.

Skripsi Strategi Komunikasi Pemasaran "Telkom Speedy" Dalam Membangun Loyalitas Konsumen( Lengkap Sampai Daftar Pustakanya)

Admin
SKRIPSI STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN "TELKOM SPEEDY" DALAM MEMBANGUN LOYALITAS KONSUMEN( Lengkap Sampai Daftar Pustakanya)


BAB I 

 PENDAHULUAN 

1.1. Latar Belakang Masalah Kegiatan utama setiap perusahaan adalah berupaya untuk menjual produk atau jasa yang dihasilkannya agar dapat dinikmati dan diterima oleh para pelanggannya. Kegiatan ini merupakan tonggak utama agar setiap perusahaan dapat bertahan dan eksis di tengah-tengah masyarakat dan dapat bersaing dengan perusahaan-perusahaan lain. Kegiatan ini terkait erat dengan penjualan. Setiap perusahaan, jika tidak memiliki ide-ide cemerlang untuk mendapatkan kepercayaan pasar melalui kegiatan-kegiatan penjualan maupun pemasaran yang sesuai dengan tuntutan pasar, maka produk atau jasa yang dihasilkannya akan sia- sia, karena tidak akan menghasilkan apa-apa bagi kemajuan perusahaan. 

Pada era globalisasi seperti yang kita lihat sekarang ini banyak perusahaan berlomba-lomba mencoba untuk melayani dan memperhatikan konsumen mereka lebih baik dari competitor (pesaing) mereka. Untuk mendapatkan konsumen, akan lebih baik jika pihak perusahaan tahu apa yang dibutuhkan dan diinginkan komsumen. Hal yang penting yang harus dilakukan adalah menggali informasi tentang perilaku konsumen sebanyak-banyaknya. Semakin tinggi tingkat persaingan di bisnis lokal maupun global dan kondisi ketidakpastian memaksa perusahaan untuk mencapai keunggulan yang kompetitif ( competive advantage ) tidak mudah. Untuk mencapai hal itu perusahaan harus menerapkan konsep Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim : Dilarang mengutip sebagian atau seluruh karya tulis ini tanpa mencantumkan dan menyebutkan sumber. 2 pemasaran modern yang berorientasi pasar atau konsumen, karena mereka merupakan ujung tombak keberhasilan perusahaan (Kotler, 1994). 

 Menurut Lovelock (1991) dalam Hartanto (2010) di dalam pemasaran, kualitas pelayanan yang sangat baik dan efektif akan meningkatkan kepuasan dan loyalitas konsumen. Zeithmal (1990) dalam Paramarta (2008) menyatakan bahwa kualitas layanan merupakan persepsi dari para pelanggan dimana pelanggan terhadap pelayanan yang diterima. Pelanggan dapat mempersepsikan kualitas pelayanan tersebut sesuai dengan harapan atau tidak sesuai dengan harapan. Dengan demikian kualitas pelayanan harus benar-benar dikelola secara profesional, karena perusahaan yang bergerak dibidang jasa yaitu memberikan pelayanan pada konsumennya. Adapun tujuan dari manajemen jasa pelayanan adalah untuk mencapai kualitas pelayanan tertentu dimana erat kaitannya bila dihubungkan dengan kepuasan konsumen (Hartanto, 2010). 

Perusahaan harus memulai memikirkan pentingnya pelayanan pelanggan secara lebih matang melalui kualitas pelayanan, karena kini semakin disadari bahwa pelayanan dan kepuasan pelanggan merupakan aspek vital dalam rangka bertahan dalam bisnis dan memenangkan persaingan (Tjiptono, 2004). Dalam rangka membangun kepuasan, kualitas pelayanan merupakan salah satu faktor kunci keberhasilan perusahaan dan tidak dapat dipungkiri dalam dunia bisnis saat ini, karena tidak ada yang lebih penting lagi bagi suatu perusahaan menempatkan masalah kepuasan pelanggan melalui pelayanan sebagai salah satu komitmen bisnis. Kepuasan pelanggan sebelumnya akan dipengaruhi oleh kualitas pelayanan yang diberikan oleh penyedia jasa. 

Kepuasan akan timbul setelah seseorang telah Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim : Dilarang mengutip sebagian atau seluruh karya tulis ini tanpa mencantumkan dan menyebutkan sumber. 3 mengalami pengalaman dengan kualitas jasa yang diberikan oleh penyedia jasa tersebut (Bloemer dalam Hartanto, 2010). Menurut Schnoor dalam Tjiptono, (2004), pelayanan yang berkualitas akan memberikan kepuasan kepada pelanggan yang akan memberikan dasar yang baik bagi pembelian ulang dan terciptanya loyalitas pelanggan serta adanya rekomendasi kepada orang lain dari mulut ke mulut, sehingga akan tercipta pelanggan baru. Cronin (1992) dalam Hartanto (2010) mengemukakan adanya hubungan yang signifikan positif antara kualitas pelayanan (service quality) terhadap kepuasan pelanggan . 

Kepuasan pelanggan sendiri menurut Wilkie dalam Tjiptono (2004:89) sebagai tanggapan emosional pada evaluasi terhadap pengalaman konsumsi suatu produk atau jasa. Pelanggan yang merasa puas dapat berdampak pada loyalitas pelanggan dimana menurut Menon (1999) dalam Japutra (2009) mengemukakan kepuasan mempunyai pengaruh yang kuat pada pengambilan keputusan untuk melakukan pembelian kembali dari sebuah penjual dan mengembangkan hubungan antara penjual dan pembeli. Assael (1995) dalam Wijayanti (2008) mengemukakan bahwa kepuasan yang dirasakan oleh pelanggan dapat meningkatkan intensitas membeli dari pelanggan tersebut. 

Dengan terciptanya tingkat kepuasan pelanggan yang optimal maka mendorong terciptanya loyalitas di benak pelanggan yang merasa puas tadi. Loyalitas pelanggan dipandang sebagai kekuatan hubungan antara sikap relatif seseorang dan bisnis berulang. Hubungan ini dipandang karena dihubungkan oleh norma-norma sosial dan faktor-faktor situasional Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim : Dilarang mengutip sebagian atau seluruh karya tulis ini tanpa mencantumkan dan menyebutkan sumber. 4 Peneliti dalam penelitian ini mengambil objek PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk memiliki visi " To Become a Leading InfoCom Player in the Region " senantiasa berusaha untuk memberikan layanan dan jasa terbaik bagi masyarakat Indonesia. 

Salah satu layanan unggulan Telkom Speedy menggunakan teknologi ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line), yang menghantarkan sinyal digital berkecepatan tinggi melalui jaringan telepon secara optimal bagi keperluan konsumsi konten internet, dengan kecepatan data dari 384 kbps hingga 10 Mbps. yang dijaminkan dari Modem sampai BRAS (Broadband Remote Access Server) di sisi perangkat TELKOM. Dengan slogan "Broadband Internet Access for Home and Small Office" maka Telkom Speedy menjadi solusi utama bagi akses broadband koneksi Internet tidak hanya di kalangan bisnis namun meluas sampai ke rumah-rumah. KLIK INI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA
Previous
Next Post »
0 Komentar