Skripsi IMPLEMENTASI UU NO. 18 TAHUN 2009 PASAL 18 AYAT 2 TENTANG PELARANGAN PEMOTONGAN SAPI BETINA PRODUKTIF DI RPH

Admin
Skripsi IMPLEMENTASI UU NO. 18 TAHUN 2009 PASAL 18 AYAT 2 TENTANG PELARANGAN PEMOTONGAN SAPI BETINA PRODUKTIF DI RPH

Abstract:

Pemotongan sapi betina produktif merupakan suatu pelanggaran terhadap Undang-Undang No.18 Tahun 2009 pasal 18 ayat (2).Ternak ruminansia betina produktif dilarang disembelih karena merupakan penghasil ternak yang baik, kecuali untuk keperluan penelitian, pemuliaan atau keperluan pengendalian dan penanggulangan penyakit hewan.Namun hal tersebut tidak sesuai dengan yang terjadi di lapangan, dimana di salah satu Rumah Potong Hewan (RPH) di Kota Makassar tetap melakukan pemotongan sapi betina tersebut.Intensitas pemotongan sapi betina sangat tinggi dibandingkan dengan sapi jantan dengan jumlah pemotongan per minggu mencapai 200-300 ekor sapi betina yang dipotong. Penelitian ini bertujuan untuk melihat penerapan UU No. 18 Tahun 2009 Pasal 18 ayat 2 tentang pelarangan pemotongan sapi betina produktif dan apa penyebab sehingga masih dilakukan pemotongan sapi betina produktif di RPH Kota Makassar dari perspektif jagal, pihak RPH, pedangan dan konsumen. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2015 bertempat di RPH Kota Makassar.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dan menggunakan analisis statistik deskriptif. Sample berjumlah 20 orang yang terdiri dari masing-masing 5 orang Pengusaha/Pekerja RPH, Peternak/Pemasok Sapi, Pegawai Dinas RPH, dan “Palembara”. 

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan secara Observasi dan Wawancara, diketahui bahwa Intensitas Sosialisasi, Monitoring dan Evaluasi berada pada skala tidak pernah dilakukan. Sedangkan faktor-faktor penyebab pemotongan sapi betina produktif di RPH Kota Makassar, yaitu kurangnya pasokan sapi jantan ke RPH Kota Makassar, kebutuhan ekonomi peternak, permintaan pasar/kurangnya stok daging yang dipasok, populasi sapi betina lebih banyak, pengawasan terhadap pemotongan sapi betina sangat kurang, harga sapi betina lebih murah, dan sapi jantan banyak disimpan untuk kebutuhan hari raya.
 Kata kunci : Sapi Betina Produktif, Undang-Undang, Rumah Potong Hewan.
KLIK INI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA
Previous
Next Post »
0 Komentar