Pengaruh Nilai Nasabah, Kualitas Pelayanan, Deposito Mudharabah dan Atribut Produk Syariah Terhadap Kepuasan Nasabah ( Studi Kasus Pada Bank Syariah Mandiri Cabang Medan)

Admin
Pengaruh Nilai Nasabah, Kualitas Pelayanan, Deposito Mudharabah dan Atribut Produk Syariah Terhadap Kepuasan Nasabah ( Studi Kasus Pada Bank Syariah Mandiri Cabang Medan)

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Seiring berkembangnya perbankan di Indonesia, semakin besarlah persaingan 
antar bank, baik antara bank konvensional dengan bank konvensional, bank 
syariah dengan bank konvensional serta bank syariah dengan bank syariah. 
Berdasarkan kejadian krisis ekonomi pada tahun 1998, mengakibatkan banyak 
bank konvensional yang mengalami pasang surut sehingga dilikuidasi karena 
mengalami bunga negative (negative spread). Kondisi ini ternyata tidak terjadi 
pada bank syariah (yang menggunakan sistem bagi hasil).
Perkembangan dan peningkatan jasa pelayanan pada bank dari tahun ke tahun 
semakin menjadi perhatian masyarakat.Hal ini dapat dilihat dari 
adanyapersaingan yang ketat dalam hal kualitas pelayanan dan promosiDengan 
banyaknya jumlah bank syariah yang ada di Indonesia,persaingan antar bank 
akan semakin tinggi, maka setiap bank akan berusaha untuk memberikan yang 
terbaik untuk nasabah dan calon nasabahnya.Dalam kondisipersaingan yang ketat 
tersebut, hal utama yang diprioritaskan oleh perusahaanyang bergerak dalam 
bidang pelayanan adalah kepuasan pelanggan agar dapatbertahan yang 
mengakibatkan peningkatan loyalitas untuk menguasai pasar. Begitu juga 
kualitas pelayanan yang diberikan oleh bank syariah yang bisa memberikan 
kepuasan kepada nasabah bank tersebut. Jika nasabah tidak puas dengan 

pelayanan suatu bank maka nasabah akan beralih ke bank lainnya yang 
menjanjikan kualitas yang lebih baik,tingkat bagi hasil dari deposito dan 
berbagai macam produk yang ditawarkan oleh bank syariah.
 Perusahaan dituntut berusaha membuat pelanggan merasa puas dengan 
memberikan penawaran dan pelayanan yang lebih baik, mengingat perusahaan 
harus mampu untuk dapat mempertahankan posisi pasarnya ditengah persaingan 
yang semakin ketat.Salah satunya dengan mengembangkan strategi untuk 
mempertahankan konsumen melalui kualitas jasa. Strategi yang ditempatkan 
untuk dapat mempertahankan loyalitas pelanggan adalah dengan menyediakan 
jasa layanan yang berkualitas, sehingga disini pihak manajemen perusahaan 
harus memperhatikan kualitas yang sesuai dengan syarat-syarat yang dituntut 
pelanggan.
Perbankan Syariah yang telah hadir di Indonesia dari tahun 1991 dengan 
berdirinya BankMuamalat Indonesia hingga sampai saat ini telah berkembang 
dengan cukup baik. Dengan potensipopulasi umat Islam yang besar, karakteristik 
konsumen yang relijius, juga terdapat fatwa harambunga bank dari MUI tahun 
2003. 
Dengan diberlakukannya undang-undang No. 21 Tahun 2008tentang 
perbankan syariah, maka pengembangan perbankan syariah telah memiliki 
landasanhukum yang memadai.
Setelah akhir tahun 2000, semakin banyak bank bank syariah yang 
bermunculan seperti Bank Syariah Mandiri, Bank Danamon Syariah, BRI 

Syariah, BTN Syariah, dan lain lain. Disini perbankan nasional tersebut 


KLIK INI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA
Previous
Next Post »
0 Komentar