Market Segmentation, Targeting, dan Brand Positioning dari Winston Premier Surabaya

Admin

Market Segmentation, Targeting, dan Brand Positioning dari Winston Premier Surabaya
I.PENDAHULUAN 


Sejak tahhun 2012 mulai terasa bahwa bisnis properti mengalami kenaikan di Indonesia. Mulai banyak bermunculan produk-produk properti baru mulai dari perumahan, apartemen, gedung perkantoran, condotel hingga hotel. Penyebab masyarakat mulai gencar menginvestasikan uang mereka kedalam bisnis properti karena nilainya yang terus meningkat tiap tahunnya. Sebagai contoh di Surabaya, tahun 2010 harga lahan di pusat kota Surabaya berada pada kisaran Rp 10.000.000 hingga Rp 15.000.000 /meter persegi. Kini harganya meningkat hingga Rp 25.000.000 / meter perseginya. Sementara itu di Surabaya Barat yang sedang mengalami pertumbuhan yang drastis harga pasarnya telah mencapai Rp 8.000.000 hingga Rp 10.000.000 / meter perseginya yang sebelumnya berkisar Rp 5.000.000 ) . Kenaikan harga properti tiap tahunnya dipicu karena kondisi ekonomi Indonesia pada tahun 2011 yang bagus dimana PDB Indonesia mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari tahun-tahun sebelumnya.

Atas prestasi PDB yang baik itu Indonesia didaulat sebagai negara tertinggi penghasil Produk Domestik Bruto di Asia Tenggara , yakni US $ 3.471 miliar. Hal ini menyebabkan investor asing tertarik untuk menanamkan modalnya di Indonesia sehingga banyak Penanaman Modal Asing yang mengalir masuk dari Luar Negeri. hal ini berakibat pada peningkatan harga-harga produk investasi dalam negeri antara lain IHSG, Emas ANTAM maupun Lokal, serta properti. Masyarakat melihat properti sebagai produk investasi yang aman, karena selain wujudnya nyata, aset properti bisa digunakan. Banyaknya permintaan pada investasi properti di Indonesia otomatis menyebabkan harganya tiap tahun terus meningkat. Data dari Kementrian Perumahan Rakyat menyebutkan bahwa kontribusi sektor properti di Indonesia saat ini mencapai 9,4 % dari PDB, sedangkan potensi pendapatan negara mencapai Rp 22,21 triliun yang merupakan angka yang cukup tinggi dalam menyumbang percepatan laju perekonomian nasional. 

Faktor lain yang menyebabkan harga properti meningkat tiap tahunnya karena begitu banyaknya permintaan akan properti namun semakin terbatas pula lahan yang tersedia. Meningkatnya jumlah penduduk di Surabaya tiap tahunnya mulai tahun 2011 hingga tahun 2013 juga berpengaruh pula terhadap permintaan properti. Banyaknya penduduk di Surabaya juga berpengaruh terhadap kebutuhan masyarakat terhadap properti, baik hunian maupun perkantoran/komersial yang semakin tinggi. Perkembangan properti yang pesat ini juga dimanfaatkan oleh para agen properti untuk memasarkan produk properti baik dari developer maupun dari masyarakat sendiri. 

Winston Premier adalah salah satu Agen Properti baru di Surabaya yang tergabung dalam grup Winston Indonesia. Winston Indonesia sendiri merupakan anak perusahaan dari Agen Properti Brighton yang sudah memiliki 10 cabang di Indonesia. Sebagai Agen Properti baru, Winston Premier harus mampu bersaing dan unggul dalam persaingan baik dengan induk perusahaan maupun dengan pesaing lainnya. Di Surabaya sendiri sudah ada lebih dari 100 Agen properti baik yang sudah menjadi senior di bisnis Broker properti seperti Ray White , Era , Professionals Pioneer dan Century 21. Agen properti senior juga terdiri dari berbagai cabang seperti contoh Ray White terdiri dari Ray White Darmo, Ray White Kertajaya, Ray White HR.Muhammad dan lain-lain. Selain dari Agen Properti Senior, ada pula Agen properti baru yang juga berkompeten seperti Brighton . Brighton sendiri juga memiliki cabang yaitu Brighton Satelit, Brighton CBD, Brighton PakuwonCity dan lainlain. Ada juga Agen properti baru lainnya seperti Prestige,1st home, Promax dan masih banyak Agen Properti baru lainnya. Semakin banyaknya Agen Properti di Surabaya menunjukan bahwa bisnis ini memiliki potensi yang baik di Surabaya. Melihat persaingan yang semakin ketat , setiap broker properti dituntut untuk memiliki keunggulan yang membedakan perusahaan mereka dengan perusahaan lainnya. Sebuah Agen Properti hendaknya memiliki ciri khas atau pembeda dari kompetitornya . Banyaknya produk properti di Surabaya maupun di luar kota dan luar negeri dapat membantu pula para broker properti untuk memilih masyarakat kelas manakah yang mereka tuju. Agen properti bisa memasarkan semua produk namun bila ingin mendapatkan hasil yang maksimal perusahaan harus memilih segmentasi konsumen tertentu yang sesuai dengan kemampuan perusahaan tersebut. 

Dengan mempertimbangkan berbagai aspek dan latar belakang di atas, maka penting bagi perusahaan untuk menentukan strategi pemasaran seperti market segmentation, targeting, dan brand positioning yang sesuai dengan tujuan perusahaan. Dengan menentukan strategi pemasaran diatas, Winston Premier akan lebih fokus melayani segmen pasar dan mampu unggul dalam persaingan agen properti yang semakin ketat di tahun 2013. Oleh karena itu penulis tertarik membuat penelitian yang berjudul : “Market Segmentation, Targeting ,dan Brand Positioning dari Winston Premier Surabaya“ 

Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui market segmentation, targeting ,dan brand positioning yang tepat bagi Winston Premier Surabaya 

II. TINJAUAN PUSTAKA 

A. Market Segmentation 

Segmentasi adalah membagi sebuah pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli dengan keinginan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda-beda ( Kotler & Amstrong, 2008, p.46). Menurut Ferrell dan Hartline (2011, p.167) , segmentasi pasar adalah proses membagi keseluruhan pasar untuk produk tertentu atau kategori produk tertentu kedalam segmen yang relatif homogen atau kedalam kelompok. Ada empat pembagian pasar menurut Kotler (2011, p.214) yaitu : 
a. Geografi. 
b. Demografi 
c. Psikografis 
d. Perilaku


KLIK INI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA
Previous
Next Post »
0 Komentar

.