PENGARUH STRATEGI PEMASARAN MELALUI SOSIAL MEDIA DAN REVIEW PRODUK PADA MARKETPLACE SHOPEE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN

Admin
PENGARUH STRATEGI PEMASARAN MELALUI SOSIAL MEDIA DAN REVIEW PRODUK PADA MARKETPLACE SHOPEE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN

Perkembangan teknologi komunikasi masa kini menyuguhkan media komunikasi yang semakin variatif. Dahulu kita hanya mengenal media komunikasi seperti radio, televisi dan media cetak. sehingga dengan perkembanng zaman kebutuhan manusia akan informasi menyebabkan semakin meningkat pula perkembangan teknologi dalam pemenuhan kebutuhan akan informasi. Dengan kemajuan dibidang teknologi informasi serta komunikasi sekarang ini, dunia tidak lagi mengenal batas, jarak, ruang dan waktu. ( Fitri Margaretha,2017) 

Internet terus berkembang hingga saat ini bahkan masyarakat menjadikannya sebagai alat untuk memenuhi kebutuhan, salah satunya yaitu kegiatan pembelian atau berbelanja barang ataupun jasa secara online, perdagangan elektronik, yang disebut juga e-commerce adalah penggunaan jaringan komunikasi dan komputer untuk melakukan proses bisnis. ( Fitri Margaretha,2017)

Dari data yang diambil dari APJII (Asosiasi Penyelenggaraan Jasa Internet Indonesia) menunjukan bahwa penggunaan internet dari tahun 2013 mengalami kenaikan yang cukup signifikan sampai saat ini dan diperkirakan akan mengalami kenaikan terus menerus.

Dari data yang diambil dari APJII (Asosiasi Penyelenggaraan Jasa Internet Indonesia) pemanfaatan internet dibidang gaya hidup sosia media menduduki peringkat pertama dengan presentase 87,13% . itu menunjukan bahwa kebanyakan masyarakat mengakses internet digunaakan untuk mengakses media sosial. Media sosial mempunyai peranan yang penting di dalam dunia bisnis khususnya dibidang pemasaran dan menjadi salah satu media yang dapat dengan sangat cepat menyebarkan sebuah informasi. 

Media sosial tidak hanya menjadi sebuah tempat untuk menunjukan diri atau mengekspresikan diri terhadap dunia luat, namun juga sebagai tempat untuk mendapatkan banyak informasi. Berbagai macam media sosial yang muncul saat ini dimanfaatkan konsumen untuk mendapatkan informasi. ( Putri, 2016 ).

Semakin meningkatnya konsumen pembeli online membuat banyak pebisnis beralih menjadi membuka bisnis online. Terhitung dari 2011 menurut data yang di keluarkan kemenkominfo yang menjelaskan bahwa indonesia saat ini menjadi salah satu raksasa bisnis online dibagian Asia Pasifik. ( Solechah, 2017). Tren pembelian online mulai diminati karena proses pembelian online tidak serumit dengan proses pembelian offline (toko). Dengan berbelanja online dapat menghemat waktu, menghemat biaya dan memudahkan kita dalam melakukan transaksi pembelian dan pembayarannya. ( Kotler dan Keller 2009) 

Generasi saat ini, yang biasa disebut sebagai generasi milenia lebih tertarik untuk melakukan pembelian melalui E-commerce. E-commerce adalah kegiatan melakukan transaksi bisnis secara online melalui media internet dan perangkatperangkat yang terintregasi dengan internet (Laudon et al, 2012). E-commerce merupakan hasil dari perkembangan tren di lingkungan masyarakat sebagai salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan cara yang lebih efektif dan efisien. ( Margaretha,2017 ) 

Menurut Bank Indonesia yang dikutip dalam situs berita CNN Indonesia, nilai transaksi e-commerce pada tahun 2014 mencapai US$2,6 miliar atau setara dengan Rp 34,9 Triliun dan diharapkan akan terus naik di tahun-tahun berikutnya. Hal ini menunjukkan bahwa pasar e-commerce di Indonesia terbilang sangat prospektif, mengingat hal tersebut ditunjang oleh semakin bertumbuhnya jumlah pengguna internet aktif di Indonesia. Kondisi tersebut menyebabkan banyaknya situs e-commerce yang bermunculan dan terus berkembang Perkembangan e-commerce di Indonesia juga membawa dampak positif terhadap petumbuhan bisnis internet lainnya seperti sector travel, kesehatan, dan sebagainya. 

Dalam seminar yang diselanggarakan oleh Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA), mengungkapkan bahwa pertumbuhan e-commerce Indonesia di tahun 2016 akan tetap menjadi primadona karena dilihat dari pasar yang menjanjikan, peningkatan jumlah pengguna internet, dan bisnis yang mudah dijalankan ( Pratiwi, 2014 ).

PENGARUH STRATEGI PEMASARAN MELALUI SOSIAL MEDIA DAN REVIEW PRODUK PADA MARKETPLACE SHOPEE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN
Di Indonesia, ada perusahaan e-commerce yang menerapkan bentuk consumer to consumer (C2C) yaitu suatu aktivitas jual beli produk atau jasa yang menyediakan Marketplace dan Mall online bagi konsumen untuk melakukan transaksi penjualan dan pembelian secara online. Pengguna dapat menampilkan barang dagangannya di situs C2C agar pengguna lainnya dapat melihat dan tertarik untuk membeli. Contoh bisnis C2C di Indonesia adalah Shopee, Elevenia, Tokopedia, Bukalapak, Carousell, dan OLX. ( Margaretha,2017 ) 

Seiring dengan maraknya pengguna internet dan aplikasi digital membuat e-commerce mulai dilirik para investor. Salah satu aplikasi Marketplace yang sedang marak digunakan adalah Shopee. Shopee adalah satu dari banyak pihak yang memanfaatkan peluang bisnis e-commerce dengan meramaikan segmen mobile Marketplace melalui aplikasi mobile mereka untuk mempermudah transaksi jual beli melalui perangkat ponsel. Secara general, Shopee sendiri memposisikan dirinya sebagai aplikasi Marketplace.( Indah, 2018)

Perusahaan Shopee juga menyediakan aplikasi yang memudahkan penggunanya untuk membeli ataupun menjual produk hanya dengan mengunggah foto dan menuliskan deskripsi produk melalui smartphone yang dimiliki. Pembeli juga dimudahkan dengan sistem pencarian produk yang lengkap dengan berbagai kategori serta trending hastag. Shopee jugamenyediakan informasi yang lengkap mengenai reputasi penjual sehingga konsumen bebas membandingkan dan memilih. ( Indah, 2018 )
KLIK INI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA
Previous
Next Post »
0 Komentar

.