Pengaruh January Effect Terhadap Return Saham Perusahaan Lq 45 Di Bursa Efek

Admin
Pengaruh January Effect Terhadap Return Saham Perusahaan Lq 45 Di Bursa Efek

Abstrak
Penelitian ini berjudul “Analisis Pengaruh January Effect Terhadap Return Saham Perusahaan LQ 45 di Bursa Efek Indonesia”. Data penelitian ini menggunakan data harga saham harian di Bursa Efek Indonesia untuk tahun 2010 sampai 2014. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis apakah terdapat pengaruh January effect terhadap return saham perusahaan LQ 45 di Bursa Efek Indonesia. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah January effect sebagai variabel bebas serta return saham sebagai variabel terikat. Variabel yang digunakan adalah hubungan pengaruh antara harga saham 10 hari sebelum Januari (pre January 1) terhadap return saham post January 1 (10 hari pertama di bulan Januari), harga saham post January 1 (10 hari pertama di bulan Januari) terhadap return saham post January 2 (10 hari kedua dibulan Januari) kemudian setelah melakukan perbandingan tersebut dilanjutkan dengan menganalisis January effect. Metode analisis yang digunakan adalah Analisis Deskriptif dan Analisis Regresi Linier Sederhana. Pada uji regresi linear sederhana, menunjukkan nilai koefisien determinasi pada hipotesis pertama sebesar 0,035 dimana kemampuan variabel January effect terhadap return saham adalah sebesar 3,5% sedangkan sisanya sebesar 96,5% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Pada hipotesis kedua koefisien determinasi sebesar 0,152% dimana kemampuan variabel January effect terhadap return saham adalah sebesar 15,2% sedangkan sisanya sebesar 84,8% dijelaskan oleh variabel lain. Pada uji t, untuk hipotesis 1 dan 2 diketahui bahwa variabel January effect secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham

BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
 Pasar modal merupakan sarana untuk memobilisasi dana baik dari dalam maupun dari luar
negeri oleh perusahaan. Melalui pasar modal, suatu perusahaan dapat memperoleh sejumlah
dana yang cukup besar dengan biaya yang lebih murah. Pasar modal adalah lembaga
keuangan yang diciptakan oleh sejumlah lembaga dan pengaturan yang mengijinkan pemasok
dan peminjam dana untuk melakukan transaksi (Sadalia, 2010:27).
Pasar modal juga merupakan berbagai instrumen keuangan jangka panjang yang bisa
diperjual belikan, dalam bentuk hutang atau modal sendiri, baik yang diterbitkan pemerintah,
perusahaan swasta maupun public authorities. Dalam hal ini instrumen-instrumen keuangan
yang diperjual-belikan di dalam pasar modal yaitu surat-surat berharga yang terdiri dari
saham, obligasi, waran, right, dan berbagai produk derivatif lainnya seperti opsi (call option
atau put option).
Pasar modal dibangun dengan tujuan untuk menggerakkan perekonomian suatu
negara melalui kekuatan dunia usaha serta mengurangi beban negara. Negara memiliki
kekuatan dan kekuasaan untuk mengatur bidang perekonomian tetapi tidak harus memiliki
perusahaan sendiri. Negara tidak perlu membiayai pembangunan ekonominya dengan cara
meminjam dana dari pihak asing, sepanjang pasar modal dapat difungsikan dengan baik.
Bursa Efek adalah pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan/atau
sarana untuk mempertemukan penawaran jual dan beli Efek Pihak-pihak lain dengan tujuan
memperdagangkan Efek di antara mereka (Samsul, 2006:95).
Pada dasarnya Bursa Efek dapat dimiliki oleh negara, pemerintah propinsi,
pemerintah daerah, pemerintah kota maupun pihak swasta dimana organisasi ini merupakan
organisasi yang tidak berorientasi laba (nonprofit oriented organization), namun bukan

KLIK INI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA
Previous
Next Post »
0 Komentar