Analisis Strategi Pemasaran Dalam Penjualan Jasa Provider Pada Pt. Data Media Telekomunikasi

Admin
Analisis Strategi Pemasaran Dalam Penjualan Jasa Provider Pada Pt. Data Media Telekomunikasi


Pemasaran merupakan suatu kegiatan yang terpenting di dalam kehidupan perusahaan sebagai usahanya untuk mencapai tujuan, mengembangkan usaha, mendapatkan laba serta mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan itu sendiri.Berhasil tidaknya suatu usaha atau bisnis sangat tergantung pada keahlian manajemen serta keahlian dibidang pemasaran dari barang atau jasa yang diproduksi. Untuk mengembangkan produk suatu perusahaan, selain membenahi faktor - faktor produksi, kegiatan pemasaran sangat berperan di dalamnya, sehingga melalui pengembangan produknya tujuan yang ingin dicapai dapat sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, dan ada kesesuaian dengan keadaan pasar. 

Produk yang dihasilkan oleh suatu perusahaan, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan k onsumen, atau harga yang ditetapkan dapat memenuhi harapan konsumen, sehingga memungkinkan konsumen untuk melipatgandakan pembeliannya terhadap produk yang ditawarkan, yang pada gilirannya mendatangkan keuntungan bagi perusahaan.Keberhasilan memasarkan pro duk, dengan sendirinya diharapkan dapat menjamin kehidupan serta menjaga kestabilan kegiatan - kegiatan operasional perusahaan. 

Keberhasilan suatu perusahaan dalam mengadakan hubungan dengan pembeli (konsumen) sangat ditentukan oleh keberhasilan usaha - u saha di bidang pemasarannya. Keberhasilan tersebut juga dapat ditentukan oleh ketetapan produk yang dapat memenuhi selera konsumen yang biasanya ditentukan lewat penelitian ( research ) sebelum produk tersebut dipasarkan. Dalam upaya untuk mencapai tujuan yang sudah ditentukan dengan mengadakan riset terhadap produk khususnya terhadap mutu, dan sasaran pasar atau pasar sasaran. Dalam hal ini sedapat mungkin usaha - usaha pemasaran yang dilakukan dapat menunjang keberhasilan kegiatan perusahaan yang berpedoman kepada hasil produk yang ditawarkan kepada konsumen, yaitu produk yang dihasilkan harus memenuhi selera konsumen. Untuk lebih jelasnya akan dikemukakan b eberapa pendapat para ahli ekonomi sebagaimana dikemukakan oleh Kasali (2005 : 53) adalah : “ Pemasaran adalah suatu proses perencanaan dan eksekusi, mulai dari tahap konsepsi, penetapan harga,promosi, hingga distribusi barang - barang, ide - ide dan jasa, untuk melakukan pertukaran yang memuaskan individu dan lembaga - lem baganya. Selanjutnya pengertian pemasaran dikemukakan oleh Lupiyoadi (2006 : 31), mengemukakan pemasaran adalah : “Semua kegiatan yang bertujuan untuk memperlancar arus barang atau jasa dari produsen ke konsumen secara paling efisien dengan maksud untuk me nciptakan permintaan efektif”. Adapun definisi pemasaran menurut Kotler dan Keller (2008 : 5 ) yaitu : “ Pemasaran adalah fungsi organisasi dan serangkaian proses untuk menciptakan, mengomunikasikan, dan memberikan nilai kepada pelanggan untuk menge lola hubungan pelanggan dengan cara yang mengufntungkan organisasi dan pemangku kepentingannya “. Dari definsi di atas dapat disimpulkan bahwa pemasaran adalah menangani proses p ertukaran ini membutuhkan banyak kerja dan keterampilan. Manajemen pemasaran t erjadi ketika setidaknya satu pihak kerja dan keterampilan. Manajemen permasaran terjadi ketika setidaknya satu pihak dalam 8 sebuah pertukaran potensial berpikir tentang cara - cara untuk mencari respon yang diinginkan pihak lain. Kemampuannya ini memandang m anajemen pemasaran ( marketing management ) sebuah seni dan ilmu memilih pasar sasaran dan meraih, mempertahankan, serta menumbuhkan pelanggan dengan menciptakan, menghantarkan dan mengkomunikasikan nilai pelanggan yang unggul. Hasan (2008 : 1) mengemukakan definisi pemasaran sebagai berikut : “Pemasaran ( marketing ) merupakan sebuah konsep ilmu dalam strategi bisnis yang bertujuan untuk mencapai kepuasan berkelanjutan bagi stakeholder (pelanggan, karyawan, pemegang saham) “. Sebagai ilmu marketing merupakan i lmu pengetahuan yang obyektif, yang diperoleh dengan penggunaan instrument - instrumen tertentu untuk mengukur kinerja dari aktivitas bisnis dalam membentuk, mengembangkan, mengarahkan pertukaran yang saling menguntungkan dalam jangka panjang antara produsen dengan konsusmen atau pemakai. Sebagai strategi bisnis, marketing merupakan tindakan penyesuaian suatu organisasi yang berorientasi pasar dalam menghadapi kenyataan bisnis, baik dalam lingkungan mikro maupun lingkungan makro yang terus berubah. Rangkuti ( 2009 : 38) mendefinisikan bahwa : “ Pemasaran adalah proses perencanaan dan menjalankan konsep, harga, promosi serta distribusi sejumlah barang dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang mampu memuaskan tujuan individu dan organisasi “. Dari definisi terse but di atas dapat disimpulkan bahwa proses pemasaran itu terjadi atau dimulai jauh sejak sebelum barang - barang di produksi. Keputusan - keputusan dalam pemasaran itu harus dibuat untuk menentukan produk serta pasarnya, penentuan harga, dan kegiatan promosi. Kegiatan 9 pemasaran tidak hanya berupa pertukaran berupa uang, tapi mencakup distribusi sejumlah ide maupun jasa yang dapat memberikan kebutuhan dan kepuasan kepada individu dan organisasi sehingga segala usaha perusahaan dapat terus berjalan dan mendapat p andangan yang baik dari konsumen terhadap perusahaan. 

