Pemanfaatan Instagram Sebagai Social Media Marketing Er-Corner Boutique Dalam Membangun Brand Awareness

Admin

PEMANFAATAN INSTAGRAM SEBAGAI SOCIAL MEDIA MARKETING ER-CORNER BOUTIQUE DALAM MEMBANGUN BRAND AWARENESS


PENDAHULUAN 

Pesatnya perkembangan media internet khususnya media sosial saat ini sangat berpengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi. Ini dikarenakan media sosial merupakan perkembangan mutakhir dari teknologi-teknologi web baru berbasis internet, yang memudahkan semua orang untuk dapat berkomunikasi, berpartisipasi, saling berbagi dan membentuk sebuah jaringan secara online, sehingga dapat menyebarluaskan konten mereka sendiri. Post di blog, tweet, atau video YouTube dapat direproduksi dan dapat dilihat secara langsung oleh jutaan orang secara gratis (Zarella, 2010: 2-3).
PEMANFAATAN INSTAGRAM SEBAGAI SOCIAL MEDIA MARKETING ER-CORNER BOUTIQUE DALAM MEMBANGUN BRAND AWARENESS
Media sosial menurut Philip Kotler dan Kevin Keller (2012;568), merupakan sarana bagi konsumen untuk berbagi informasi teks, gambar, audio, dan video dengan satu sama lain dan dengan perusahaan dan sebaliknya. Peran media sosial semakin diakui dalam mendongkrak kinerja bisnis. Media sosial memungkinkan bisnis kecil dapat mengubah cara berkomunikasi dengan pelanggan, memasarkan produk dan jasa serta saling berinteraksi dengan pelanggan yang bertujuan untuk membangun hubungan yang baik.

Abdullah (2012: 32) menyatakan jika sebuah merek/produk akan diluncurkan, maka media sosial digunakan untuk menyebarkan informasi yang sifatnya membuat teman atau pengikutnya menjadi penasaran. Dengan begitu, nama merek/brand tersebut akan terdongkrak dan banyak dicari atau ditunggu orang. Namun walaupun terintegrasi, efektivitas pemanfaatan media sosial tetap tergantung pada pemilik merek/brand itu sendiri. Media sosial bukan sekadar alat yang terkait dengan komunikasi global atau sekedar perkembangan trend teknologi, seperti memiliki akun facebook, twitter, instagram dan lain sebagainya. Tetapi, hal ini akan berdampak pada semua kalangan perusahaan atau pebisnis, karena khalayak akan lebih dan semakin selektif dalam memilih produk atau jasa yang mereka butuhkan. 

Kini dengan hadirnya media sosial instagram yang telah diresmikan pada bulan Oktober 2010 tidak membuat perusahaan/ pebisnis berhenti menggunakan media sosial untuk memberikan informasi seputaran produk atau jasa yang mereka berikan. Semakin ramainya orang-orang yang telah memakai media sosial ini, membuat beberapa orang mencoba memanfaatkannya sebagai alat penunjang promosi bisnis. Bahkan di kalangan kaum pebisnis online, pemasaran melalui instagram kini kian terkenal. Hal ini berkaitan langsung dengan maraknya pengguna instagram yang semakin hari semakin bertambah (Nisrina, 2015:129-130). 

Pengguna aktif instagram saat ini mencapai 90 juta pengguna, dari banyaknya antusias pengguna instagram tersebut, maka banyak pebisnis menggunakan media instagram sebagai media komunikasi pemasarannya, terbukti dari sebuah studi yang dilakukan oleh Simply Measured, terungkap bahwa sebanyak 54 persen dari brand ternama telah mengadopsi instagram sebagai bagian dari strategi pemasaran mereka, untuk instagram membantu memberikan sentuhan pribadi melalui sajian visual yang menarik dan bervariasi. Sehingga dengan menggunakan instagram pun akan dapat mempertahankan tingkat pertumbuhan bisnis dan membangun interaksi dengan calon pelanggan. Bukan hanya pengusaha besar yang dapat mempromosikan barang dagangnya menggunakan instagram tetapi pengusaha kecil pun juga bisa melakukannya agar brand mereka dapat dikenal oleh masyarakat. (http://www.beritateknologi.com, 6 Juni 2015, 22:15 Wib)

KLIK INI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA
Latest
Previous
Next Post »
0 Komentar

.