana membangun kepercayaan, keyakinan, dan kompetensi bagi pelanggan.
Bagi perusahaan syariah membangun positioning yang kuat dan positif sangatlah penting. Citra syariah yang dengan sendirinya akan terbentuk harus bisa dipertahankan dengan menawarkan value-value yang sesuai dengan prinsip syariah. Pemenuhuan terhadap prinsip-prinsip syariah merupakan hal generic yang wajib dijalankan berdasarkan kompetensi yang dimiliki perusahaan, sehingga dalam menentukan positioningnya perusahaan bisa menampilkan keunggulan komparatif dan kompetitif yang dimiliki perusahaan berdasarkan prinsip syariah .
Dalam pelaksanaan rencana pemasaran dalam Islam kita bergantung pada prinsip syarikat (kerjasama) yang telah diakui secara universal (Mannan, 1992 371) ini berarti bahwa pelaksanaan perencanaan dilaksanakan melalui partisipasi sektor pemerintah dan swasta atas dasar kemitraan, yaitu dapat terlaksana melalui prinsip abadi mudhorobah, dimana tenaga kerja dan pemilik modal dapat disatukan sebagai mitra. Dalam arti dengan mempraktekkan prinsip mudhorobah dan dengan mengkombinasikan berbagai unit produksi maka proyek industri, perdagangan dan pertanian dalam kerangka perencanaan dapat diterapkan atas dasar prinsip tersebut. Pendapatan yang dihasilkan oleh usaha seperti itu dapat dibagi secara sebanding setelah dikurangi dengan segala pengeluaran yang sah.
 Mannan (1992:369) dalam bukunya Ekonomi Islam “Teori & Praktek” menjelaskan bahwa Islam memberikan suatu sintesis dan rencana yang dapat direalisasikan melalui rangsangan dan bimbingan. Perencanaan tidak lain daripada memanfaatkan “karunia Allah” secara sistematik untuk mencapai tujuan tertentu, dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat dan nilai kehidupan yang berubah-ubah dalam arti yang lebih luas, perencanaan menyangkut persiapan menyusun rancangan untuk setiap kegiatan ekonomi. Konsep modern tentang perencanaan, yang harus dipahami dalam arti terbatas, diakui dalam Islam. Karena perencanaan seperti itu mencakup pemanfaatan sumber yang disediakan oleh Allah SWT dengan sebaik-baiknya untuk kehidupan dan kesenangan manusia.
 

KLIK INI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA
Previous
Next Post »
0 Komentar