 Oesman (2010 : 19) mengemukakan bahwa: Pemasaran merupakan suatu fungsi secara organisasi dan seperangkat proses dari penciptaan, komunikasi dan penyampaian nilai kepada pelanggan dan untuk mengelola kerelasiaan pelanggan dengan cara yang bermanfaat baik bagi organisasi maupun bagi stake stakeh olders “ . Definisi pemasaran dikemukakan Subagyo (2010 : 2) sebagai berikut : “Pemasaran adalah sebagai proses sosial dan manajeriual dimana individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalui penciptaan dan pertuka ran produk serta nilai dengan pihak lain “. Berdasarkan definisi di atas maka pemasaran dapat dipahami lebih lanjut dengan beberapa konsep intinya yaitu : 

1. Pasar sasaran dan segmentasi 
Jarang seorang pemasar dapat memuaskan setiap orang di pasar. Tidak setiap orang menyukai minuman ringan, ruangan hotel, restoran, mobil, perguruan tinggi, dan film yang sama. Oleh karena itu, para pemasar memulai dengan segmentasi pasar. Mereka mengidenti fikasi dan membedakan kelompok - kelompok pembeli yang mungkin lebih menyukai atau memerlukan berbagai produk dan bauran pemasaran . Segmen pasar dan perilaku dikalangan para pembeli. Selanjutnya perusahaan memutuskan segmen mana yang menyajikan peluang yang lebih besar, mereka yang kebutuhannya dapat dipenuhi oleh perusahaan dengan cara unggul. 

2. Pemasaran dan prospek 
Seorang pemasar adalah seseorang yang mencari tanggapan (perhatian, pembelian, pemberian suara, sumbangan) dari pihak lain yang disebut prospek. Jika dua pihak itu saling berusaha untuk menjual sesuatu kepada yang lain, kita menyebut keduanya pemasar ( marketers ). 

3. Kebutuhan , keinginan dan permintaan 
Kebutuhan adalah syarat hidup dasar manusia. Orang membutuhkan udara, makanan, air, pakaian dan tempat tinggal untuk dapat bertahan hidup. Orang juga memiliki kebutuhan yang kuat akan re kreasi, pendidikan, dan hiburan. Kebutuhan - kebutuhan ini menjadi keinginan ketika diarahkan ke objek tertentu yang dapat memuaskan kebutuhan tersebut. Permintaan ada lah keinginan akan produk - produk tertentu yang didukung oleh kemampuan untuk membayar. Banyak orang menginginkan Mercedes, tetapi hanya sedikit yang mau dan mampu membelinya. Perusahaan harus mengukur tidak hanya seberapa banyak orang yang menginginkan pro duk mereka, namun juga berapa banyak orang yang mau dan mampu membelinya. 


4. Produk atau tawaran 
Orang memuaskan kebutuhan dan keinginan mereka dengan produk. Produk adalah setiap tawaran yang dapat memuaskan kebutuhan dan keinginan. Kita sudah menyebutkan se belumnya jenis utama tawaran dasar; barang jasa, pengalaman, peristiwa, orang, tempat, properti, organisasi, informasi dan gagasan. 

5. Nilai dan kepuasan 
Produk atau tawaran akan berhasil jika memberikan nilai dan kepuasan kepada pembeli sasaran. Pembeli memi lih di antara beraneka ragam tawaran yang dianggap memberikan nilai yang paling banyak. Kita mendefinisikan nilai sebagai resiko antara apa yang didapatkan dan apa yang diberikan pelanggan. Pelanggan mendapatkan manfaat dan mengeluarkan biaya. 

6. Pertukaran d an transaksi 
Pertukaran hanyalah salah satu dari empat cara yang dapat dipakai seseorang untuk mendapatkan sebuah produk. Orang itu dapat menghasilkan sendiri produk atau jasa, seperti ketika seseorang berburu, mencari ikan, atau mengumpulkan buah - buahan. O rang itu dapat menggunakan kekuatan otot untuk mendapatkan sebuah produk, seperti dalam sebuah perampokan dan pencurian. 

7. Hubungan dan Jaringan kerja 
Pemasaran transaksi adalah bagian dari suatu gagasan yang lebih besar yang disebut pemasaran hubungan ( rela tionship marketing ).Pemasaran hubungan mempunyai tujuan membangun hubungan jangka panjang yang saling memuaskan dengan pihak - pihak yang memiliki kepentingan utama pelanggan, pemasok, distributor dalam rangka mendapatkan serta mempertahankan preferensi dan kelangsungan bisnis jangka panjang mereka. Jaringan pemasaran terdiri dari perusahaan dan pemercaya ( stakeholder ) pendukung (pelanggan, karyawan, pemasok, distributor, pengecer, agen periklanan, ilmuwan universitas, dan lain - lain) yang dengannya perusahaan membangun hubungan bisnis timbal balik yang saling menguntungkan. 

8. Saluran pemasaran 
Untuk mencapai pasar sasaran, pemasar menggunakan tiga jenis saluran pemasaran . Saluran komunikasi ( comunicartion channels ) digunakan untuk menyerahkan dan menerima pesan dari pembeli sasaran. Saluran komunikasi ini meliputi surat kabar, majalah, radio, televisi, pos, telepon,  papan iklan, poster pamphlet, CD, audiotape, dan internet. Lebih jauh dari itu komunikasi disalurkan melalui ekspresi wajah dan pakaian. Penampilan toko - toko eceran, dan banyak media lain. 

9. Rantai pasokan 
Sementara saluran pemasaran menghubungkan pemasar dengan pembeli sasaran, rantai pasokan ( suplay chain ) menggambarkan suatu saluran yang lebih panjang y ang terentang dari bahan mentah, komponen - komponen, hingga produk - produk final yang disampaikan kepada pembeli final.Rantai pasokan untuk dompet wanita dimulai dengan pekerjaan menyamak kulit, memotong, membuat, dan dilanjutkan dengan saluran pemasaran yan g mengantarkan produk kepada pelanggan. 

10. Persaingan 
Persaingan mencakup semua tawaran dari pesaing serta barang pengganti yang actual dan potensial yang mungkin dipertimbangkan oleh seorang pembeli. 

11. Lingkungan pemasaran 
Persaingan menggambarkan hanya salah satu kekuatan di lingkungan tempat pemasar beroperasi. Lingkungan pemasaran itu terdiri dari lingkungan tugas dan lingkungan luas. Lingkungan tugas mencakup aktor - aktor dekat yang terlibat dalam memproduksi, menyalurkan dan mempromosikan tawaran. Aktor - ak tor utamanya adalah perusahaan, pemasok, distributor, dealer, dan pelanggan sasaran. Lingkungan luas terdiri dari enam komponen, lingkungan demografis, lingkungan ekonomi, lingkungan alam, lingkungan teknologi, lingkungan hukum - politik, dan lingkungan sosi al - budaya. Lingkungan - lingkungan itu mengandung kekuatan yang dapat membawa dampak utama bagi para pelaku dilingkungan tugas. 

12. Bauran pemasaran 
Para pemasar menggunakan sejumlah alat untuk mendapatkan tanggapan yang diinginkan dari pasar sasaran mereka. Alat - alat itu membentuk suatu bauran pemasaran. Bauran pemasaran ( marketing mix ) adalah seperangkat alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk terus - menerus mencapai tujuan pemasarannya di pasar sasaran. 

2.1.2 Konsep Strategis  
Strategi merupakan alat untuk mencapai tujuan dan dalam perkembangannyakonsep mengenai strategi terus berkembang.Hal ini dapat ditujukkan oleh adanyaperbedaan konsep mengenai strategi selama 30 tahun terakhir. Menurut Porter strategiadalah suatu alat yang sangat penting untuk men capai keunggulan bersaing(Rangkuti, 200 4 :4). 

Senada dengan itu, Hamel dan Pharalad juga mengatakan strategimerupakan tindakan yang bersifat incremental (senantiasa meningkat) dan terus - menerus, dilakukan berdasarkan sudut pandang tentang apa yang diharapkan olehpelanggan di masa depan (Rangkuti, 2004:4). Perencanaan strategis hampir selalu dimulai dari apa yang dapat terjadi, bukandimulai dari apa yang terjadi. Terjadinya kecepatan inovasi pasar baru dan perubahanpola konsumen memerlukan inti ( core competencies ).Perusahaan perlu mencarikompetisi inti dalam bisnis yang dilakukan. 

Pemahaman yang baik mengenai konsep strategis dan konsep - konsep lainyang berkaitan, sangat menentukan suksesnya strategi yang disusun. Konsep - konseptersebut yaitu: 
1. Distincti ve Competence : tindakan yang dilakukan oleh perusahaan agardapat melakukan kegiatan lebih baik dibandingkan dengan pesaingnya. 
2. Competitive Advantage : kegiatan spesifik yang dikembangkan olehperusahaan agar lebih unggul dibandingkan dengan pesaingnya. 

Menur ut pendapat Rangkuti (2004:6), strategi dapat dikelompokkanberdasarkan 3 (tiga) tipe strategi, yaitu: 
1. Strategi Manajemen 
Strategi manajemen meliputi strategi yang dapat dilakukan olehmanajemen dengan orientasi pengembangan strategi secaramisalnya, strategi pengembangan produk, strategi penerapan harga,strategi pengembangan produk, strategi akuisi, strategi pengembanganpasar, strategi mengenai keuangan dan sebagainya. 

2. Strategi Investasi 
Strategi investasi merupakan kegiatan yang berorientasi pada investasi,misalnya, apakah perusahaan ini melakukan strategi pertumbuhan yangagresif atau berusaha mengadakan penetrasi pasar, strategi bertahan,strategi pembangunan kembali suatu divisi baru atau strategi diiventasi,dan sebagainya. 

3. Strategi Bisnis 
Strateg i bisnis ini juga disebut strategi bisnis secara fungsional karenabisnis ini berorientasi kepada fungsi - fungsi kegiatan manajemen, misalnyastrategi pemasaran, strategi produksi atau operasional, strategi distribusi,strategi organisasi, dan strategi - strateg i yang berhubungan dengankeuangan. 

2.1. 3 Pengertian Strategi Pemasaran  
Istilah startegi pemasaran banyak digunakan orang terutama dalam bidang bisnis, yaitu dalam hal membicarakan prosedur dan strategi.Istilah str a tegi sebenarnya berasal dari bahasa Yunan i yang artinya kepemimpinan.“Str a tegi pemasaran adalah keseluruhan tindakan - tindakan yang disiapkan oleh sebuah organisasi untuk mencapai sasaran - sasarannya”. (Kotler dan Keller , 2008 : 61 ) 

Previous
Next Post »
0 Komentar